
Karena mereka mengetahui siapa sosok Arya Wiguna di sana. "Mas Sepertinya kita mendapatkan pelayanan khusus mulai dari hotel dan restoran ini apa mereka sudah mengenali mas? atau mas sudah sering ke sini? tanya Santika Diandra penuh selidik. Arya Wiguna mengembangkan senyumnya menatap istrinya. Karena istrinya menaruh curiga kepadanya.
Tentu Mas sering kemari, karena ini salah satu Hotel milik my uncle ,ayahnya Bastian. Dan di dalam hotel ini ada saham kita sayang. "Ucap Arya Wiguna membuat Santika Diandra merasa bingung sebanyak dan Sebesar apa kekayaan suaminya. Ia sama sekali tidak mengetahuinya.
Keluarga Mahendra dan keluarga Wiguna sama-sama memiliki potensi yang kuat di dalam dunia bisnis. Tetapi diantara mereka tidak pernah merasa bersaing karena bisnis yang digeluti mereka berbeda-beda.
"Jadi Bastian itu adik sepupu mas? tanya Santika Diandra kepada Arya Wiguna sekolah dirinya tidak percaya. kalau Bastian merupakan adik sepupu Arya Wiguna. Arya Wiguna dan Santika Diandra. Tidak ingin melewatkan momen perjalananmu dan madu mereka dari tempat-tempat wisata yang indah Di Skotlandia.
Arya Wiguna sudah mengatur perjalanan wisata ke objek-objek wisata yang terkenal di daerah Skotlandia. Termasuk kota Glasgow dan tempat wisata lainnya. Tampak Santika Diandra begitu bahagia ketika dirinya.
Tidak lupa Arya Wiguna juga membawa Santika diandra ke lsle of Skye ( langit) merupakan pulau cantik yang terletak di ujung utara gugusan Pulau inner hebrides, Skotlandia. Pulau ini termasuk dalam wilayah administrasi highland council . Skye juga merupakan pulau terbesar di gugusan inner hebrides.
Wilayah semenanjung Pulau diwarnai oleh rangkaian pegunungan cuillins dengan tebing-tebing berbatu yang memiliki pemandangan yang menakjubkan. Hingga membuat Santika Diandra begitu takjub melihat keindahan alam ciptaan Tuhan yang ada disana. Ia merasa bahagia akhirnya dapat menginjakkan kaki ke sana.
Apalagi letaknya jauh di wilayah Utara bumi. Skye memiliki iklim lembab, basah membuat hati Santika begitu sejuk dan damai memandang pemandangan yang indah di sana.
Tak lupa Arya Wiguna juga membawa istri yang sangat ia cintai ke Edinburg yang merupakan ibukota negara bagian Skotlandia. yang letaknya tepat di wilayah lothian, di pesisir selatan muara sungai Forth. Edinburg merupakan kota terbesar kedua di Skotlandia setelah Glasgow.
Arya Wiguna tidak ingin membuat istrinya kecewa. Ia ingin membuat Santika Diandra benar-benar puas liburan bulan madu Di Skotlandia. "Mas kau tau tidak? jika ada yang bertanya siapa wanita yang paling bahagia di dunia ini, itu pasti Santika." ucap santika ketika mereka sudah kembali ke hotel, dimana kedua pengantin baru itu menginap.
Benarkah sayang?
"Iya mas, Santika sangat bahagia sekali. ucap Santika Diandra kepada Arya Wiguna sambil mengalungkan tangannya di jenjang oleh suaminya. Arya Wiguna menatap Santika Diandra dengan tatapan penuh cinta. Ia Bun memberikan kecupan hangat di bibir beranum istrinya.
Membuat Santika Diandra mengembangkan senyumnya melihat sikap romantis Suaminya.
__ADS_1
"Santika tidak menyangka. Ternyata suami Santika yang duda ini memiliki sisi romantis.
"Memangnya kalau duda tidak bisa romantis?
Santika mengembangkan senyumnya. lalu ia pun memberikan kecupan hangat di bibir suaminya. Mendapat kecupan tiba-tiba dari Santika Diandra. Arya memanfaatkan situasi.
"Suami yang tampan nanti saja kita lanjutkan lagi. Tubuhku sudah terasa gerah ingin langsung mengguyur tubuhku dengan air yang ada di kamar mandi." ucap Santika Diandra kepada Arya Wiguna.
Ada kebahagiaan tersendiri di hati Santika . Ketika perjalanan mereka begitu menyenangkan dan pengalaman terbaru buat Santika. Karena sebelumnya Yuli sama sekali belum pernah melakukan perjalanan ke Skotlandia.
"Mas sepertinya Santika sudah lapar. Lebih baik kita pesan makanan dari luar saja deh.Tidak perlu pergi ke resto. Kita makan di kamar saja." ujar Santika sambil mengembangkan senyumnya menatap Arya dengan tatapan penuh arti. Santika memilih makan di kamar, Karena ia merasa sedikit lelah setelah satu harian bepergian menikmati objek wisata yang ada di Skotlandia.
"Ya sudah tidak masalah Sayang, lebih baik kita langsung pesan makanan saja. Mas juga sudah gerah dan langsung ingin mandi." ucap Arya Wiguna sambil berlalu masuk ke kamar mandi. Ketika Arya berada di kamar mandi, Santika pun memesan makanan berharap. Setelah selesai membersihkan diri mereka langsung dapat menikmati menu makanan yang sudah Santika pesan.
