MY HOT DUDA Kesayangan

MY HOT DUDA Kesayangan
BAB 44. BELUM MUHRIM


__ADS_3

Santika Diandra dengan Arya Wiguna bertolak dari kediaman Arya Wiguna menuju rumah utama keluarga Mahendra. Ya beberapa hari belakangan ini, Santika Diandra memilih untuk menemani Khanza Aulia di rumah utama keluarga Arya Wiguna. Karena ia merasa bersalah dengan kejadian yang menimpa Khanza Aulia beberapa hari yang lalu.


Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 35 menit, Arya Wiguna dan Santika Diandra tiba di rumah utama keluarga Mahendra. sedangkan Jam sudah menunjukkan pukul 20.00 malam. Alexander mendengar suara mobil masuk ke area parkiran rumah utama keluarga Mahendra, ia tahu kalau yang datang malam itu Arya Wiguna bersama Santika Diandra.


Petugas keamanan yang ada di sana sudah mengenali mobil milik Arya Wiguna. Sehingga petugas keamanan itu langsung membuka lebar pintu gerbang. Agar mobil milik Arya Wiguna dapat masuk dengan leluasa. Terlihat Santika Diandra sudah turun dari mobil bersama Arya Wiguna. "Kira-kira apa yang ingin kak Alexander bicarakan kepada kita sayang?" tanya Arya Wiguna penasaran.


Santika Diandra menggerdikkan bahunya. karena ia juga tidak mengetahui perihal apa yang ingin dibicarakan Alexander kepada mereka berdua. Setelah berada di teras rumah, Ya Santika Diandra membuka pintu lebar. ia melihat sosok Alexander sedang duduk bersantai di sofa yang ada di ruang tamu.


"Anybody home!" teriak Santika Diandra ciri khas ketika Santika masuk ke dalam rumah. "Kamu seorang wanita. Berperilakulah sebagai seorang wanita. Jangan bertingkah urakan seperti itu. Sebentar lagi kamu sudah menjadi istri orang. Kamu bukan anak kecil lagi yang masih Kakak gendong-gendong ke mana saja." gerutu Alexander ketika mendengar teriakan Santika Diandra masuk ke dalam rumah utama Mahendra.


Santika Diandra hanya nyengir kuda mendengar gerutuan sang kakak. Yang mengatainya tidak anak kecil lagi. Alexander Memberikan nasehat kecil kepada Santika tetapi itu sangat bermakna baginya.


Alexander mempersilahkan Arya Wiguna dan Santika duduk di hadapannya. Sementara sang asisten rumah tangga yang mengetahui kedatangan Santika dan Arya Wiguna, langsung membuatkan minuman untuk disuguhkan kepada Santika dan Arya Wiguna.


"Ada apa Kakak memanggilku dan Mas Arya ke rumah?bukankah kakak yang memintaku untuk tetap memperhatikan Khanza Aulia sampai khanza Aulia benar-benar pulih kembali?" tanya Santika Diandra penasaran.


Alexander menghela nafas berat. Ia tidak langsung menjawab pertanyaan Santika saat itu. Karena berat rasanya mengungkapkan Apa yang sebenarnya dalam isi hati Alexander. Sejujurnya Alexander menginginkan sang adik menikah dengan lelaki yang masih lajang.

__ADS_1


Tetapi jika seorang duda yang menjadi jodoh Santika Diandra, Alexander tidak bisa berbuat apa-apa. Selain merestuinya. alApalagi Santika memilih untuk menikah dengan pria pilihannya.


"Begini Tuan Arya Wiguna, sebelumnya Nyonya Rosalinda datang menemuiku ke kantor Glamour Company. Jujur saya terkejut dengan kehadiran Nyonya Rosalinda di sana. Ia memberitahu segalanya tentang khanza Aulia dan juga tentang anda, yang sangat menyayangi adikku yang cantik ini. Jika memang benar anda mencintai dan menyayangi adikku Santika Diandra, saya ikhlas dan merestui hubungan kalian.


Tetapi jangan sekali-sekali kamu menyia-nyiakan adikku. Saya tidak mengampuni siapa-siapa yang berani menyakiti hatinya. Aku sangat menyayangi Adikku sama seperti menyayangi diriku sendiri. Karena saya yang menjadi pengganti kedua orang tua kami. Maka saya yang akan melindungi adikku dari orang-orang yang berniat menyakiti hatinya.


Jaga adikku, Jangan sakiti dia. Jika kamu tidak menginginkan adikku ini lagi, lebih baik kamu pulangkan saja kepada aku. Daripada kamu menyia-nyiakannya begitu saja." ujar Alexander memberitahu apa yang ada di dalam isi hatinya.


