
Santika Diandra menangis sesungguhkan dipelukan Nyonya Rosalinda karena mereka dapat memahami Bagaimana menderitanya Aulia di sana. Apalagi tiba-tiba saja Serensa mengirimkan video kalau saat ini putrinya Aulia sedang berbaring dengan tangan diikat, kaki diikat dan mulut ditutup membuat Santika Diandra merasa tidak sanggup melihat penderitaan putrinya.
Aku tidak akan mengampuni mu jika terjadi sesuatu kepada putriku." teriak Santika Diandra yang mampu membuat arya Wiguna terhadap lalu menghampiri Santika.
Ada apa Sayang mengapa kamu berteriak? tanya Arya Wiguna kepada Santika Diandra karena tiba-tiba saja Santika Diandra berteriak. Arya mengatakan kalau dirinya tidak akan mengampuni seseorang. Santika Diandra memberikan ponselnya Ia mendapatkan video kalau putrinya saat ini sedang menderita.
"Aku tidak akan tinggal diam. Ingat Serensa kamu tahu siapa Santika Diandra. jika diusik aku tidak akan memberikan ampun kepadamu. Teriak Santika Diandra yang mampu membuat nyonya Rosalinda terhenyak melihat kemarahan Santika Diandra di wajahnya yang sudah ingin menerkam seseorang.
Kini para anak buah Arya Wiguna dengan berhati-hati melumpuhkan beberapa anak buah Serensa yang berjaga di luar. Mereka melakukannya dengan rapi agar tidak terdengar suara tembakan mereka satu persatu melenyapkan anak buah Serensa dengan tidak menggunakan senjata api tetapi dengan cara mereka masing-masing.
Surya yang sudah berhasil masuk ke rumah yang bermodel Mediterania itu yang tampak mewah dan terlihat rumah itu memang jarang dihuni. Ia mencari cari keberadaan Aulia dari kamar yang satu ke kamar yang lain. Tetapi ia tidak pada menemukanya di sana. kemudian beralih ke lantai 2 mencari di berbagai ruangan. tetapi ia juga tidak menemukan Aulia di sana.
Menurut titik terang GPS itu kalau Aulia berada di gedung ini. Tetapi di mana dia?" gumam surya di dalam hati. Tiba-tiba ia melihat ke arah lantai 3 banyak pria yang bertubuh kekar berlalu lalang di sana, untuk berjaga. itu artinya Aulia ditempatkan di lantai 3. Dengan hati-hati Surya naik ke lantai 3 tanpa sepengetahuan beberapa anak buah serensa yang dipimpin oleh kawanan mafia.
"Sial, banyak banget mereka! bisa-bisa aku mati konyol di sini. Jika aku melakukan penyerangan terhadap mereka." gumam Surya dalam hati sembari menekan tombol agar anak buahnya yang ada di luar bersiap-siap untuk melakukan penyerangan jika sudah mendapat aba-aba darinya.
__ADS_1
Iya berusaha naik ke lantai tiga. dan ia melihat betapa menderitanya Aulia di dalam ruangan yang terlihat luas itu. Serensa memang benar-benar wanita iblis. Padahal Aulia itu merupakan keponakannya sendiri. tetapi ia mampu menyakiti Aulia hanya demi impiannya untuk mendapatkan Arya Wiguna menjadi pendamping hidupnya.
"Gila,ini bukan cinta namanya. Tetapi ini obsesi dan psikopat." gumam surya di dalam hati karena melihat tubuh Aulia sudah lemah dan tak berdaya. Apa yang dilakukan oleh wanita itu kepada Aulia, sehingga Aulia tidak sadarkan diri." gumam Surya geram ingin sekali langsung masuk membunuh serensa.
Darahnya mendidih ketika melihat wajah Aulia yang tampak sudah memburuk akibat benturan di kepala dan juga di wajah Aulia gadis kecil berusia 5 tahun harus menanggung akibat yang sama sekali ia tidak mengetahui kesalahannya. Surya membidik salah satu anak buah Serensa yang bertugas di sana.
Satu persatu ia lumpuhkan tanpa sepengetahuan serensa dan beberapa anak buah surya dan anak buah Arya Wiguna sudah mulai masuk berniat untuk melakukan penyerangan dan saat itu juga terjadi baku tembak antara anak buah Arya Wiguna dengan sekelompok mafia yang bekerja sama dengan serensa.
Ketika serensa lengah, Arya Wiguna masuk ke ruangan itu untuk menyelamatkan Aulia. Tetapi kedatangan Surya diketahui oleh serensa hingga serensa pun langsung meraih tubuh Aulia yang masih berbaring lemah. Dan langsung menodongkan senjatanya kepada Aulia, agar Surya melengkapi senjata dan tidak ingin melakukan sesuatu yang mampu membuat Aulia kehilangan nyawanya.
Alexander dan Arya Wiguna tiba di lokasi keberadaan Aulia disekap oleh Serensa
Mereka melihat beberapa anak buahnya terluka tembakan. Bahkan beberapa anak buah serensa Ada yang kehilangan nyawanya. Baku tembak itu terjadi akibat salah satu anak buah serensa yang mengetahui kehadiran Surya di sana.
Untuk menyelamatkan Surya. Anak buah Arya Wiguna dan Alexander langsung melakukan penyerangan. Sehingga beberapa anak buah Arya Wiguna dan Alexander mengalami luka tembak. Serensa tetap menodongkan senjata miliknya tepat di kepala Aulia. membuat Surya tidak dapat melakukan apa-apa.
__ADS_1
Surya mengangkat kedua tangannya ke atas udara. Berharap sarensa tidak melakukan hal nekat kepada Aulia. Arya Wiguna yang baru tiba di sana. terhenyak melihat serensa menodongkan senjata tepat di kepala putrinya. Ia benar-benar geram dan emosi melihat serensa yang seolah kehilangan otak warasnya.
"lepaskan Aulia!" teriak Arya Wiguna yang tiba-tiba hadir di sana
"Ternyata kamu sudah datan?"ucap serensa sambil tersenyum sinis kepada Arya Wiguna.
"lepaskan putriku!" Arya Wiguna kembali berteriak meminta serentak untuk segera melepaskan Aulia.
"Aku akan melepaskannya asalkan kau bersedia menceraikan Santika Diandra dan menikah denganku." sahut serensa berteriak.
"Kamu pikir pernikahan itu hanya mainan? pakai otak waras kamu. kamu itu tantenya sering sakit Mengapa kamu tidak menyakitinya?" Arya Wiguna berusaha untuk mengalihkan perhatian Serensa berharap surya dapat menyelamatkan Aulia dari genggaman wanita iblis itu.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
__ADS_1
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