MY HOT DUDA Kesayangan

MY HOT DUDA Kesayangan
BAB.45 NIKAH DADAKAN


__ADS_3

Zahra sama sekali tidak menjawab pertanyaan Santika Diandra . Membuat Santika sedikit kesal melihat kedua umat manusia yang ada di hadapannya. Tetapi Zahra tidak mampu menatap Santika Diandra. sepertinya Zahra merasa bersalah kepada Santika membuat Santika semakin penasaran.


Katakan yang sebenarnya Mengapa kalian menikah dadakan tanpa Santika Diandra ketahui? Alexander mengembangkan senyumnya menatap Santika Diandra dengan Tatapan yang sulit diartikan. "Menjawab Santika tidak cukup hanya senyuman Kak.


jujur Santika kecewa kepada kakak. Kakak menikah tanpa memberitahu Santika. Santika komplain karena Alexander tidak memberitahu akad nikah Zahra dengan Alexander.


flash back


Malam hari sudah tiba. Ketika Alexander dan Zahra berada di rumah utama keluarga Mahendra. Sekitar Tiga hari yang lalu. Zahra berniat untuk kembali ke rumah kedua orang tuanya malam itu. Dengan dihantarkan oleh Alexander. Tetapi tiba-tiba hujan badai, petir menggema membuat setiap orang akan merasa ketakutan jika keluar rumah pada malam hari itu.


Sehingga Alexander meminta kepada Zahra untuk menginap di rumah utama keluarga Mahendra. Suasana yang mengizinkan membuat kedua si Jolie itu larut dalam suasana. Zahra memilih menginap di kamar tamu. Tetapi Alexander yang merasa kesepian malam itu menghampiri Zahra di kamar tamu.


Tok.....


Tok....


Tok...


Suara ketukan pintu kamar tamu terdengar jelas ditelinga Zahra. Zahra yang belum memejamkan matanya bangkit berdiri membuka pintu untuk mengetahui siapa sosok yang mengetuk pintu kamar tamu itu.


Ketika Zahra membuka pintu kamar tamu terlihat.Pria yang sangat ia cintai Alexander yang menghampiri dirinya.


"loh mas Kenapa belum tidur? padahal ini sudah pukul23.00 malam." ucap Zahra mengingatkan Alexander Kalau malam itu sudah sewajarnya untuk istirahat dan memejamkan mata.

__ADS_1


"Mas tidak bisa tidur. Mas kesepian di Kamar." ucap Alexander. Padahal Alexander sudah terbiasa tidur sendiri. Entah mengapa Alexander ingin sekali malam itu menemui Zahra di kamar tamu. "Boleh aku masuk?" tanya Alexander meminta izin kepada Zahra berharap Zahra mengizinkan dirinya masuk ke kamar tamu.


Zahra menganggukkan kepalanya. lalu Alexander masuk ke dalam kamar. Tubuhku terasa pegal, hingga aku tidak bisa memejamkan mataku. Bolehkah kamu membantuku saat ini sayang?" tanya Alexander memohon kepada Zahra untuk membantu dirinya.


"Apa yang bisa Zahra bantu Mas?" tanya Zahra sambil mendekati Alexander. Alexander meminta kepada Zahra untuk sekedar memijat bagian punggungnya. Karena ia merasa bagian punggungnya agak kebas dan sulit untuk digerakkan.


Zahra tanpa berpikir panjang, Ia pun melakukan apa yang diminta oleh Alexander malam itu. Hingga Alexander merasakan sesuatu getarannya cukup hebat di tubuhnya. Ketika pijatan Zahra yang lembut membuat Alexander merasakan sesuatu yang luar biasa di tubuhnya


Alexander langsung meraih tubuh Zahra ke pelukannya. lalu ia mengecup bibir manis wanita yang ada bersamanya di dalam kamar. Zahra menikmati kecupan itu, hingga Zahra pun membalas kecupan yang diberikan Alexander kepadanya. Perlahan kecupan itu semakin mendalam. Hingga lidah kedua insan itu saling bersahutan di sana.


Perlahan demi perlahan Zahra menikmati sentuhan dari Alexander. Begitu juga dengan Alexander yang menikmati sentuhan dari Zahra. Mereka benar-benar larut dalam keadaan. Tangan Alexander sudah mulai menjalar ke bagian gunung kembar Zahra hingga Zahra pun mengeluarkan de$@hannya.


