MY HOT DUDA Kesayangan

MY HOT DUDA Kesayangan
BAB 86. INGATAN KEMBALI


__ADS_3

Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 30 menit melewati jalanan ibukota, Mereka pun akhirnya tiba di bawah jembatan layang di mana di bawah jembatan layang itu, banyak anak-anak jalanan yang mengais rezeki dengan berbeda-beda cara. Ada yang mengamen, ada yang berjual koran ada yang mencari barang rongsokan, bahkan ada yang mengemis.


Ketika mobil yang ditumpangi Arya Wiguna, dan Santika Diandra Begitu juga dengan Aulia tiba disana, Santika Diandra turun. Sementara Arya Wiguna dan Aulia masih tetap saja berada di dalam mobil.


"Adik-adik! teriak Santika Diandra memanggil para anak jalanan yang sering ia santunin di sana.


"Kak Santika!" teriak beberapa anak anak kecil sekitar usia 5 tahun sampai 8 tahun menghampiri Santika Diandra.


"Kakak Dari mana saja Mengapa tidak pernah datang lagi ke sini? kami sangat merindukanmu Kak." ucap salah satu bocah kecil yang selalu merindukan Santika.


"Maafin Kakak, untuk saat ini kakak tidak bisa seperti dulu lagi menjenguk kalian, kemari tetapi Kakak berjanji akan selalu berusaha menyempatkan waktu untuk bertemu dengan kalian. ucap Santika Diandra meminta kepada anak lainnya untuk memanggil mereka menghampiri Santika Diandra. teman-teman anak jalanan lainnya pun datang menghampiri Santika Diandra yang sudah biasa mendapatkan perhatian dari Santika.


Aulia dan Arya Wiguna keluar dari mobil yang mereka tumpangi, menatap anak-anak jalanan yang kurang beruntung. Aulia menatap satu persatu anak jalanan itu memberi salam kepada mereka. Sementara Arya Wiguna hanya memperhatikan interaksi Santika Diandra dengan anak-anak jalanan itu yang terlihat begitu dekat kepada mereka.


Kini giliran Santika Diandra memberikan santunan kepada anak-anak jalanan itu sebelumnya Santika Diandra sudah meminta Arya Wiguna dan sopir pribadi Wiguna untuk mempersiapkan makanan dan juga bingkisan kepada anak-anak untuk dapat membantu keperluan anak-anak jalanan itu.


"Kalian sudah pada makan belum? teriak Santika Diandra kepada anak-anak jalanan. "Belum Kak!" sahut anak-anak jalanan itu kompak yang mampu membuat Santika Diandra tertawa. Santika Diandra meminta Aulia untuk membantu dirinya membagikan makanan yang mereka bawa sebelumnya.


Santika mengangkat makanan itu dan membagi-baginya satu persatu. Arya Wiguna juga tidak tinggal diam, Ia juga melakukan hal yang sama membagi-bagikan makanan yang mereka bawa sebelumnya. Aulia tampak bahagia dapat berbagi kepada teman-teman anak jalanan yang kurang beruntung.

__ADS_1


Tiba-tiba saja air mengalir begitu deras di wajah cantik Aulia, yang entah mengapa dirinya bisa tersentuh hatinya ketika melihat anak-anak jalanan itu. satu pelajaran yang berarti buat Aulia untuk tetap bersyukur atas apa yang ia dapatkan selama ini. Satu anak kecil berusia 5 tahun datang menghampiri Aulia. Kakak cantik, Terima kasih sudah menjenguk Dilan


Dilan bahagia melihat Kakak cantik datang menghampiri Dilan kesini. Doakan Dilan supaya sehat-sehat dan baik saja di jalanan ini." ucap bocah kecil berjenis lelaki itu menghampiri Aulia sambil menghapus air mata Aulia. Terasa dekat rasanya melihat anak-anak jalanan itu datang menghampiri Aulia. " Papi Arya.....! Panggil Aulia sambil memeluk Arya Wiguna, yang mampu membuat Arya Wiguna melihat Aulia dapat memanggil nama Arya Wiguna.


Terima kasih Mami, Santika Diandra sudah sabar merawat Aulia selama ini kini. Aulia sudah dapat mengingat kembali memori memori yang sudah kita lewati." ucap Aulia yang mampu membuat Santika Diandra terkejut, mendengar apa yang diucapkan putrinya.


Rasa trauma Aulia, kini bangkit dan langsung memeluk Santika Diandra. karena dirinya merasa ketakutan Serasa akan datang kembali untuk menyakiti dirinya. Bocah kecil Dilan kembali datang menghampiri Aulia. "Kakak cantik, tidak ada yang akan menyakitimu disini. akan ada Dilan yang menjagamu.


