
Jam sudah menunjukkan pukul 16.00 WIB Santika Diandra terbangun dari tidurnya. iya bangkit dari pemberiannya berniat ingin masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri sementara kanza masih tertidur pulas.
Setelah Santika selesai membersihkan diri, Ia kembali menghampiri Khanza yang masih tertidur. Santika terus memperhatikan sosok wajah polos gadis kecil itu, yang begitu menginginkan Santika menjadi ibu sambungnya.
Arya Wiguna datang menghampiri kedua wanita berbeda generasi itu, yang sangat ia sayangi. "Sayang apa Khanza masih tertidur? tanya Arya Wiguna. Santika menganggukkan kepalanya lalu ia bangkit berdiri. "Jangan berisik, biarkan dia istirahat. Kasihan dia masih benar-benar butuh istirahat yang banyak." ucap Santika Diandra kepada Arya Wiguna, dibalas anggukan dari Arya Wiguna.
Tiba-tiba Khanza Aulia bergeliat dan langsung mencari Santika yang ada di sampingnya. Tetapi ketika ia sadar, Santika tidak ada di sana lagi, ia langsung duduk mencari keberadaan Santika, yang berdiri bersama Arya Wiguna sedang ngobrol di kamar yang sama dengan Khanza Aulia.
"Mom, Khanza kira mami pergi dari sini. ternyata tidak. Jantung khanza sudah hampir copot ketika Khanza tidak melihat mami tidur di samping Khanza." ucap Khanza Aulia kepada Santika Diandra. Membuat Santika Diandra mengembangkan senyumnya.
lalu meraih tubuh Putri kecil itu, ke dalam pelukannya dan menghujani khanza Aulia dengan kecupan demi kecupan hangat yang diberikan Santika kepadanya. Hati Arya Wiguna begitu damai, melihat interaksi kedua wanita berbeda generasi itu." Ya Allah semoga hamba dengan Santika benar-benar berjodoh dan semoga Alexander merestui hubungan kami berdua." gumam Arya Wiguna dalam hati.
Kini ketiganya berlalu dari kamar, berniat untuk menghampiri Nyonya Rosalinda yang sedang duduk bersantai di ruang tamu, sambil menikmati siaran televisi yang tayang di salah satu televisi swasta. Apalagi Nyonya Rosalinda senang sekali menonton sinetron yang kesayangannya yang tayang di stasiun televisi kesayangannya. Ketika Khanza Aulia Santika, dan juga Arya Wiguna mendudukkan bokongnya di atas sofa yang ada di ruang tamu.
****
Keesokan harinya Nyonya Rosalinda berniat untuk menemui Alexander di kantor Glamour company. Tanpa sepengetahuan Arya Wiguna dan juga khanza Aulia Begitu juga dengan Santika. Nyonya Rosalinda tidak ingin menunda-nunda pernikahan putranya dengan Santika Diandra Mahendra.
Apalagi Setelah nyonya Rosalinda mendengar jawaban dari Santika saat Nyonya Rosalinda bertanya kepada Santika. Apa yang menjadi penghalang bagi mereka, sehingga mereka hingga saat ini belum melangsungkan pernikahan. Padahal Santika dan Arya Wiguna sudah sama-sama saling mencintai dan saling menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing, termasuk dengan kehadiran khanza Aulia di kehidupan mereka.
Sekitar pukul 12.00 siang, Nyonya Rosalinda mengambil mobil miliknya yang terparkir di garasi mobil. "Maaf nyonya, nyonya mau ke mana? Biarkan saya yang menghantarkan langsung." ujar sopir pribadi Nyonya Rosalinda. Yang selama ini bekerja sebagai sopir pribadi Nyonya Rosalinda.
__ADS_1
"Tidak, Biarkan saya menyetir sendiri." ujar Nyonya Rosalinda meminta kepada sang sopir untuk membiarkannya menyetir sendiri, berlalu meninggalkan rumah utama keluarga Arya Wiguna. Setelah berada di dalam mobil Nyonya Rosalinda meninggalkan rumah utama keluarga Arya Wiguna.
Ia melajukan mobilnya ke arah jalan raya menuju Glamour Company. Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 20 menit, Nyonya Rosalinda, tiba di Glamour company. Ia pun bertanya kepada salah satu resepsionis yang bekerja di sana ruang kerja Alexander.
Membuat sang resepsionis mengerutkan keningnya, sambil menatap Ibu paruh baya yang mencari keberadaan Alexander saat ini. "Maaf saya ingin bertemu dengan Tuan Alexander. Apa Tuan Alexander ada di ruang kerjanya?" tanya Nyonya Rosalinda ramah.