Karena ia sudah tidak merasa tahan lagi akan gerakan demi gerakan yang dilakukan Alexander, hingga Zahra pun pasrah malam itu


Membuat Alexander merasakan sensasi yang sangat luar biasa. Apalagi Adik kecil milik Alexander sudah lancang depan ketika melihat tubuh mulus milik Zahra. Hingga ketika kain yang melekat di tubuh Zahra terlepas begitu saja, entah kapan Alexander melepaskannya mereka sudah tidak menyadari lagi.


Hingga Alexander terlepas kendali. Begitu juga dengan Zahra Mereka pun larut dalam keadaan. Hingga kedua insan itu melakukan hal selayaknya suami istri. Mereka sama-sama merasakan dan menikmati permainan malam itu.


Tetapi ketika permainan panas itu telah usai, Zahra menyadari kalau hubungannya dengan Alexander belum ada ikatan pernikahan. Membuat Zahra Langsung menangis. Karena sudah memberikan harta yang paling berharga miliknya kepada Alexander dan Alexander juga sudah merasakan itu segalanya. Kalau Alexander yang merenggut kesucian Zahra.


Hal itu membuat Alexander merasa bersalah kepada Zahra. Dan Alexander pun berjanji kepada Zahra untuk segera menikahinya dan bertanggung jawab akan apa yang sudah mereka lakukan malam itu.


Hingga keesokan paginya, Alexander meminta kepada salah satu asistennya untuk mengatur pernikahannya hari itu juga. Dan saat itu juga Zahra dan Alexander bertolak ke rumah kedua orang tua Zahra. Agar orang tua Zahra menikahkan mereka saat itu, setelah Pak penghulu datang di sana dan akad nikah pun dilaksanakan saat itu juga. Di rumah kedua orang tua Zahra.

__ADS_1


Sejujurnya kedua orang tua Zahra terkejut mendengar keputusan putrinya yang ingin menikah secara tiba-tiba kepada Alexander. Tetapi Alexander berusaha untuk menjelaskan segalanya kepada kedua orang tua Zahra, dan berjanji akan melaksanakan acara resepsi pernikahan Setelah semuanya diurus oleh asisten Alexander. Alexander juga berjanji akan membahagiakan Zahra.


****


Alexander sengaja menyetujui pernikahan Santika Diandra dengan Arya Wiguna 3 minggu kedepan. Karena Alexander akan melangsungkan acara resepsi pernikahan nya dengan Zahra satu minggu yang akan datang.


"Tidak perlu kamu pikirkan adikku sayang, yang pasti pernikahan kamu akan kita laksanakan tiga minggu ke depan. Dan kamu juga harus mempersiapkan diri satu minggu ke depan ini. Kamu harus mempercantik diri agar Kamu terlihat cantik di depan kolega bisnis kita. Karena acara resepsi pernikahan Kakak dengan kakak ipar kamu akan dilaksanakan satu minggu ke depan." ucap Alexander kepada Santika Diandra dibalas tatapan tajam dari Santika.


Sementara Zahra hanya terus menunduk seolah tidak berani menatap Santika Diandra. melihat sang sahabat, sekaligus saat ini sudah sah menjadi kakak iparnya. Santika Diandra mengembangkan senyumnya lalu Santika bangkit dari tempat duduknya dan mengangkat dagu sahabatnya itu.


"Hei kakak ipar !" Mengapa menunduk seperti itu? Aku tidak memakan manusia. Kau sahabatku yang sekarang sudah sah menjadi kakak iparku. Mulai saat ini kau kakak iparku dan aku adik ipar Mu. Mudah-mudahan ke depannya hubungan kita semakin dekat.


Sebelumnya memang hubungan kita sudah sangat dekat. Tetapi ketika Kakak sudah menjadi kakak iparku saat ini, hubungan kita akan semakin erat lagi. Dan untuk sekarang Santika bernafas lega. Karena sosok kakak iparku yang ditunggu-tunggu oleh Kakak Alexander selama kurang lebih 38 tahun melajang, akhirnya menempatkan hatinya untuk kakak ipar Zahra yang merupakan sahabatku sendiri." ucap Santika merasa bahagia mendapat kakak ipar sahabatnya sendiri.


Zahra mengembangkan senyumnya. Ternyata Santika Diandra menyetujui hubungannya dengan Alexander. Kedua wanita itu saling berpelukan disana. Membuat Alexander mengembangkan senyumnya menatap Zahra dan Santika Diandra secara bergantian.


Bersambung......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓💓


JANGAN LUPA FOLLOW OUTHOR MORATA KARNA AKAN ADA GIVEAWAY DI SANA AKHIR BULAN

__ADS_1


__ADS_2