MY HOT DUDA Kesayangan

MY HOT DUDA Kesayangan
BAB.61 TANGIS SANTIKA


__ADS_3

Ketika Arya Wiguna sudah Tiba di ruang pemeriksaan, tampak dokter dan suster tidak mengizinkan Santika Diandra masuk ke ruang pemeriksaan. Padahal Santika Diandra ingin sekali memperhatikan suaminya. di dalam ruang pemeriksaan.


Dokter yang bertugas menangani Arya Wiguna saat ini. langsung meminta suster agar mempersiapkan ruang operasi. Karena Arya Wiguna harus segera dilakukan tindakan operasi mengeluarkan peluru yang bersambung di tangannya. di luar ruang operasi Santika terus menangis meratapi nasibnya. Padahal rencana pernikahan mereka tinggal menghitung hari.


Tetapi ia mendapat kenyataan pahit. Calon suaminya harus berjuang menahan rasa sakit yang ia rasakan akibat ulah dari mantan kekasih Santika Diandra sendiri. Membuat Santika Diandra merasa bersalah terhadap Arya Wiguna. Santika Diandra menghubungi Alexander yang sedang mengadakan perjalanan bulan madu bersama sahabatnya Zahra.


Kring.....


Kring.....


Kring.....suara deringan ponsel milik Alexander terdengar jelas di telinganya. ia menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya agar sambungan telepon selulernya tersambung kepada Santika Diandra. Setelah sambungan telepon selulernya tersambung Alexander,ia terkejut mendengar suara tangis adik kesayangannya itu.


"Ada apa adikku sayang Mengapa kamu menangis? tanya Alexander panik karena mendengar suara tangis adiknya Santika Diandra.


"jangan menangis coba jelaskan kepada kakak.


"Santika tidak mau tahu kakak harus pulang sekarang. Mas Arya Wiguna sekarang berada di rumah sakit akibat ulah Nicholas dan wanita iblis yang bersamanya.


Mendengar nama Nicholas disebut, darah Alexander mendidih apalagi ketika mendengar penjelasan Santika Diandra Kalau Arya saat ini harus menjalani operasi akibat kelakuan Nicholas dengan wanita yang terobsesi kepada Arya Wiguna.

__ADS_1


Alexander merasa tidak tega mendengar suara tangisan adiknya. Ia meminta kepada Zahra untuk segera mempersiapkan diri agar mereka segera kembali ke tanah air. Padahal masih ada dua hari lagi waktu liburan bulan madu mereka di sana. Tetapi karena Alexander tiba-tiba mendapat sambungan telepon seluler dari Santika Diandra, Ia pun memutuskan untuk segera kembali ke tanah air.


Zahra yang tidak mengetahui permasalahan yang terjadi dihadapi oleh Santika Diandra, bertanya kepada Alexander Mengapa tiba-tiba Alexander memutuskan untuk segera kembali ke tanah air. "Memangnya kenapa mas, kok kita tiba-tiba pulang?" bukannya kita ada waktu dua hari lagi liburan di sini? tanya Zahra penasaran.


Santika Diandra baru saja menghubungi Mas. Ia terus menangis histeris di dalam sambungan telepon selulernya. Hari pernikahan Santika Diandra sudah tinggal menghitung hari. Tetapi saat ini kondisi Arya Wiguna berada di rumah sakit, akibat ulah Nicolas bersama seorang wanita yang terobsesi kepada Arya Wiguna. Mereka bekerja sama untuk menghancurkan rencana pernikahan Santika Diandra dengan Arya Wiguna." ucap Alexander memberitahu kepada Zahra apa alasan mengapa tiba-tiba Alexander memutuskan untuk segera kembali ke tanah air.


Zahra mengangguk paham. lalu ia pun membereskan barang bawaan mereka agar mereka segera kembali ke tanah air. Sementara Alexander menghubungi anak buahnya untuk mempersiapkan jet pribadi yang akan mereka gunakan.


Sekitar satu jam kemudian, anak buah Alexander kembali menghubunginya dan mengatakan kalau jet pribadi yang akan mereka gunakan untuk kembali ke tanah air sudah siap diterbangkan.


Mereka berlalu dari hotel, dimana mereka menginap selama mengadakan perjalanan bulan madu di sana. Di negara yang selama ini diimpikan oleh Zahra. Setelah melakukan perjalanan kurang lebih satu jam dari hotel tempat mereka menginap, kini Alexander dan Zahra sudah tiba di bandara.


Sementara di tempat lain Santika Diandra masih saja mondar-mandir di depan ruang operasi, menunggu Arya Wiguna selesai ditangani oleh tim medis yang bertugas menangani Arya Wiguna.


Salah satu suster keluar dari ruang operasi tampak Santika di antara langsung berlari menghampiri Suster itu untuk sekedar bertanya Bagaimana kondisi arya Wiguna saat ini.


"Bagaimana kondisi calon suami saya suster? apa dia baik-baik saja?" tanya Santika Diandra khawatir.


"Maaf Bu, Kami belum bisa memastikan kami hanya baru bisa berhasil mengeluarkan peluru yang ada di tangan Tuan Arya Wiguna."

__ADS_1


Tetapi untuk kondisinya saat ini, masih lemah. Denyut jantungnya juga masih lemah. apalagi Sepertinya di bagian kepala Tuan Arya Wiguna terdapat benturan yang cukup hebat kita tunggu saja setelah beberapa jam kemudian apakah Tuan Arya Wiguna sudah sadar atau tidak. Jika tidak sadar, kita harus segera melakukan tindakan operasi." ujar Suster itu yang belum dapat memastikan kondisi kesehatan Arya berguna.


"Maaf saya harus tinggalkan dulu karena saya ingin mengambil persediaan darah yang ada untuk persiapan kepada Tuan Arya Wiguna." ucap suster itu sambil langsung berlalu meninggalkan Santika Diandra.


"Aku tidak akan mengampunimu Nicholas dan kamu juga wanita iblis! Aku tidak akan mengampuni kalian semua. Lihat saja sebentar lagi kakakku akan kembali." teriak Santika Diandra, karena membayangkan Bagaimana caranya Nicholas menyiksa calon suaminya lelaki yang mampu membuat Santika move on dari Nicholas.


Santika Diandra belum mampu menghubungi Nyonya Rosalinda. Karena ia khawatir Nyonya Rosalinda akan histeris dan kondisi kesehatannya akan drop. Setelah satu jam kemudian, dokter yang menangani Arya Wiguna pun keluar dari ruang operasi.


Santika Diandra kembali menghampiri dokter itu, setelah sebelumnya ia berbicara kepada suster yang membantu dokter itu menangani Arya Wiguna." Dokter, Bagaimana kondisi calon suami saya dokter? apa dia baik-baik saja?" tanya Santika Diandra kepada dokter ahli di bidangnya yang menangani Arya Wiguna.


"Alhamdulillah operasinya berjalan dengan lancar, kita tunggu saja Tuan Arya Wiguna sadar dan kita akan melakukan pemeriksaan kembali, jika Pak Arya Wiguna belum sadarkan diri dalam waktu 2 jam ke depan." ucap dokter itu dibalas anggukan dari Santika Diandra. Santika Diandra sudah tidak sabar lagi ingin segera masuk menghampiri suaminya. Yang masih berada di ruang operasi.


"Mas kamu harus segera sembuh. Apa kau tidak ingat janji kamu yang ingin menikahi Santika. Tolong jangan membuatku sedih mas." ucap Santika Diandra


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓

__ADS_1


__ADS_2