Merubah Takdir

Merubah Takdir
Episode 27 : Pilihan Yang Sulit


__ADS_3

Aku berjalan menyusuri lorong kampus yang masih sepi aktivitas karena mahasiswa lain masih mengerjakan ujian mereka sdangkan masih terdengar suara teriakan dosen pengawasku yang masih terdengar di telingaku. Tiba - tiba ada seseorang yang memanggil namaku dari belakang


"Sani..."


"Hei Sani, kau dengar tidak atau sengaja tidak mendengarku!!" teriaknya dengan kencang lagi


"Aku dengar, kalau kamu teriak lagi aku tidak memperdulikanmu kak Tiger" gumamku dingin dan terus berjalan menyusuri lorong


"Kamu ini ya, ini pertamanya aku bertemu wanita menyebalkan" gerutu Tiger mengikuti langkahku


"Baguslah, aku suka penilaianmu" gumamku


"Kamu malah suka aku menilaimu seperti itu?"


"Ya lumayan lah"


"Kamu gak marah? Biasanya kan wanita di panggil seperti itu dia akan marah"


"Aku tahu, tapi aku berbeda" gumamku


"Emang bener sih, kamu emang unik. Jadi kamu mau tahu jawabannya?"


"Nanti saja disini banyak orang, dan juga..." gumamku menghentikan langkahku


"Hanya kita berdua bawahanmu lainnya tidak perlu ikut" gummaku dingin menatap Tiger dan bawahan Tiger yang berjalan pelan di belakang Tiger lalu melanjutkan langkahku kembali


"Hmmm kamu kok tahu sih mereka mengikutimu. baiklah kalian awasi yang lain, aku ada urusan sebentar dengan Sani" gumam Tiger menggelengkan kepala


"Baik" jawab seluruh bawahan Tiger dan pergi meninggalkan kami berdua


"Sudah kan"


"ya aku tahu" gumamku keluar lorong dan berjalan santai menuju belakang kampus


Aku melangkahkan kakiku mencari tempat yang aman untuk menghindari cctv yang ada di sudut kampus dan juga mahasiswa lainnya yang sedang berkeliaran di kampus saat jam ujian


"Kamu mau kemana sih? Ini kan udah di hutan belakang kampus"


"Aku pengen mencari tempat yang sunyi" gumamku berhenti di bawah sebuah pohon tua


"Baiklah Tiger, jadi apa jawabanmu?" gumamku bersandar di pohon menatap Tiger yang tampan di depanku


"Kamu mau aku menjawab pertanyaan yang mana?"


"Yang semuanya"


"Baiklah, aku akan menjawab pertanyaanmu yang pertama. Jadi perjanjian kontrak itu dilakukan apabila kesepakatan dua orang untuk melakukan kerjasama untuk keuntungan pribadi, sedangkan untuk membatalkannya juga harus kedua belah pihak yang setuju untuk membatalaknnya karena alasan yang masuk akal" jelas Tiger


"Kalau hanya salah satu saja?"


"Bisa saja tapi peluangmu cuma sedikit"


"Jadi harus dua orang ya?"


"Ya, atau kalau tidak harus ada orang ketiga yang meminta pembatalan kontrak dengan alasan yang jelas atau orang ketiga itu calon istri atau calon suami yang keberatan dengan adanya perjanjian kontrak itu"


"Kalau orang ketiga itu bukan calon istri atau suami gak bisa ya?"


"Mmmm bisa aja sih, kalau misalnya orang pertama atau orang ketiga itu melakukan perlakuan tidak baik kepadamu di depan umum yang membuat kamu terluka atau alasan terakhirnya diantara kalian mati"


"Itu aja?"

__ADS_1


"Ya cuma itu cara agar kamu bisa membatalkan kontrak"


"Hmmm" desahku terduduk di bawah pohon


"Kenapa kamu jadi lemas?"


"Ya, hal itu agak susah dilakukan apalagi dia pasti tidak akan melepaskanku"


"Emang kamu menandatangani perrjanjian kontrak dengan siapa?"


"Steven... Huan" gumamku menunduk sedih


"Steven Huan? Berani juga tuh orang melakukan perjanjian kontrak"


"Ya makanya itu aku bingung, kalau misal aku melangar kontrak bagaimana?"desahku


"Ya kamu bisa aja di hukum lima kali lipat apalagi kalau pihak Stevennya mendapatkan bukti - bukti kesalahanmu semasa hidupmu termasuk juga masa lalumu"


"Hmm, boleh bunuh aku tidak" gumamku sedih


"Udah tenang aja, sebenernya tidak semenakutkan yang kamu bayangkan"


"Kamu tidak tahu Steven seperti apa kan, dia itu domba berbulu serigala"


"Aku tahu, dia musuhku"


"Musuhmu?"


"Ya, ceritanya panjang. Kalau kamu ingin aku membantumu aku akan membantumu"


"Beneran?"