Arya Wiguna akhirnya bernafas lega. Ketika Alexander mengatakan kalau dirinya merestui hubungan Santika Diandra dengan Arya Wiguna. "Terima kasih Kak, Kakak sudah merestui hubungan kami. Semoga hubungan ini langgeng sampai maut memisahkan ." ucap Santika Diandra sambil memeluk sang kakak yang sangat ia sayangi.


Arya Wiguna juga berterima kasih kepada Alexander. Karena akhirnya Alexander merestui hubungan mereka. Ada kebahagiaan tersendiri di hati Alexander mendengar jawaban dari Arya Wiguna. Jawaban yang ditunggu-tunggu oleh Arya Wiguna selama ini.


"Silakan Tuan muda, Nona Santika!" ujar asisten rumah tangga itu mempersilahkan Santika Diandra, Alexander dan Arya Wiguna menikmati minuman yang disuguhkan di sana. Terlihat Santika Diandra mengembangkan senyumnya kepada sang asisten. Membuat sang asisten menatap Santika Diandra dengan tatapan penuh kasih sayang.


Jam sudah menunjukkan pukul 22.00 malam. Kini saatnya Arya wiguna berpamitan kepada Alexander untuk segera kembali ke rumah utama keluarga Arya Wiguna. Terima kasih Kak Alexander, sudah merestui hubungan saya dengan Santika Diandra. Secepatnya lamaran akan dilaksanakan dan Kalau boleh acara pernikahannya dipercepat dan saya tidak ingin menunda-nunda lagi." ujar Arya Wiguna berharap Alexander menyetujui usulannya.


Alexander mengangguk paham. Itu tergantung persiapan kalian. Jika kalian siap, Mengapa tidak?" ucap Alexander meyakinkan Arya Wiguna membuat Arya Wiguna mengembangkan senyumnya. Arya berpamitan kepada Alexander, setelah selesai membicarakan perihal tentang pernikahan yang akan mereka laksanakan. Dan mereka setuju acara pernikahan Santika Diandra dan Arya Wiguna dilaksanakan 3 minggu kedepan.

__ADS_1


Arya Wiguna berlalu meninggalkan rumah utama keluarga Mahendra, menuju rumah utama keluarga Arya Wiguna. Sementara Santika Diandra memilih untuk tetap tinggal di rumah Mahendra. Karena Sudah beberapa hari Santika meninggalkan rumah utama Mahendra. Mengingat Santika haeusn merawat Khanza Aulia di rumah sakit.


Santika yang belum menyadari keberadaan Zahra disana mengerutkan keningnya. Ketika Zahra sudah turun dari lantai dua..


"Zahra kamu disini?" tanya Santika Diandra penasaran. Karena Zahra sama sekali tidak ada.


Ketika Arya Wiguna dan Santika datang dan berbicara panjang lebar kepada Alexander. Alexander hanya terkekeh mendengar tentangnya. "Eh kalian belum muhrim Mengapa kalian tidur di kamar yang sama? "Siapa bilang kami belum muhrim? kami sudah menikah. Tetapi belum melangsungkan acara resepsi pernikahan." ucap Alexander membuat Santika Diandra terhenyak mendengar jawaban Alexander.


Bahkan Alexander menjawabnya dengan tenang dan merasa tidak bersalah. "Maksud kakak apa? Santika tidak paham. Dan semenjak kapan kalian menikah? Mengapa Santika tidak mengetahuinya?" pertanyaan demi pertanyaan dilontarkan oleh Santika Diandra kepada Alexander membuat Alexander hanya mengembangkan senyumnya.


Karena tak kunjung mendapat jawaban yang pasti dari Alexander, Kini Santika Diandra menatap Zahra dengan tatapan tanya. "Katakan Sebenarnya apa yang terjadi? Mengapa kalian menikah tanpa memberitahuku?" Zahra langsung terdiam.


Ia tidak bisa menjawab pertanyaan sang adik ipar yang merupakan sahabatnya sendiri. " Ayo jawab Zahra!" Mengapa kamu diam dan tidak menjawab pertanyaanku? tanya Santika Diandra yang tetap penasaran akan apa yang diungkapkan oleh Alexander kepadanya malam itu.


Bersambung......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏🙏

__ADS_1


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓💓


JANGAN LUPA FOLLOW OUTHOR MORATA KARNA AKAN ADA GIVEAWAY DI SANA AKHIR BULAN


__ADS_2