MY HOT DUDA Kesayangan

MY HOT DUDA Kesayangan
BAB 63. JANJI KHANZA AULIA


__ADS_3

Para asisten rumah tangga yang bekerja di rumah utama Keluarga Wiguna, juga ikut bersedih mendengar kabar tentang Arya Wiguna. Apalagi selama ini Arya Wiguna begitu baik kepada para asisten rumah tangga.


Dia selalu mendengar keluh kesah dari para asisten rumah tangganya. Arya Wiguna lelaki yang terlihat dingin, Tetapi kalau untuk para asisten rumah tangganya, ia selalu menganggap mereka seperti keluarga sendiri.


Setiap kali asisten rumah tangganya mengeluh tentang apapun, ia selalu berusaha untuk membantu asisten rumah tangganya. membuat para pekerja di rumah utama keluarga Arya Wiguna, merasa betah dan tidak ada niatan untuk berhenti bekerja di sana.


Nyonya Rosalinda juga bersifat yang sama seperti Arya Wiguna. Ia tidak menganggap para asisten rumah tangga yang bekerja di sana sebagai pembantu, tetapi Nyonya Rosalinda menganggap para asisten rumah tangga itu seperti keluarganya sendiri.


"Ya Allah semoga Tuan Arya Wiguna baik-baik saja. Tuan Arya Wiguna lelaki yang baik tidak pernah membuat hati orang sakit." doa salah satu asisten rumah tangga yang ada di sana. beberapa orang asisten rumah tangga yang ada di sana mereka melakukan sholat berjamaah, untuk meminta kesembuhan Arya kepada Allah subhanahu wa ta'ala.


Melihat para asisten rumah tangga yang bekerja di rumah utama keluarga Arya Wiguna melakukan sholat berjamaah untuk kesembuhan putranya, Nyonya Rosalinda semakin menangis Ia pun langsung pergi ke kamar miliknya untuk berdoa sama seperti yang dilakukan oleh para asisten rumah tangganya.


Setelah selesai sholat meminta kesembuhan putranya kepada Allah subhanahu wa ta'ala, Nyonya Rosalinda kembali menghampiri Khanza Aulia yang telah bersiap untuk segera berangkat ke rumah sakit, melihat kondisi kesehatan Arya Wiguna.


"Pak min, Tolong antarkan kami ke rumah sakit, dimana Putra saya dirawat.

__ADS_1


" Maaf Nona, saya belum mengetahui di rumah sakit mana Tuan Arya Wiguna dirawat saat ini." ucap Pak min kepada Nyonya Rosalinda.


Nyonya Rosalinda pun kembali meraih ponselnya untuk menghubungi nomor ponsel milik Santika Diandra. Setelah sambungan telepon seluler itu tersambung, Ia pun menanyakan dimana lokasi rumah sakit di Arya Wiguna dirawat. Dan Santika Diandra pun memberitahu lokasi Rumah Sakit tempat Arya Wiguna dirawat saat ini.


Setelah mendapat informasi dari Santika Diandra, Nyonya Rosalinda meminta Pak min untuk segera menghantarkan dirinya dan Khanza Aulia ke rumah sakit. Di perjalanan Nyonya Rosalinda dan khanza terus berdoa agar Arya Wiguna dapat pulih kembali dan acara pernikahan Santika Diandra dengan Arya Wiguna yang sudah ditentukan tanggalnya, tidak terhalang.Karena kondisi Arya Wiguna yang saat ini harus berbaring di rumah sakit.


Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 1 jam kemudian, Nyonya Rosalinda dan kanza Aulia tiba di rumah sakit. Nyonya Rosalinda menghampiri resepsionis yang bertugas di sana. "Maaf Mbak pasien atas nama Arya Wiguna dirawat di mana ya? Tanya Nyonya Rosalinda buru-buru.


lalu sang resepsionis pun melihat posisi di mana Arya Wiguna dirawat saat ini. Setelah mendapatkan informasi dari komputer yang ada di hadapannya, Ia pun memberitahu kepada Nyonya Rosalinda kalau Arya Wiguna saat ini sedang dirawat di ruang rawat VVIP yang ada di sana.


Nyonya Rosalinda menarik tangan Khanza Aulia agar mereka segera menuju ke ruang rawat inap Arya Wiguna. "Oma dimana mami dan Papi?tanya Khanza Aulia sembari berlari mengikuti Nyonya Rosalinda.


"Apa yang terjadi Mengapa mereka menyakitimu? kesalahan Apa yang dilakukan Putraku, sehingga mereka tega melakukan ini semua. Tangis Rosalinda dipelukan Santika Diandra. Santika Diandra yang mencoba menahan air matanya. kini ia tidak dapat menahannya lagi.


Suara isak tangis Santika Diandra pun terdengar jelas di telinga Nyonya Rosalinda. Nyonya Rosalinda dan Santika Diandra saling menguatkan atas cobaan yang terjadi kepada Arya Wiguna. "Mom Bagaimana ini?padahal acara pernikahan Santika dengan mas Arya Wiguna tinggal 4 hari lagi. Santika bingung mom, apa ya harus Santika lakukan saat ini." ucap Santika Diandra menangis sesunggukan di hadapan Nyonya Rosalinda.

__ADS_1


Khanza Aulia memeluk Arya Wiguna


"Hallo papi khanza yang tampan, apa kau tahu Khanza Aulia sangat mengkhawatirkanMu, Papiku tidak pulang ke rumah melihat Khanza apa papi tahu, dia sangat merindukan Papi. Ayo bangun papi Ku sayang. Khanza tidak ingin kehilangan Papi. karena Khanza sangat menyayangi Papi.


Khanza janji akan nurut sama papi, kalau papi sembuh. dan apapun permintaan papi dari Khanza, pasti akan Khanza lakukan. Khanza janji akan menuruti segala apa yang Papi katakan kepada Khanza asalkan papi bangun dan kembali ke rumah." ucap Khanza Aulia sembari memeluk dan mencium Wajah pucat ayahnya.


Mendengar percakapan Khanza Aulia kepada Arya Wiguna di bawah alam sadar Arya, Santika Diandra tidak sanggup mendengarnya. Ia langsung meraih tubuh Khanza Aulia ke pelukannya.


Kamu tenang saja sayang, Papi tidak akan kenapa-kenapa. Papi sangat sayang kepada kita, pasti dia akan bangun kembali. Karena dia sangat sayang kepada Khanza, Mami dan Oma ucap Santika Diandra berusaha menenangkan gadis kecil itu.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓

__ADS_1


sambil menunggu karya ini up, yuk mampir ke karya teman emak.



__ADS_2