MY HOT DUDA Kesayangan

MY HOT DUDA Kesayangan
BAB 46. RESEPSI PERNIKAHAN ZAHRA DAN ALEXANDER


__ADS_3

Satu minggu sudah berlalu setelah pertemuan Arya Wiguna, Santika dan Alexander. Kini acara resepsi pernikahan Zahra dengan Alexander dilaksanakan di salah satu Hotel ternama. Yaitu Hotel Mahendra Group milik keluarga Mahendra sendiri.


Terlihat lokasi acara resepsi pernikahan dilaksanakan cukup megah. Karena desain interiornya yang sangat indah dipandang mata sehingga setiap orang yang datang menghadiri pesta resepsi pernikahan Zahra dan Alexander akan terpesona. Dan merasa nyaman berada disana.


Dua orang MUA yang sudah dipesan oleh Alexander sebelumnya, guna merias Zahra karena acara resepsi pernikahan Alexander dengan Zahra akan segera dimulai.


Di sebuah kamar hotel yang sudah dipersiapkan tempat Zahra untuk dirias


Zahra duduk memandang pantulan tubuhnya di depan cermin.


Sambil dirias oleh MUA pesanan Alexander. "Bagaimana nona manis Apa kamu sudah siap untuk dipermak?" tanya salah satu MUA yang berjenis lelaki tetapi rada-rada layaknya perempuan.


Zahra menganggukkan kepalanya. Gaun pengantin yang sudah disediakan sebelumnya melekat di tubuhnya. Membuat Zahra semakin terlihat cantik dan mempesona.


Apalagi ketika dua orang MUA, itu sudah merias Zahra membuat Zahra semakin cantik bagai Miss universe. Santika datang menghampiri Zahra di ruang rias. Ia terhenyak melihat penampilan Zahra yang sangat cantik.


Membuat Santika hampir saja tidak mengenali sosok sahabatnya itu sekaligus kakak iparnya. "Wow kamu cantik sekali kakak ipar. Apalagi gaun pengantin yang kamu gunakan terlihat mewah dan elegan, cocok ke postur tubuhmu membuat kamu semakin cantik. Pasti Kak Alexander akan terpesona kepada.


" Santika Diandra memuji kecantikan Zahra saat menggunakan gaun pengantin yang disediakan oleh Alexander sebelumnya. "Terima kasih kamu sudah memuji kecantikanku. Tetapi aku tidak ada apa-apanya dibandingkan dirimu. Kamu jauh lebih cantik dariku." ucap Zahra sambil mengembangkan senyumnya menatap sahabatnya sekaligus adik iparnya itu.


Setelah MUA selesai merias Zahra. Tanpa kedua orang tua Zahra datang menghampirinya. "Apa kamu sudah siap nak? tanya kedua orang tua Zahra berharap Zahra mempersiapkan diri. Karena acara resepsi pernikahan akan segera dimulai.


Zahra menganggukkan kepalanya. lalu kedua orang tuanya membawa Zahra keluar dari ruang rias itu. Sementara di ballroom tepatnya tempat dimana resepsi pernikahan Alexander dan Zahra diadakan.

__ADS_1


Terlihat Alexander begitu takjub melihat kecantikan yang dimiliki Zahra. Alexander sampai tidak berkedip melihat kecantikan istrinya. "wow cantik sekali. Aku tidak salah memilihnya menjadi pendamping hidupku. selain Dia sudah dekat dengan adikku, dia juga wanita yang baik bersedia menerima kekuranganku." gumam Alexander di dalam hati sambil terus menatap Zahra hingga Zahra berada di sampingnya.


Arya Wiguna, Nyonya Rosalinda dan khanza Aulia juga menghadiri acara resepsi pernikahan Alexander dan juga Zahra. "Mami juga ingin pesta pernikahanmu dengan Santika diadakan secara mewah.


Agar setiap kolega Glamour company dengan perusahaan milik keluarga kita, hadir disana dan mereka mengetahui sesama pengusaha kaya raya. Seperti keluarga Mahendra dengan keluarga kita menjalin hubungan kekeluargaan.


Dan begitu besar peluang, bisnis antara keluarga Mahendra dengan keluarga kita akan semakin kuat." ucap Nyonya Rosalinda menginginkan acara resepsi pernikahan putranya dengan Santika Diandra dilaksanakan sangat mewah dan mengundang seluruh kolega bisnis keluarga Mahendra dan juga keluarga Arya Wiguna.


