
Sementara di tempat lain serensa yang saat ini mengalami cacat fisik, akibat hukuman yang dilakukan oleh beberapa anak buah Alexander tampak duduk di sebuah teras rumah mewah milik kedua orang tuanya. Bukan menyesali apa yang sudah ia perbuat kepada Arya Wiguna dengan Santika Diandra.
Justru setelah Serensa mengetahui kalau Santika Diandra dengan Arya Wiguna sedang melakukan perjalanan bulan madu. Ia justru melakukan rencana sesuatu untuk mendapatkan Arya Wiguna kembali. dan ia yakin dengan menggunakan rencana yang sebelumnya, Ia rencanakan akan berhasil.
Bekerja sama dengan Nicholas tidak ada gunanya. Lebih baik aku melakukannya dengan usahaku sendiri. gumam Serensa dalam hati. Sambil langsung menghubungi beberapa anak buahnya.
Di sebuah sekolah internasional terlihat gadis kecil sedang asyik bermain bersama para teman-temannya. Ia tidak menyadari kalau bahaya akan menghampiri. Tampak Aulia sedang bercanda dan bermain petak umpet bersama teman-temannya. Sementara di sisi lain Serensa sudah memberitahu kepada anak buahnya,untuk melakukan tindakan ketika para guru dan petugas keamanan di sana lengah.
Jam pulang Anak sekolah Telah Tiba. sopir pribadi yang biasanya menjemput Aulia pun sudah tiba disana. Menunggu Aulia keluar dari kelasnya. Salah satu anak buah Santika mengalihkan perhatian sopir pribadi itu untuk memperlancar rencana mereka.
Sementara seorang wanita berparas cantik menghampiri guru Aulia yang bertugas di sana. Ia pun mengutarakan niatnya menjemput Aulia. Wanita berparas cantik itu mengaku sebagai tantenya. Sehingga guru Larissa pun percaya kalau wanita berparas cantik itu tante Aulia sendiri. Hingga Larissa pun tidak menaruh curiga kepadanya.
Ketika Aulia dipanggil oleh gurunya untuk segera pulang, karena sudah dijemput oleh seseorang. Aulia pun keluar dari ruang kelasnya wanita berparas cantik itu menghampiri Aulia, lalu ingin membawa Aulia keluar. Tetapi karena Aulia tidak mengenal wanita itu, membuat Aulia tidak percaya begitu saja. Kalau orang yang menjemput dirinya adalah tantenya. Karna Aulia merasa tidak memiliki tante seperti wanita yang berniat menjemput dirinya.
"Aku tidak memiliki tante selain tante Serensa
kamu siapa? Tanya Aulia kepada wanita itu. "Saya tante kamu." ucap wanita itu berusaha meyakinkan Aulia. Tetapi Aulia tidak percaya begitu saja, sehingga wanita itu sedikit kewalahan untuk meyakinkannya. Ketika guru lengah dengan terpaksa wanita itu pun menutup mulut Aulia dengan menggunakan obat bius yang ia taruh di sapu tangan.
Sehingga Aulia pun kehilangan kesadarannya. wanita itu langsung menggendong tubuh Aulia seolah-olah Aulia masih sadar. Ia Pun membawanya masuk ke dalam mobil yang ditumpangi oleh serensa.
" Kau memang wanita yang paling bisa aku andalkan." ucap serensa karena melihat wanita itu berhasil membawa Aulia ke mobil yang mereka tumpangi. Tanpa disadari oleh supir yang biasa menjemput Aulia.
Mobil yang ditumpangi oleh Serensa dan Aulia berlalu dari lingkungan sekolah. Sementara anak buah serensa yang mengalihkan perhatian sang supir masih asik ngobrol bersama sopir pribadi keluarga Wiguna.
__ADS_1
Ia sengaja ditinggalkan disana agar sang sopir tidak menaruh curiga kepada pria itu. Hingga Ia pun melupakan kalau dirinya harus menjemput Aulia ke ruang kelasnya.
"Maaf saya harus menjemput putri dari majikan saya." ucap sopir pribadi keluarga Mahendra masuk ke ruang kelas Aulia dan meminta izin kepada guru yang kebetulan bertugas mengajar di ruang kelas Aulia.
"Maaf bu, saya ingin menjemput Aulia ucap supir pribadi keluarga Wiguna kepada guru yang kebetulan bertugas di sana.
"Menjemput Aulia?
"Bukankah tantenya sudah menjemputnya?
"Tante?
"Iya beberapa menit yang lalu tantenya sudah menjemputnya." ucap Larissa guru yang mengajar di sekolah Aulia.
