
Minggu sudah berlalu kondisi kesehatan Arya Wiguna sudah semakin. tangannya juga sudah mulai bisa beraktivitas. membuat hati Santika Diandra merasa bahagia. Arya Wiguna sudah merencanakan sesuatu untuk Santika Diandra. tanpa diketahui oleh Santika. Arya Wiguna berniat untuk menikmati bulan madu di salah satu negara yang sama sekali belum pernah dikunjungi oleh Santika Diandra.
Mengingat bulan madu pasangan suami istri yang baru 2 minggu menikah itu, harus tertunda karena kondisi kesehatan Arya Wiguna belum memungkinkan untuk melakukan perjalanan bulan madu." Sayang persiapkan dirimu." ujar Arya Wiguna kepada Santika Diandra membuat Santika Diandra sedikit bingung maksud suaminya meminta dirinya bersiap-siap untuk segera berangkat.
Padahal sebelumnya Arya Wiguna tidak ada menjanjikan sesuatu kepada Santika.
salah satu asisten pribadi Arya Wiguna datang mengetuk pintu kamar yang selama ini ditempati oleh Arya Wiguna dengan Santika setelah pernikahan mereka berlangsung.
Arya membuka pintu itu,karena ia tahu siapa sosok yang menghampirinya pagi itu. Ketika Arya Wiguna membuka pintu kamarnya ternyata tebakan Arya Wiguna tidak salah.
"Maaf Tuan, kalau saya sudah mengganggu waktu Tuan. Tetapi sesuai dengan perintah Tuan, kami sudah mempersiapkan segalanya tinggal menunggu Tuan dan nyonya berangkat sekarang juga." ucap salah satu asisten Arya Wiguna dibalas anggukan dari Arya.
"Kalian Tunggu saja, kami akan segera bersiap." ujar Arya Wiguna sambil berlalu meninggalkan asistennya menghampiri istrinya Santika Diandra. "Sayang apa kamu sudah bersiap? Ayo kita berangkat."
Memangnya kita mau kemana Mas? jangan membuat Santika bingung. Ayo Sayang tidak perlu banyak tanya. "Tunggu dulu, Bagaimana dengan putriku kalau kita pergi begitu saja?" "Aulia ada mami yang menjaga kamu jangan khawatir. Suster juga ada yang membantu mami." sahut Arya Wiguna meyakinkan istrinya kalau Aulia tidak akan rewel jika dirinya meninggalkan pergi berbulan madu.
Terlihat Aulia mengembangkan senyumnya ketika ia datang menghampiri Arya Wiguna dengan Santika. "Mami.... papi...,itu sudah ditunggu oleh asisten papi. lebih baik Mami dan Papi segera bersiap, jangan lama-lama. jika Papi dan Mami kembali membawa oleh-oleh yang membuat Aulia tidak kesepian di sini." ucap Aulia yang membuat Arya Wiguna dan Santika Diandra sontak membulatkan bola matanya mereka.
Karna mereka heran dari mana Aulia tahu mengatakan seperti itu kepada mereka. "Ini pasti ulah Mami. tidak luput dari ulah mami." tebak Arya Wiguna yang mampu membuat Santika Diandra mengembangkan senyumnya membayangkan kalau Nyonya Rosalinda dan Aulia sedang merencanakan sesuatu untuk Santika Diandra dan Arya Wiguna seperti sebelum-sebelumnya.
__ADS_1
Nyonya Rosalinda dan Aulia yang memiliki rencana untuk lebih mendekatkan Arya dengan Santika, dan itu pun mereka lakukan akhirnya berhasil mempersatukan Arya dengan Santika Diandra.
Santika dan Arya Wiguna berpamitan kepada Nyonya Rosalinda. Mami Titip Aulia tidak apa-apa kan kali ini kami merepotkan Mami lagi?" tanya Arya Wiguna sambil mengedipkan matanya ke arah Nyonya Rosalinda
"Tidak perlu berbasa-basi seperti itu. Cepatlah berangkat jet pribadi sudah disiapkan anak buahmu. Dan bawa oleh-oleh yang begitu berharga untuk mami yang dapat meramaikan rumah ini agar ada yang menemani Aulia bermain.
