
Pagi hari setelah beberapa hari pernikahan Santika Diandra dengan Arya Wiguna, Arya Wiguna berniat untuk melakukan aktivitasnya seperti biasa. Memimpin perusahaan yang selama ini hingga kelola. Tetapi Santika Diandra terus mendampingi Arya Wiguna di kantor. Karena ia tidak ingin suaminya terlalu kelelahan. Sehingga Santika Diandra memilih untuk membantu Arya Wiguna.
Terlihat beberapa asisten dan karyawan sudah berbaris menyambut kedatangan Arya Wiguna dengan Santika Diandra. Mereka memberi hormat sambil memberi salam kepada Arya Wiguna dan Santika.
"Selamat datang kembali tuan sapa salah satu petinggi perusahaan yang dipercayakan oleh Arya Wiguna menggantikan dirinya sampai Arya Wiguna dapat menyimpan kembali perusahaan.
Arya mengembangkan senyumnya satu persatu para karyawan dan petinggi perusahaan memberi salam kepada CEO sekaligus pemilik perusahaan itu.
"Tuan Arya Wiguna beberapa hari tidak hadir di kantor ini rasanya suasana Kantor terasa asing. suasana Kantor terasa tidak lengkap kalau tidak kehadiran anda." ucap salah satu karyawan wanita paruh baya yang sudah lama mengabdikan diri di perusahaan yang dipimpin Arya Wiguna semenjak perusahaan itu ditangani oleh ayah kandung Arya wiguna.
Terima kasih atas kerjasama yang baik yang kalian lakukan kepada perusahaan ini. Dan terima kasih juga karena kalian sudah menduakan hingga saya bisa hadir kembali di tempat ini. Kalian pasti kenal bukan, Siapa wanita yang ada di samping saya. Dia istri saya Santika Diandra putri dari tuan Mahendra pemilik perusahaan glamour Company.
Dan saat ini istri saya akan membantu saya di perusahaan ini dan dia menjadi wakil saya di sini. Tentu kalian tahu kondisi tangan saya belum pulih total tetapi berkat doa kalian semua tangan saya sudah berangsur-angsur membaik. Tetapi masih membutuhkan perawatan. ucap Arya Wiguna kepada para karyawan dan petinggi perusahaan yang ada disana. Salah satu di antara mereka memberikan buket bunga pertanda mereka sangat bahagia dengan kembalinya Arya Wiguna dan selamat dari jurang maut.
Santika Diandra sangat bahagia melihat para asisten dan karyawan yang bertugas di sana begitu antusias menyambut suaminya kembali memimpin perusahaan. Setelah selesai bertegur sapa dengan para karyawan dan para petinggi perusahaan, Arya Wiguna dan Santika Diandra berpamitan untuk segera berlalu ke ruang kerjanya.
Arya Wiguna duduk di kursi kerajaannya yang telah satu minggu ia tinggalkan begitu saja.
"Akhirnya aku duduk kembali di sini setelah 1 minggu tidak masuk ke kantor ini. Aku bisa duduk di sini kembali itu berkat kamu sayang. Berkat pertolongan kamu tepat waktu datang menolong Mas bersama anak buah Kak Alexander.
Jujur emas sudah sangat khawatir kalau saat itu tidak akan ada yang menyelamatkan emas dari kedua manusia iblis itu. Tetapi dengan beraninya kamu datang untuk menyelamatkan Mas itu suatu kebanggaan tersendiri di hati Mas. Santika Diandra yang berdiri di depan meja kerja Arya Wiguna memutari meja kerja Arya Wiguna menghampirinya lalu mengalunkan tangannya di jenjang leher Arya Wiguna.
__ADS_1
"Santika pasti akan melakukan apapun, karena Santika sangat mencintai emas dengan tulus. Apa Mas tahu ketika Santika menunggu mas rasanya seperti dunia ini berputar lama. Rasanya jantung Sartika berhenti berdetak saat itu. Apalagi setelah melihat kiriman video yang dikirimkan Nicholas kepadaku. Membuat hati Santika semakin hancur dan semakin khawatir.