Sopir pribadi itupun kembali ke rumah utama keluarga Wiguna. Dengan tangan kosong tanpa membawa Aulia bersamanya. kekhawatiran dirasakan seperti ada sesuatu yang terjadi terhadap Aulia. Tetapi ia harus kembali ke rumah terlebih dahulu untuk mencari tahu tentang Aulia. Apakah sudah di rumah atau tidak. Setelah melakukan perjalanan sekitar 20 menit, Ia pun tiba di rumah dan mencari keberadaan Aulia di rumah utama keluarga Wiguna.
Nyonya Rosalinda yang melihat sopir pribadi keluarganya datang tanpa membawa Aulia mengerutkan keningnya. Dimana Aulia? Mengapa kamu tidak pulang bersamanya? bukankah kamu pergi untuk menjemputnya? tanya Nyonya Rosalinda kepada sopir pribadi keluarganya. Gurunya mengatakan kalau ada tantenya yang menjemput Aulia. Tetapi Ketika saya menunjukkan foto serensa Ternyata bukan Serense yang menjemput Aulia." ucap sang sopir panik.
"Bagaimana mungkin seorang wanita menjemput dan mengaku sebagai tantenya Aulia." ucap Nyonya Rosalinda tidak percaya begitu saja. Ia pun akhirnya menghubungi Larissa guru TK yang mengajar di TK internasional school yang lokasinya tidak terlalu jauh dari rumah utama keluarga Wiguna.
Dan Larissa pun menjelaskan kalau Aulia sudah dijemput seorang wanita cantik yang mengaku sebagai tante Aulia. Membuat Nyonya Rosalinda semakin mengkhawatirkan cucunya. "astaga! kalau tidak Serensa yang menjemput Aulia, Terus siapa yang mengaku-ngaku menjadi tantenya Aulia? dan apa rencananya, sehingga membawa Aulia pergi dan tidak kembali ke rumah ini.
Pertanyaan itu yang muncul dibenak Nyonya Rosalinda.
__ADS_1
Ia pun mondar-mandir di depan pintu rumah utama yang berharap Aulia segera kembali. satu jam Setelah sopir pribadi memberikan informasi kalau Aulia sudah dijemput seorang wanita cantik. Tetapi Aulia tak kunjung kembali ke rumah.
Membuat Nyonya Rosalinda semakin khawatir. Ia pun menghubungi nomor ponsel Alexander dan memberitahu apa yang terjadi sehingga Alexander pun terhenyak. Alexander meminta kepada anak buahnya untuk mengurus segalanya.
Karena ia tidak ingin mengganggu Arya Wiguna dan Santika Diandra yang sedang bahagia mengadakan liburan bulan madu Di Skotlandia. Sementara di sisi lain, selain tersenyum bahagia karena dirinya berhasil menculik Aulia.
"Ternyata tidak sulit juga untuk menculik keponakanku sendiri" gumamnya dalam hati sembari memperhatikan wajah sang keponakan yang sedang tidak sadarkan diri Ia baringkan di atas tempat tidur yang berukuran King size. Serasa memberikan bayaran kepada wanita itu wanita yang berhasil membawa Aulia ke hadapannya.
Serensa melemparkan sebuah amplop coklat yang berisikan uang kepada wanita itu.
" Terima kasih bos suatu saat jika membutuhkan bantuanku, segera hubungi aku." ucap wanita itu sambil berlalu dari apartemen milik Serensa.
Serensa bagai wanita psikopat iya mengelus-elus wajah cantik Aulia. Gadis kecil mungil itu tidak mengetahui apa yang terjadi. Serensa memberikan kecupan demi kecupan di wajah cantik gadis kecil itu, yang sedang tertidur karena obat bius yang diberikan oleh anak buah serensa
"Terima kasih kamu sudah ada di dalam dekapanku. Kamu yang akan menjadi alatku agar Ayah kamu bersedia menikah denganku. Serensa bermonolog sendiri menatap gadis kecil itu dengan Tatapan yang sulit diartikan.
"Santika Diandra, sebentar lagi kamu akan menjadi janda. Karena aku yang pantas menjadi pendamping hidup Arya Wiguna. kamu pikir saya akan menyerah untuk merebut Arya darimu? Oh no, itu tidak mungkin. Karena bagi serensa banyak cara menuju Roma.
" Banyak cara untuk mendapatkan Arya Wiguna." ucap serensa Sambil tertawa ngakak. iya merasa bahagia karena Arya Wiguna pasti akan memenuhi persyaratan yang ia berikan. Karena ia mengetahui kalau Arya Wiguna sangat menyayangi Aulia Putri kandungnya bersama Vero.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
__ADS_1
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