Sang resepsionis mengembangkan senyumnya, lalu bertanya kepada Ibu Rosalinda. "Apa Ibu sudah memiliki janji dengan Tuan Alexander? tanya wanita yang berparas cantik itu.
" Belum, saya belum memiliki janji kepada Alexander. Tetapi ada sesuatu hal penting yang ingin saya bicarakan kepadanya." ucap Nyonya Rosalinda. Berharap sang resepsionis membiarkannya masuk ke ruang kerja Alexander. Sang resepsionis menghubungi ruangan Alexander, dan memberitahu ada seseorang yang mencari Alexander saat itu.
Membuat Alexander penasaran siapa sosok yang mencari dirinya. Ketika Alexander memperbolehkan Nyonya Rosalinda masuk ke ruang kerjanya, Nyonya Rosalinda, berlalu meninggalkan sang resepsionis. Setelah tiba di depan ruang CEO perusahaan Glamour company, Nyonya Rosalinda mengetuk pintu ruang kerja Alexander.
Tok.....
Tok.....
Suara ketukan pintu terdengar jelas di telinga Alexander.
"Masuk!" teriak Alexander dari dalam ruang kerjanya.
Ceklek....
__ADS_1
Sekali hentakan pintu ruang kerja Alexander terbuka lebar. lalu Nyonya Rosalinda masuk sambil mengembangkan senyumnya menatap Alexander dengan tatapan penuh arti.
" Eh ada Nyonya Rosalinda, Silakan masuk Nyonya." sapa Alexander mempersilahkan Nyonya Rosalinda duduk di hadapan meja kerjanya.
" Ada apa Nyonya, datang ke ruang kerja saya? tidak biasanya Nyonya singgah ke sini." ucap Alexander yang merasa heran melihat kedatangan Nyonya Rosalinda ke kantor Glamour company.
Nyonya Rosalinda angkat bicara, Saya ingin berbicara kepada Anda Tuan Alexander. Saya ingin anda merestui hubungan antara Putra saya Arya Wiguna dengan Santika Diandra adik anda. Karena saya tahu mereka sama-sama saling mencintai.
Apalagi cucuku Khanza Aulia, ia sangat menyayangi Santika Diandra. Begitu juga dengan Santika Diandra yang sangat menyayangi cucuku. Jadi tolong pahami semua ini. Aku ingin pernikahan mereka dipercepat. agar Khanza Aulia dan Santika tidak mengalami hal yang sama lagi. seperti hari-hari sebelumnya. Khanza Aulia harus mendapatkan perawatan di rumah sakit selama beberapa hari. Karena ingin menemui Santika di Glamour company. Itulah sangking sayangnya Khanza Aulia kepada Santika. hingga dirinya pun merasakan hal yang begitu tragis ia rasakan.
Padahal kesalahan bukan ada kepada Khanza Aulia, melainkan orang-orang dewasa yang sangat menyayangi Khanza." ucap Nyonya Rosalinda yang mampu membuat Alexander langsung terdiam,dan tidak dapat berkata-kata.
Karena apa yang dikatakan oleh Nyonya Rosalinda benar adanya. Tidak bisa dipungkiri, Alexander dapat melihat kasih sayang ditentukan oleh Arya Wiguna kepada Santika. itu terlihat jelas ketika Alexander melihat interaksi keduanya. Begitu juga dengan khanza Aulia, yang begitu sangat menyayangi Santika Diandra.
Nanti akan saya coba berbicara kepada adik saya. Anda tenang saja. Saya perlu Berbicara kepada adik saya Santika dan Tuan Arya Wiguna. Jadi saya minta tolong katakan kepada mereka, agar mereka menemui saya di rumah utama keluarga Mahendra malam ini juga." ujar Alexander meminta Nyonya Rosalinda agar memberitahu kepada Santika Diandra dan Arya Wiguna menemui Alexander di rumah utama keluarga Mahendra.
"Dengan senang hati Tuan Alexander, saya sendiri yang akan mengantarkan mereka ke rumah utama keluarga Mahendra." sahutnya ada rasa bahagia di hati nyonya Rosalinda, ketika mendengar jawaban Alexander kakak kandung Santika Diandra.
Bersambung......
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏🙏
__ADS_1
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓💓
JANGAN LUPA ,MAMPIR KEKARYA BARU MORATA YANG BERJUDUL "CONTRAC WEDDING 30 DAY'S WITH CEO