Entahlah betapa mudahnya emas membuat Santika move on dari Nicholas. Padahal sebenarnya sulit bagi Santika menerima penghianatan yang dilakukan Nicholas kepada Santika tetapi sepertinya Mas mampu menaklukkan hati seorang Santi dan yang lagi terluka.
Arya Wiguna begitu bahagia mendengar pengakuan Santika Diandra. siang itu mereka melakukan aktivitasnya dengan lancar. bahkan Santika melakukan pekerjaan itu dengan sungguh-sungguh ia sengaja mempercepat pekerjaannya agar area Wiguna tidak terlalu kelelahan. Santika Diandra meminta kepada Arya Wiguna untuk istirahat terlebih dahulu di ruang istirahat yang ada di belakang meja. Ketika makan siang Telah usai hanya tersisa waktu istirahat.
"Mas Lebih Baik istirahat di ruang istirahat Mas saja, Sambil memakan obat." ujar Santika Diandra dengan tenaga Santika mengambil obat yang sudah ia bawa sebelumnya agar Arya Wiguna cepat pulih kembali.
"Kita istirahat bareng temani Mas tidur di sana sebentar ujar Arya Wiguna dibalas anggukan dari Santika.
Arya Wiguna masuk ke ruang istirahat Arya Wiguna setelah Santika Diandra memberikannya obat. Arya mengeringkan tubuhnya di atas tempat tidur. Arya juga mau minta Santika untuk tetap menemaninya tertidur disana. Dan Santika dengan senang hati melakukan itu semua. Santika juga memberikan tubuhnya tepat di samping Arya.
"Apakah tahu sayang Hati ini terasa sakit membiarkan kamu bekerja membantu Mas di sini.
"Tidak Mas dulu saja Santika sering tugas di luar kota jika anak perusahaan milik papi. yang ada disana perlu penanganan dari Santika. Jadi kalau masalah seperti ini jangan pernah mas mempermasalahkannya. Santika melakukannya dengan tulus.
Di tempat lain terlihat Nyonya Rosalinda bersama Aulia, sudah pulang dari sekolah Setelah nyonya Rosalinda dan Pak min menjemput Aulia. Ketika Aulia sudah tiba di rumah utama keluarga Wiguna. Ia langsung berlari berteriak mencari Santika Diandra di sana
" Mami.....
"Mami...... teriak Aulia ketika ia sudah tiba di rumah mencari keberadaan Santika Diandra hingga ke lantai 2 tetapi ia tidak menemukan Santika dan Arya Wiguna di sana. "Oma,...... Mami dan Papi tidak ada di kamarnya. Di mana mami Oma, Mengapa mereka meninggalkan Aulia? Nyonya Rosalina mengembangkan senyumnya menatap cucunya dengan tatapan penuh kasih sayang. iya Pun menghampiri Aulia. Yang sudah merengek. Karena tidak melihat sosok Santika Diandra dan Arya Wiguna di sana.
__ADS_1
mendengar cucunya kecarian mencari Santika Nyonya Rosalinda begitu bahagia melihat kedekatan antara Santika dengan Aulia. Tiba-tiba sambungan video call dari Santika Diandra masuk ke nomor ponsel milik nya Rosalinda. Nyonya Rosalinda langsung menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya. Agar sambungan video call dari Santika Diandra tersambung kepada Nyonya Rosalinda berharap dapat membuat Aulia tidak kecewa.
"Sayang ada sambungan video call dari mami dan papi."teriak videonya Rosalinda sehingga Aulia langsung berlari menyambar ponsel milik Nyonya Rosalinda.
"Mami dan Papi dimana?
"Mengapa Mami dan Papi tidak ada di rumah?
"Papi masih sakit kenapa harus pergi-pergi? pertanyaan itu yang langsung dilontarkan oleh Aulia kepada Santika Diandra dengan Arya Wiguna membuat Santika tertawang melihat putrinya yang begitu mengkhawatirkan mereka.
Mami dan Papi saat ini sedang berada di kantor. Mami dan Papi sebentar lagi akan pulang ke rumah. Kamu baik-baik di rumah dan menurut sama oma. ujar Santika Diandra bersama Arya Wiguna di dalam sambungan video call mereka.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓
sambil menunggu karya ini up yuk mampir ke karya teman Emak
__ADS_1