Setelah selesai melakukan ritual mandinya, Arya pun keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk yang dililitkan di pinggangnya. Ketika Arya sudah keluar, giliran Santika yang ingin membersihkan diri.
Santika sama sekali tidak tahu kalau saat itu suaminya belum menggunakan pakaian, hanya saja menggunakan handuk yang dililitkan di tubuhnya setelah keluar dari kamar mandi.
Santika keluar dari kamar mandi, setelah selesai melakukan ritual mandinya.Ia ingin langsung menggunakan pakaian yang sudah ia siapkan sebelumnya. Alih-alih dapat menggunakan pakaian yang sudah ia siapkan, justru ia langsung dipeluk Santika dari belakang. Membuat Santika sedikit terkejut mendapatkan serangan mendadak dari suaminya.
"Ya Allah Mas.....,Mas buat Santika terkejut saja." gerutu Santika tetapi Arya seolah tak peduli akan ocehan istrinya. Ia terus memberi kecupan demi kecupan di leher jenjang Santika Perlahan kecupan itu beralih ke bibir Santika
Hal itu membuat Santika semakin menikmati kecupan suaminya. Ia pun membuka rongga mulutnya agar Arya dapat memainkan lidahnya di sana. lidah kedua insan itu pun saling bertautan. Membuat suara de$@han demi de$@han sudah mulai berkumandang di kamar hotel, tempat Santika dan Arya menginap.
Entah siapa yang memulai sehingga handuk yang dililitkan di tubuh Santika dan Arya sudah tidak berada di tubuh Mereka lagi. Arya langsung menggendong tubuh Santika ke atas ranjang yang berukuran King size yang disediakan oleh pihak hotel.
__ADS_1
Sehingga lekuk tubuh Santika terlihat jelas di mata Arya. Hal itu membuat Arya Wiguna semakin menikmati indahnya tubuh Santika yang begitu candu untuknya. Sore itu memang benar-benar membuat kedua insan itu dimabuk asmara.
Arya Wiguna tidak memberi ruang istirahat untuk Santika. Tangannya bermain di gunung kembar milik Santika . Santika semakin mende$@h, seolah dirinya meminta yang lebih dan lebih lagi. Sehingga Arya Wiguna pun langsung memainkan adik kecil Arya Wiguna di bagian area lembah sungai yang paling dalam milik Santika Diandra.
Hal itu membuat Santika semakin merasa tidak mampu menahan segala apa yang ia rasakan saat ini. Santika merasakan sensasi yang sangat luar biasa, ketika suaminya memainkan adik kecilnya. Perlahan demi perlahan di bagian lembah sungai yang paling dalam milik Santika
Hingga Arya Wiguna dan Santika Diandra pun benar-benar mencapai puncaknya. Arya memberikan kecupan hangat di kening dan di bibir manis Santika. "Terima kasih sayang, kamu benar benar memberikan kebahagiaan di hati Mas. Mudah-mudahan benih cinta kita segera tumbuh di sini." ucap Arya Wiguna sambil mengelus perut Santika yang masih rata.
"Sama-sama Mas, itu sudah kewajiban Santika sebagai istri melayani mas, dengan segenap hati. Santika juga menginginkan hal yang sama seperti yang mas inginkan. Mudah-mudahan benih Cinta Kita segera tumbuh di sini." ucap Santika sambil langsung memeluk suaminya.
Santika pun kembali lagi ke kamar mandi untuk membersihkan diri, Karena ulah suaminya yang meminta dirinya melayani Arya Wiguna malam itu. Tetapi santika sama sekali tidak mempermasalahkan itu. Ia sadar akan tugas dan tanggung jawabnya sebagai istri.
Santika tidak ingin berdosa jika menolak keinginan suaminya, yang ingin minta layanan dari Santika. Arya mengikuti Santika masuk ke kamar mandi, kembali membersihkan diri. Setelah permainan panas mereka lakukan sore itu. "Mas.....padahal tadi Santika sudah sangat lapar loh, sepertinya makanan yang Santika pesan tadi akan dingin nanti." ucap Santika sambil bersiap-siap keluar dari kamar mandi.
Karena ia merasa suhu sudah semakin dingin. Arya juga melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Santika. mereka Langsung menggunakan baju tidur yang sudah disiapkan Santika sebelumnya. sebelum permainan panas itu mereka lakukan.
"Ya sudah kalau begitu kita langsung makan saja deh." ucap Santika setelah selesai menggunakan pakaiannya, perut Santika sudah mulai keroncongan. Membuat Arya Wiguna langsung tertawa cengengesan mendengar suara cacing-cacing di perut Santika sudah berdemo meminta jatah.
Ketika Arya Wiguna mentertawakan Santika tiba-tiba suara perut Arya juga terdengar jelas di telinga Santika Membuat Santika langsung tertawa ngakak mendengar bunyi dari perut arya Wiguna . Itu artinya cacing-cacing yang ada di perut Arya , juga sudah berdemo meminta jatah.
"Sok-sok bilangin Santika saja, tuh dengar suara cacing-cacing mas sudah benar-benar demo meminta diisi." ucap Santika sambil tertawa ngakak.
Sebenarnya bukan karena mereka tidak makan di tempat wisata yang mereka jalani. Tetapi menu makanan yang disediakan di sana, tidak cocok di lidah Santika. Sehingga Santika memilih makan di hotel tempat mereka menginap. Kebetulan di hotel tempat mereka menginap menyediakan menu makanan khas Indonesia.
Bersambung.....
__ADS_1
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