Tidak hanya Mami yang menjadi anak kecil teman bermain Aulia. " ucap Nyonya Rosalinda membuat Arya Wiguna menggelengkan kepalanya. Santika Diandra memberi salam kepada Nyonya Rosalinda. sesungguhnya ia sangat berat meninggalkan Aulia, karena ia pasti sangat merindukan Putri kecilnya itu.
Tetapi ia juga ingin membahagiakan suaminya ,setelah dua minggu berlalu acara pernikahan mereka berlangsung, Arya Wiguna sudah merasa dirinya menjadi seorang pecundang, akibat belum membobol tembok pertahanan Santika Diandra.
Padahal usia pernikahan mereka sudah dua minggu. Santika melambaikan tangannya setelah memberikan kecupan hangat ke wajah cantik Putri kecilnya. Mobil itu membawa Arya Wiguna dengan Santika Diandra berlalu dari rumah utama keluarga Wiguna.
Yang mana kota Skotlandia Santika belum pernah menginjakkan kaki di sana. Hingga Arya Wiguna ingin memberikan sesuatu yang baru kepada istrinya. "Mas sebenarnya kita mau ke mana sih? tanya Santika Diandra yang belum mengetahui tempat tujuan mereka.
"Nanti juga kamu tahu sayang, liburan bulan madu kita tertunda beberapa minggu yang lalu. Sekarang saatnya kita pergi berbulan madu tentunya tempatnya tidak akan mengecewakan kamu." ucap Arya Wiguna berharap Santika tidak akan kecewa Arya Wiguna membawanya ke kota Skotlandia.
Sekitar 15 jam di dalam pesawat, jet pribadi milik Arya Wiguna akhirnya mereka tiba di bandara Glasgow Skotlandia Betharia raya. tampak Santika terhenyak ketika melihat dirinya sudah berada di kota yang berbeda. kota yang sama sekali belum pernah dijalani oleh Santika Diandra.
"Mas kau membawaku kesini?
__ADS_1
"iya Sayang, apa kamu menyukainya?
"Tentu Santika menyukainya Mas. apa Mas mengetahui sebelumnya Santika juga ingin merencanakan liburan ke kota ini. Tetapi sebelum Santika mengutarakan keinginan Santika Mas sudah lebih dulu membawa Santika kesini."ucap Santika sambil langsung memberikan kecupan hangat di wajah tampan suaminya.
Kini mereka sudah turun dari jet pribadi milik Arya Wiguna. Terlihat beberapa orang pria bertubuh kekar dan berpakaian serba hitam sudah datang menghampiri keduanya. Santika tampak bingung melihat para pria itu datang memberi hormat kepada Arya Wiguna. iya belum mengetahui kalau bisnis Arya Wiguna sudah mendunia sampai ke Skotlandia.
"Selamat datang tuan Arya!"siapa beberapa orang pria bertubuh kekar itu sambil membungkukkan tubuh mereka. tapak Arya hanya mengembangkan senyumnya lalu berjalan mendahului para pria itu. para pria yang bertubuh kekar itu mengikuti Arya Wiguna dan Santika dari belakang.
Ketika mereka sudah keluar dari bandara. terlihat 4 orang yang berpakaian yang sama sudah menunggu di luar mobil. ketika keempat orang itu melihat kehadiran Arya Wiguna dengan Santika Diandra di sana dengan terburu-buru mereka membuka pintu mobil. Agar Arya Wiguna lebih leluasa masuk ke dalam mobil bersama Santika Diandra.
Satu mobil di bagian belakang ditumpangi oleh empat orang anak buah Arya Wiguna. di tengah Arya Wiguna dengan Santika deandra dikawal dengan dua orang di dalamnya. Satu mobil di bagian depan untuk mengawal perjalanan Arya Wiguna dengan Santika Diandra sampai ke tempat tujuan. Setelah barang bawaan Santika Diandra dengan Arya Wiguna sudah dimasukkan ke dalam mobil.
Mobil yang ditumpangi oleh Arya Wiguna dan Santika Diandra meninggalkan bandara Glasgow menuju penginapan di mana asisten Arya Wiguna sudah mempersiapkannya untuk Arya Wiguna dengan Santika Diandra.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓
__ADS_1