MY HOT DUDA Kesayangan

MY HOT DUDA Kesayangan
BAB 50. BULAN MADU


__ADS_3

Khanza Aulia menatap uncle Alexander dengan tatapan penuh tanya. "Uncle foto yang ada bersama mami itu foto siapa? Tanya khanza Aulia yang masih penasaran, siapa sosok lelaki yang berfoto bersama dengan Santika Diandra.


"Itu teman lama Mami, Dan bukan kekasihnya seperti yang Khanza tuduhkan kepada mami. lihat Mami kamu, jadi sedih dan menangis." ucap Alexander membuat Khanza Aulia merasa bersalah kepada Santika Diandra.


"Beneran itu tidak pacar Mami uncle? Khanza Aulia kembali meyakinkan dirinya kalau foto yang bersama Santika Diandra itu bukanlah kekasih Santika. "Iya sayang, lelaki itu hanya teman lama Mami kamu. Dan masa depan Mami kamu ada di Khanza Aulia dengan Papinya khanza Arya Wiguna." sahut Alexander membuat Khanza Aulia bernafas lega.


Ketika Khanza Aulia melihat Santika Diandra dan Arya Wiguna keluar dari kamar yang ditempati oleh Santika Diandra selama ini, Khanza Aulia berlari memeluk Santika. Ia pun meminta maaf, karena sudah suudzon kepada Santika. Kalau Santika menghianati Papinya Arya Wiguna.


"Mami maafkan Khanza, karna sudah suudzon sama mami." ucap Khanza sambil memegang kedua daun telinganya.


Santika Diandra langsung memeluk Khanza Aulia yang terlihat merasa bersalah.


"Tidak apa apa sayang, itu artinya Khanza sangat menyayangi makhluk sehingga ganja takut kehilangan mami, iya kan? ucap Santika Diandra sambil langsung memberikan kecupan hangat di wajah cantik khanza Aulia


" Sudah....sudah , langsung ke intinya saja Tuan Alex, tujuan kami datang kesini, ingin untuk memberikan seserahan agar pernikahan antara Santika Diandra dan Arya Wiguna berjalan dengan lancar." ucap Nyonya Rosalinda dengan kedua kerabat Arya Wiguna. Alexander mengangguk paham.


lalu keluarga Arya Wiguna dan keluarga Mahendra setelah sepakat dan menentukan tanggal pernikahan Arya Wiguna dan Santika Diandra.


terlihat Arya Wiguna mengembangkan senyumnya menatap Santika Diandra. itu pertanda Arya Wiguna sangat bahagia menikah dengan Santika Diandra.


****


Keesokan harinya Alexander dan Zahra bertolak ke Swedia. Guna untuk melakukan perjalanan bulan madu, sesuai dengan apa yang sudah dijanjikan oleh Alexander kepada istrinya Zahra.

__ADS_1


Alexander sudah meminta kepada salah satu asistennya dan juga Santika Diandra, untuk menangani perusahaan ketika Alexander dan Zahra melakukan perjalanan bulan madu.


"Sayang, apa kamu sudah siap? tanya Alexander melihat Zahra yang masih duduk di meja rias, yang ada di kamar utama rumah keluarga Mahendra. Zahra mengembangkan senyumnya. "Kamu beneran Mas membawa Zahra ke Swedia? ini tidak mimpi kan mas? tanya Zahra seolah dirinya tidak percaya kalau Alexander akan membawa Zahra liburan bulan madu ke Swedia.


"Loh kok kamu malah bertanya seperti itu lagi sayang? apakah kamu meragukan suami kamu ini? tanya Alexander sambil menatap istrinya dengan tatapan penuh cinta. Zahra menggelengkan kepalanya. lalu bangkit dari tempat duduknya dan mengalunkan tangannya di jenjang leher Alexander.


"Zahra sudah siap Mas, sekarang lebih baik kita berangkat. Nanti kita terlambat." ucap Zahra sambil memberikan kecupan hangat di wajah tampan suaminya. Membuat Alexander mengembangkan senyumnya, melihat Zahra yang sudah tidak sungkan lagi memberikan kecupan hangat di wajah tampan Alexander.


Setelah berpamitan kepada Santika, Alexander dan Zahra pun berlalu dari rumah utama keluarga Mahendra, menuju bandara. Tentunya sudah dipersiapkan oleh beberapa asisten Alexander Mahendra."Tuan Alexander, semuanya sudah dipersiapkan termasuk jet pribadi yang akan Tuan gunakan selama melakukan perjalanan bulan madu di Swedia." ucap salah satu asisten Alexander yang selama ini ia percayakan menangani perusahaan keluarga Mahendra.


Kini Alexander dan Zahra sudah berada di bandara dan pesawat jet pribadi milik Alexander sudah bersiap ingin take off dari bandara Soekarno Hatta, menuju Swedia. tentunya setelah mendapat izin terbang dari pihak bandara.