Arya Wiguna mengembangkan senyumnya menatap Nyonya Rosalinda dengan Tatapan yang sulit diartikan. Tanpa Mami minta, Arya Wiguna ingin menyelenggarakan pesta pernikahan Arya dengan Santika akan lebih megah dari ini. Karena Santika Diandra merupakan Putri satu-satunya keluarga Mahendra.


Jadi Arya tidak ingin membuat istri Arya Santika merasa kecewa. Arya sudah berjanji di dalam hati Arya Wiguna sendiri, ingin membiayai pesta pernikahannya dengan mewah.


Nyonya Rosalinda mengangguk paham apa yang diucapkan putranya.


Arya Wiguna datang menghampiri Alexander dan Zahra berada di pelaminan untuk memberi selamat kepada Alexander dan juga Zahra. Begitu juga dengan Santika Diandra menghampiri Alexander dan juga Zahra yang merupakan sahabatnya, sekaligus kakak iparnya saat ini. Untuk sekedar memberikan selamat kepada kedua orang yang ia sayangi.


"Selamat atas pernikahan Kak Alexander, dengan Kak Zahra semoga menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warohmah." ucap Santika Diandra sambil memeluk sang kakak dan juga Zahra.


Santika Diandra merasa lega karena setidaknya Alexander sudah ada yang mengurus, Jika Santika menikah kelak. Ia tidak akan merasa kuatir meninggalkan sang kakak sendiri di rumah utama keluarga Mahendra.


Karena saat ini Alexander sudah memiliki seorang istri yang bisa membantu mengurus dan merawat suaminya.


Alexander merasa bahagia. Para tamu undangan banyak yang berdatangan. Ia tidak menyangka acara resepsi pernikahannya dengan Zahra sangat ramai.

__ADS_1


Karena setiap Alexander memberikan undangan kepada kolegabisnisnya, rata-rata seluruhnya datang membuat Alexander merasa bahagia. Itu artinya Alexander tidak sia-sia mengeluarkan kocek yang lumayan fantastis untuk biaya resepsi pernikahannya dengan Zahra.


Acara resepsi pernikahan Alexander dan Zahra berjalan dengan lancar. Khanza Aulia yang tidak mau ketinggalan datang menghampiri Alexander yang berada di pelaminan.


"Hai uncle, Alex Apa kau masih mengingatku? tanya tangan Khanza Aulia sambil mengembangkan senyumnya. Alexander berjongkok lalu meraih tubuh Khanza Aulia kepelukannya. "Tentu uncle ingat dong sayang, kamu putri dari adik uncle sendiri." ucap Alexander sambil memberikan kecupan hangat dikening Khanza Aulia.


Membuat Khanza Aulia merasa bahagia karena sepertinya Alexander juga menyayangi dirinya. "Selamat ya uncle atas pernikahan uncle, dengan tante cantik Zahra Semoga menjadi rumah tangga yang sakinah, mawaddah warohmah." ucap Khanza Aulia Sok bijak.


Membuat Alexander merasa gemas melihat sosok Khanza Aulia yang sangat menggemaskan. Zahra yang mendengar apa diucapkan bocah kecil itu pun, langsung sontak tertawa mengundang perhatian para tamu undangan.


Zahra langsung menggendong tubuh mungil gadis kecil itu. lalu menghujaninya kecupan demi kecupan di wajah cantik gadis kecil itu. Santika Diandra mengacungkan jempol kepada putrinya yang mampu menarik perhatian para tamu undangan disana.


"Kamu memang Putri Mami yang sangat luar biasa." ucap Santika Diandra sambil langsung menggendong tubuh mungil putrinya. Putri yang sangat ia sayangi, sekalipun tidak terlahir dari rahimnya sendiri.


Setelah memberikan selamat kepada Zahra dan Alexander. Kini khanza Aulia turun dari pelaminan kembali menghampiri Arya Wiguna dibantu oleh Santika Diandra. Nyonya Rosalinda menatap interaksi antara khanza Aulia dengan Santika Diandra begitu dekat dengan Santika.


" Ya Allah, semoga Arya Wiguna benar-benar berjodoh dengan Santika Diandra. Sepertinya Khanza Aulia sangat menginginkannya menjadi Ibu sambungnya." gumam Nyonya Rosalinda dalam hati sembari berdoa, agar santika Diandra dan Arya Wiguna menjadi satu rumah tangga yang utuh. Agar khanza Aulia tidak kekurangan kasih sayang dari kedua orang tuanya.


Bersambung......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓💓

__ADS_1


JANGAN LUPA FOLLOW OUTHOR MORATA KARNA AKAN ADA GIVEAWAY DI SANA AKHIR BULAN


__ADS_2