Dilan akan melawan orang-orang jahat yang ingin menyakitimu. percayalah Kakak cantik." ucap Dilan dengan nada suara bocah kecil membuat Aulia langsung terdiam menatap bocah kecil lelaki itu, yang tidak ada merasa takut sedikitpun di luaran walaupun hidupnya gelandangan. Menatap anak-anak jalanan itu Arya Wiguna seolah tidak tega melihatnya. Ia pun memiliki rencana untuk menampung anak-anak jalanan itu, di sebuah panti asuhan. Ia ingin membangun panti asuhan agar anak-anak jalanan itu terurus dan dapat dilindungi.


Rasa Bahagia Santika Diandra mendengar Aulia, kalau ingatan Aulia kembali pulih membuat dirinya begitu bersyukur. Itu artinya Allah mengabulkan doa-doa anak jalanan itu, karena Santika Diandra meminta doa kepada anak-anak jalanan untuk mendoakan Aulia agar cepat pulih kembali.


Setelah membagi-bagikan makan siang untuk anak-anak jalanan itu, kini giliran mereka mendapatkan bingkisan. Setidaknya mereka dapat menggunakannya sehari-hari. Aulia ,Santika Diandra dan Arya Wiguna pun membagikan bingkisan satu persatu kepada anak-anak jalanan itu. Hingga membuat anak anak jalanan itu pun bersorak kegirangan.


Bahkan Santika Diandra juga menyempatkan waktunya untuk mengajari anak-anak jalanan mengenal huruf yang belum mengetahui sama sekali, agar anak-anak jalanan itu dapat membaca dan tidak terlalu bodoh di kehidupannya sehari-hari.


Hari sudah menjelang sore,kini Santika Diandra ingin segera berpamitan kepada anak-anak jalanan itu untuk segera kembali ke rumah. "cukup dulu sampai di sini hari ini, lain kali Kakak akan datang lagi kesini, membawa makanan yang enak-enak. doakan kakak dan keluarga sehat-sehat semua dan kakak juga akan mendoakan Kalian sehat.


Kalian juga harus jangan bandel, Ingat pesan kakak tidak boleh mencuri. Sekalipun kita kekurangan jangan mencuri. lebih baik diminta daripada mencuri." ujar Santika Diandra meminta kepada anak-anak jalanan itu untuk tetap menjaga diri agar tidak melakukan kejahatan.

__ADS_1


Sungguh penajaran yang berarti bagi Arya Wiguna berbagi dengan sesama, membantu orang-orang yang tidak mampu nikmat. Ia benar-benar bersyukur memiliki istri yang begitu baik sederhana dan juga dermawan.


Setelah berpamitan kepada anak-anak jalanan itu, kini Santika Diandra, Arya Wiguna dan juga Aulia berlalu dari sana. santika Diandra terus memeluk putrinya karena sepertinya Aulia masih trauma mengingat Apa yang dilakukan serensa kepadanya.


"Jangan khawatir, ada mami ada Papi ada oma dan yang lainnya, menjaga kamu." ucap Santika Diandra berharap agar Aulia tidak mengalami trauma atas apa yang terjadi kepadanya Beberapa bulan yang lalu.


Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 30 menit mereka akhirnya tiba di rumah tampak Nyonya Rosalinda sudah menunggu ketiganya di rumah. "Bagaimana apa semuanya berjalan dengan lancar?" tanya Nyonya Rosalinda ketika melihat Santika Diandra, Aulia dan Arya Wiguna sudah tiba di rumah.


"Oma Rosalinda...!" teriak Aulia yang mampu membuat Nyonya Rosalinda terhenyak karena Aulia dapat mengingat nama Nyonya Rosalinda. Nyonya Rosalinda menatap Santika Diandra pertanda dirinya menanyakan hal yang diucapkan oleh Aulia. Dan Santika Diandra menganggukkan kepalanya pertanda Aulia sudah mengingat memori di masa lalu.


Hal itu membuat Nyonya Rosalinda begitu bahagia, Ia pun langsung meraih tubuh cucu kesayangannya dan menghujani wajah cantik Aulia dan dengan kecupan demi kecupan. "Terima kasih ya Allah, engkau telah mengabulkan doa-doa kami ." ucap Nyonya Rosalinda merasa bersyukur atas pemulihan ingatan Aulia kembali.


Untuk memulihkan rasa trauma yang dialami oleh Aulia, Santika Diandra dan Arya Wiguna memutuskan untuk berkonsultasi kepada dokter psikiater, bukan berarti membawa Aulia kespiater mengira kalau Aulia itu stress melainkan untuk mengetahui perkembangan traumatis yang dialami oleh Aulia.


Beberapa kali berkonsultasi dengan dokter psikiater, kini kondisi Aulia sudah semakin membaik. Selain berkonsultasi dengan dokter psikiater, Aulia juga berkonsultasi kepada dokter yang selama ini menangani Aulia. Dan dokter pun memastikan kalau kondisi Aulia sudah pulih kembali dan akan baik-baik saja, jika tidak terulang lagi kejadian yang sama seperti yang dialami oleh Aulia di Beberapa bulan yang lalu.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏

__ADS_1


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


__ADS_2