MY HOT DUDA Kesayangan

MY HOT DUDA Kesayangan
BAB 43. MAS BAU


__ADS_3

Sore harinya Nyonya Rosalinda sudah berada di rumah. Begitu juga dengan Santika Diandra yang sedang asyik bermain dengan Khanza Aulia. Keduanya asik sekali bermain petak umpet dan juga bermain boneka yang ada di ruang tamu. Tiba-tiba suara mobil Arya Wiguna memasuki area parkiran rumah utama keluarga Arya Wiguna.


Khanza Aulia langsung berlari menyambut kepulangan Arya Wiguna. "Papi.....! teriak Khanza Aulia sambil berlari menghampiri Arya Wiguna.


" Jangan lari-lari Sayang, nanti kamu jatuh." teriak Santika Diandra melihat putri kecilnya berlari menghampiri Arya Wiguna .


Arya Wiguna langsung berjongkok memeluk Putri kesayangannya. "Sayang, lain kali kamu harus lebih berhati-hati nanti kamu bisa jatuh." ujar Arya Wiguna sambil langsung menggendong tubuh mungil putrinya.


Terlihat Santika mengembangkan senyumnya, melihat kedekatan khanza Aulia dengan Arya Wiguna. " Ya Allah memang Mas Arya Wiguna benar-benar seorang Papi yang baik." gumam shantika Diandra sambil memperhatikan interaksi keduanya.


Kemudian Santika meminta kepada Khanza Agar mengajak Arya Wiguna masuk ke dalam rumah. "Mas lebih baik langsung membersihkan diri deh, mas bau." ujar Santika Diandra meminta kepada Arya Wiguna untuk segera mandi.


"Ah masa iya, mas bau? kalau mas bau Khanza tidak akan memeluk papinya dengan erat seperti ini." tepis Arya Wiguna membuat Santika Diandra langsung tertawa ngakak melihat Arya Wiguna, menjadi tidak percaya diri. Ia mencoba mencium badannya sendiri


"Mas cium tidak bau!" pekik Arya Wiguna dibalas tawa dari Santika Diandra.

__ADS_1


Karna tidak ingin menjadi bahan ejekan Arya Wiguna memilih untuk melakukan ritual Mandinya. Ketika Arya Wiguna sudah selesai melakukan ritual mandinya, ia kembali menghampiri Santika ,Nyonya Rosalinda dan juga gadis kecil cantik jelita Khanza Aulia


" Hai semua lagi ngapain nih?" sapa Arya Wiguna melihat ketiga wanita berbeda generasi itu sedang duduk bersantai di atas sofa, yang berada di ruang tamu.


"sudah tahu nanya apa kamu tidak melihat Kami sedang menonton sinetron kesayanganku?" gerutu Nyonya Rosalinda ketika mendengar pertanyaan dari putranya.


"Jangan sering-sering menonton sinetron nanti jadi terbawa suasana itu semua hanya akting belaka.


"Tidak perlu menggurui mami. Mami tahu itu hanya akting mereka. Tetapi alur ceritanya seperti kehidupan kenyataan sehari-hari."sahut Nyonya Rosalinda sambil netralnya terus fokus ke layar televisi.


Arya Wiguna menggelengkan kepala dan meminta kepada Santika Diandra untuk Mengikuti nya ke balkon yang ada di lantai dua. "Sayang ada sesuatu yang ingin Mas bicarakan kepada kamu. tolong ikut Mas ujar Arya Wiguna meminta kepada Santika Diandra agar segera mengikutinya.


"Ada apa mas? sehingga meminta Santika mengikuti Mas kesini? apa ya ingin Mas bicarakan kepada Santika? tanya Santika Karena penasaran Mengapa tiba-tiba saat itu Arya Wiguna meminta Santika mengikutinya.


Arya Wiguna berterus terang kepada Santika Diandra Kalau saat ini dia ingin segera melamar Santika Diandra, langsung kepada Alexander. Sekalipun Alexander belum memberi restu kepada mereka berdua. Arya Wiguna juga meminta Santika Diandra untuk segera mempersiapkan diri menjadi Nyonya Arya Wiguna.

__ADS_1


"Mas, sebelum Mas datang ke rumah bersama mami untuk melamar Santika, ada baiknya kita bertemu dulu dengan Kak Alexander. Karena Kak Alexander mengatakan kepada Mami, kalau Alexander ingin bertemu dengan kita terlebih dahulu.


"Memangnya kapan Mami bertemu dengan Kak Alexander sayang?" tanya Arya Wiguna. Santika mengerdikkan bahunya. Ia juga tidak mengetahui kalau Nyonya Rosalinda menghampiri Alexander ke kantor glamour Company.


Malam ini kita harus menemui ke Alexander di rumah. Karena Alexander sudah menunggu kita disana." ujar santika Diandra memberitahu kepada Arya Wiguna apa yang dikatakan oleh nyonya Rosalinda, bahwa kalau malam itu, mereka harus segera pergi menemui Alexander.


" Apapun akan mas lakukan, asalkan itu membuat yang terbaik untuk hubungan kita sayang." ucap Arya Wiguna sambil meraih tubuh Santika kepelukannya. Ada kebahagiaan tersendiri di hati Arya Wiguna, ketika mendengar Alexander mengundang mereka ke rumah utama keluarga Mahendra.


Itu artinya Arya Wiguna memiliki kesempatan untuk bermohon kepada Alexander. Agar Alexander memberikan Restu untuk hubungan karya Wiguna dengan Santika.


malam itu juga Santika Diandra dengan Arya Wiguna berlalu meninggalkan rumah utama keluarga Arya Wiguna menuju rumah utama keluarga Mahendra.


Bersambung......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏🙏

__ADS_1


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓💓


JANGAN LUPA FOLLOW OUTHOR MORATA KARNA AKAN ADA GIVEAWAY DI SANA AKHIR BULAN


__ADS_2