"Ya beneran walau bertentangan dengan profesiku tapi tidak apalah aku tahu pasti kamu terpaksa menandatangani kontak itu"


"Bagaimana caranya?" tanyaku menatap Tiger


"Caranya gampang saja, aku meu membantumu tapi ada syaratnya"


"Apa syaratnya?"


"Beberapa hari lagi ulang tahun ketua kelasmu Xiao Min, dia akan melaksanakan pesta dua kali yang pertama pesta untuk teman - temannya dan yang kedua pesta bersama dengan petinggi dunia"


"Jadi apa syaratmu aku tidak paham!"


"Dengarkan dulu!!"


"Baik - baik, jadi apa syaratmu?"


"Syaratku cukup sederhana, kamu ikut denganku di pesta petinggi itu sebagai pasanganku. Sekalian disitulah kamu bisa membatalkan kontrakmu"


"Membatalakn kontrakku di acara itu? Bagaimana bisa?" tanyaku bingung


"Ada caranya, udah ikuti saja perintahku"


"Emang pesta dengan petinggi itu berapa hari lagi?"


"Pesta itu dilaksanakan sehari setelah pesta dengan teman - temanmu, jadi kamu selama empat hari bersama denganku"


"Tapi kan tidak menginap kan?"


"Kata siapa, pesta dengan petinggi itu di adakan di Paris sedangkan pesta teman - temanmu di rumah Xiao Min"

__ADS_1


"Jadi?"


"Jadi ya setelah pesta di rumahnya selesai kamu denganku pergi ke Paris "


"Terus nginepnya dimana?"


"Udah gak perlu kamu fikirkan kalau masalah itu, yang penting kamu lakuin aja syaratku"


"Hmmm baiklah aku setuju"


"Bagus kalau kamu sudah setuju, oh ya kelupaan sebenernya aku lebih tua lima tahun darimu dan aku bukan mahasiswa sini"


"Jadi sebenarnya siapa kamu?" tanyaku penasaran


"Aku Tiger Chan ketua penegak hukum perjanjian kontrak.." gumam Tiger jongkok di depanku


"Ya aku tahu kalau itu maksudku identitasmu yang lain?"


"Hey dengerin dulu makanya"


"Hehehe ya maaf"


"Aku sebenarnya adalah ketua mafia Korea" bisik Tiger di telingaku


"Ke... Ketua mafia? Jadi kenapa kamu ada di univesitas ini?" tanyaku


"Ingat perkataanku tadi tentang aku bermusuhan dengan Steven?" gumam Tiger berdiri di depanku


"Ya aku ingat, jadi maksudnya kenapa kamu bilang kamu bermusuhan dengan Steven?"


"Aku datang kemari karena aku punya tujuan penting"


"Tujuan penting? Apa tujuanmu?"


"Tujuanku adalah kamu"


"Aku?"


"Ya, kamu adalah orang yang dekat dengan Steven jadi kamu adalah kartu AS ku untuk memusnahkan Steven" gumam Tiger dingin


"Jadi, intinya kamu bersedia untuk membantuku karena masalah itu?"


"Ya, tebakanmu benar sekali. Namun selain itu juga kalau aku berhasil memusnahkan Steven, aku bisa menjadikanmu wanitaku"


"Wanitamu? kenapa kamu ingin aku menjadi wanitamu?" gumamku kaget, aku berdiri menatap Tiger kesal


"Karena kamu yang bisa membantuku mengalahkan Steven, apalagi kamu typeku banget"


"Jangan bermimpi aku jadi wanitamu, aku bukan wanita siapapun" gumamku kesal


"Oh ya? Ya itu semua tergantung kepadamu, kamu siap untuk selamanya menjadi wanita Steven dengan perjanjian kontrak yang mengikatmu atau kamu terbebas dari perjanjian kontrak itu dan menjadi wanitaku. Itu keputusanmu" gumam Tiger berjalan meninggalkanku


"Hei mana bisa seperti itu!!" protesku dan Tiger menghentikan langkah kakinya lalu menatapku


"Itu tergantung kamu karena keputusan ada di tanganmu. Aku tunggu seminggu lagi jawaban darimu" gumam Tiger berjalan meninggalkanku


"Apa yang harus aku lakukan?" gumamku berjalan masuk ke dalam hutan


"Aku harus memilih yang mana aku bingung"


"Ya Tuhan aku harus bagaimana!!" gumamku duduk di bawah pohon besar di dalam hutan

__ADS_1


Aku kemarin bingung memilih antara Xiao Min dan Steven tapi sekarang ditambah Tiger, kenapa banyak laki - laki yang suka kepadaku dan memintaku menjadi wanitanya. Kalau aku memilih Xiao Min, nanti nyawa Xiao Min akan bahaya. Kalau memilih Steven, gila aja aku dikekang dengan aturan yang tidak masuk akal. Tapi kalau aku memilih Tiger, Steven akan terbunuh. Lalu aku harus memilih siap diantara mereka bertiga!!!


__ADS_2