Sementara di tempat lain, Arya Wiguna dan nyonya Rosalinda sudah mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk pesta pernikahan Arya Wiguna dan Santika Diandra. termasuk gedung, catering, undangan.


Arya Wiguna sengaja menggunakan jasa EO yang berpengalaman. Menangani pesta pernikahannya agar pesta pernikahannya terlihat mewah dan desain interiornya juga megah. Arya Wiguna tidak ingin mengecewakan Santika Diandra. Putri dari Tuan Mahendra salah satu pengusaha kaya raya yang ternama di negara ini.


Khanza Aulia sudah tidak sabar ingin menyaksikan pernikahan Arya Wiguna dengan Santika. Harapan satu-satunya bocah kecil itu, ingin sekali Santika Diandra bersanding dengan ayahnya. Apalagi Khanza Aulia ingin sekali Santika Diandra menjadi Ibu sambungnya.


Santika Diandra yang benar-benar tulus menyayangi khanza Aulia, Sehingga Khanza Aulia juga merasa nyaman, jika dirinya bersama Santika Diandra. Tiba tiba Serensa masuk ke rumah utama keluarga Arya Wiguna. Membuat Nyonya Rosalinda terhenyak melihat kehadiran Serensa disana.


"Kamu! pekik Nyonya Rosalinda terhenyak melihat kehadiran Serensa disana.


"Hallo tante apa kabar?

__ADS_1


"Alhamdulillah kabar tante baik-baik saja. seperti yang kamu lihat kami baik-baik saja tanpa adanya kamu di sini.


"Oh ya Tante, Mas Arya Wiguna dimana?


"Untuk apa kamu mencari Putra saya. Tentu saya mencari kakak ipar saya tante. Apa salah Saya mencari kakak ipar saya? ucap serensa yang mampu membuat Nyonya rasa lidah menatapnya dengan tatapan tajam. Karena sudah mengetahui apa maksud dan tujuan Serensa datang ke rumah utama keluarga Arya Wiguna.


"Seharusnya kamu tidak perlu datang ke rumah ini lagi. Karena saya sudah mengetahui apa maksud dan tujuan Kamu datang ke sini. Kamu ingin menghancurkan rencana pernikahan putra saya. Iya kan? Nyonya Rosalinda menebak Apa tujuan serensa datang ke rumah utama keluarga Arya Wiguna.


"Cerdas! tante memang sangat cerdas, menebak apa yang ada di dalam isi hatiku tentunya serensa tidak akan membiarkan mas Arya Wiguna jatuh kepada wanita lain selain tante dari Khanza sendiri.


Serasa tidak ingin ganja Aulia dirawat oleh wanita asing, yang tidak memiliki ikatan darah Khanza dan serensa tidak akan terima itu. ucap menegaskan kalau dirinya tidak menyetujui pernikahan Arya Wiguna dengan Santika Diandra.


"Hello...., selama ini kamu darimana? Semenjak Vero meninggal dunia, Apakah kamu pernah ingin tahu kehidupan Khanza Aulia? tidak bukan? jadi jangan sudah besar seperti ini kamu akui keponakan kamu.


"Tidak perlu bertingkah bodoh Serensa, Tante sudah sangat mengetahui apa yang ada di dalam otak kamu. Jika kamu perlu uang, Seharusnya kamu mengatakannya Arya akan memberikan uang kepadamu.


"Lagian siapa kamu mengatur atur hidup anak saya? saya saja tidak pernah mengatur kehidupan Putra saya. Karena dia sudah dewasa, tahu apa yang harus ia lakukan di kehidupannya kelak.


Serensa tertawa ngakak mendengar ceramah dari Nyonya Rosalinda. Seolah dirinya tidak peduli apa yang diucapkan oleh Nyonya Rosalinda kepadanya. "Apa Tante lupa khanza Aulia terlahir dari rahim siapa? dari rahim Kak Vero, kakak kandung Serensa sendiri. Tentunya saya memiliki hak atas Khanza Aulia.


Nyonya Rosalinda bertepuk tangan. "Kamu memang terlalu pintar, dan dihukum mana pernah tertulis, seorang tante memiliki Hak asuh atas anak dari kakak? bukankah hak asus anak itu akan jatuh kepada ayahnya, jika Istri sudah meninggal? ucap Nyonya Rosalinda menegaskan undang-undang yang berlaku di negara ini.


"Saya tidak peduli akan ocehan tante. Jika Arya Wiguna tidak menghentikan pernikahan ini, Maka saya akan membawa khanza Aulia tinggal bersamaku. ucap Serensa yang mampu membangkitkan emosinya Rosalinda.

__ADS_1


Hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓💓


__ADS_2