
Hari ini aku ada jadwal kuliah pagi sehingga mau tidak mau aku bangun pada pagi buta karena harus pergi ke kampus. Aku membuka mataku dan meregangkan tubuhku yang terasa kaku, aku terkejut saat aku tahu aku sudah tidur di atas kasur padahal seingatku aku tidur di meja kerjaku. Aku menatap sekeliling dan mendengar suara dekuran laki - laki di kamarku, aku bangun dari tempat tidurku dan mencari asal suara itu dan ternyata Steven sedang tidur di sofa kamarku dan masih mengenakan pakaian pesta semalam
"Steven bangun udah pagi tidurlah di kamarmu sendiri" gumamku membangunkan Steven
"Hemmmm" gumam Steven lalu tidur kembali
"Hadeh nih bocah" gumamku kesal lalu mengambil selimutku dan nenyelimuti tubuh Steven lembut
"Hmmm mandi dulu ah" gumamku dan pergi ke kamar mandi
Aku membuka pakaianku dan mengisi bathtub dengan air hangat lalu menuangkan sabun susu kambing yang tersedia di sebelah bathtub dan langsung merendamkan tubuhku di dalamnya.
"Hmmm nyamannya" gumamku merasakan air yang sangat hangat dan menyegarkan tubuhku
"Ohh ya hmmm nanti habis kuliah kerja ya" desahku teringat jadwalku sekarang makin padat
"Hmmm ya udah lah dilakuin aja deh" gumamku keluar dari bathtub dan langsung mengenaikan pakaian kampus dan keluar dari kamar mandi
"Lah belum bangun juga? hmmm ya udahlah aku berangkat aja dulu lah" gumamku menaninggalkan Steven di kamarku sendirian dan keluar dari kamarku
Saat aku dilantai bawah terlihat pembantu rumah tangga yang menghampiriku dengan tergesa - gesa
"Pagi nyonya, saya Lani pembantu rumah tangga Tuan Steven" ucap pembantu itu sambil membungkukkan badannya
"Pagi juga"
"Nyonya pagi seperti ini mau pergi kemana?"
"Mau kuliah... oh ya panggil aku Sani aja"
"Tapi tidak sopan nyonya"
"Hmmm baiklah panggil nona aja" desahku
"Baiklah nona, nona tidak sarapan terlebih dahulu sebelum pergi??"
"Hmmm tidak nanti aja" gumamku mengenakan sepatu
"Tapi nona belum makan dari kemarin siang... tuan menyuruh saya untuk menyiapkan makan untuk nona"
"Hmmm baiklah ... emang kamu buat makanan apa?"
"Sandwich dengan susu hangat" gumam Lani membawakan sepiring sandwich dan susu hangat
"Hmmm baiklah terimakasih" gumamku memakan sandwich dan meminum susu hangat tersebut sampai habis
__ADS_1
"Nona ingin diantar oleh sopir?"
"Tidak usah Lani aku naik bis saja" gumamku membuka pintu
"Tapi nona, disini tidak ada kendaraan umum"
"Tidak ada?.. serius?" tanyaku kaget
"Iya serius nona... rumah ini terletak jauh dari kota"
"Aduh... lalu aku ke kampus bagaimana?" gumamku bingung
"Ya paling dengan sopir nona"
"Hmmm baiklah... diantar boleh lah" gumamku
"Nona tunggu sebentar saya panggilkan sopirnya"
"Okey" gumamku sambil duduk di sofa sambil memainkan handphoneku
Tiba - tiba sopir Steven dan pembantu rumah tangganya datang menemuiku
"Selamat pagi nona... saya Moi sopir tuan Steven, nona ingin berangkat sekarang?" ucap sopir dengan ramah
"Iya kita berangkat sekarang" gumamku memasukan handphone di tas
"Ke Universitas Kwanchi"
"Baik nona... mari kita berangkat" ucap Moi dan kami berjlana menuju mobil yang sudah berada di depan pintu rumah
"Silahkan nona" gumam Moi membuka pintu mobil
"Terimakasih" gumamku dan mobilpun melaju meninggalkan rumah Steven
"Perjalanan kita menempuh kurang lebih selama 2 jam jadi nona bisa istirahat sebentar"
"Baiklah" gumamku memandang keluar jendela
"Oh ya pak kalau sampai kampus jangan berhenti di depan ya... kita berhenti sebelumnya aja, dan tidak perlu membukakan pintu untukku"
"Baik nona"
Aku berfikir kalau aku setiap hari harus perjalanan 4 jam pulan pergi bukannya membuatku sangat capek kalau di rumah perjalanan bisa dilakukan dengan berjalan kaki
Perjalanan yang menyebalkan dan membosankan membuatku mengantuk tapi mau tidak mau aku gak boleh tidur karena aku tidak mau di kelas aku tidur seperti dulu
__ADS_1
Setelah perjalanan yang cukup jauh akhirnya kami sampai di kampus sebelum banyak orang yang datang. Setelah mobil hampir sampai aku bersiap - siap untuk turun dari mobil karena aku takut kalau menjadi pusat perhatian orang
"Nona kita sudah sampai"
"Baiklah terimakasih pak" gumamku langsung turun dari mobil dan berjalan menuju ke dalam kampus
Saat aku berjalan menuju ke dalam kampus aku melihat Nana yang sedang berjalan sendirian di depanku, akupun langsung berjalan cepat dan menyapanya
"Hay Nana"
"Oh Hay Sani"
"Tumben jalan sendiri?" gumamku
"Ya kan emang jalan sendiri tiap hari... "
"Mmm tugasmu udah selesai?"
"Udah... kamu udah" tanya Nana memandangku
"Udah juga dong"
"Oh ya besok kita berangkat bareng yuk!!" ajak Nana
"Oh... mmm aku tidak bisa?"
"Kenapa?"
"Soalnya... mmm..."
"Kenapa ada masalah?"
"Sedikit?"
"Tentang apa?" tanya Nana penasaran
"Mmmm sulit buat di ceritain"
"Cerita aja masalahnya apa"
"Mmm... ntar lah aku cerita kalau waktunya udah tepat" gumamku menundukkan kepala
"Hmmm baiklah... ya udah kita masuk aja dulu ke kelas"
"Baiklah" gumamku dan berjalan bersama dengan Nana
__ADS_1
Setelah kami sampai di kelas, tidak berapa lama guru kami juga masuk kelas sehingga pelajaran hari ini pun di mulai... dan.... sejujurnya aku bingung menjelaskan kepada Nana apa yang sedang terjadi, aku menerima ajakan Steven karena aku berfikir untuk bisa memanfaatkan Steven tapi lebih sulit menjelaskan kejadian sebenarnya ke orang lain