My Indigo

My Indigo
Sendirian


__ADS_3

Mulai hari ini sampai akhir semester fafa berangkat sekolah sendiri, dia berjalan sendiri di parkiran. Seperti biasa matanya melihat sosok yang sangat menyeramkan dibalik pohon besar yang ada disekolahnya.


Ketika fafa berjalan di koridor, tiba-tiba saja fafa di hadang oleh kaka kelas, wajahnya tidak asing lagi bagi fafa. Yaa! Siapa lagi kalo bukan felly? Cewek yang katanya itu mantannya sidik.


"Kasihan berangkat sendirian, cowok lo lagi ke jepang ya" Kata felly


"Misi ka, gue mau lewat" Ucap fafa


Kemudian fafa beranjak dari tempatnya meninggalksn felly disana sendirian, buat apa dirinya buang-buang tenaga untuk meladeni orang yang gak penting.


Ketika sampai di depan kelas, fafa melihat dinda yang sedang berdiri. Seperti biasa! Tatapan mata yang sendu, raut wajah yang menyedihkan. Yaa seperti itu lah hantu itu. Ntah apa yang dipikirkan. Oh iya? Emangnya hantu punya pikiran ya? Hahahaa


Ketika di dalam kelas, fafa langsung menjatuhkan tubuhnya diatas kursi dan menenggelamkan wajahnya di atas meja. Hari ini fafa tidak bersemangat kesekolah.


"Fa kantin yuk!!"


"Yeh, ini anak pagi-pagi malah molor"


"Fafa"


"Ulfa Mahendra"


Kiky mendengus kesal karena satu panggilannya tidak dijaeab oleh fafa. Kemudian kiky pergi menuju kantin untuk sarapan.


Setelah kepergian kiki, fafa membuka matanya dan mengangkat kepalanya. Bukannya fafa gak denger panggilan dan ajakan dari kiky, hanya saja dia sangan malas untuk kemana-mana.


Fafa membuka ponselnya dan membuka room chat.


Ulfa_


Kakaa😓


Setelah mengirimkan pesan tersebut, fafa kembali menenggelamkan kepalanya diatas meja, dia tau kalo sekarang sudah waktunya jam masuk kelas di jepang, karena perbedaan waktu antara jakarta - jepang adalah 2 jam. jika waktu di jakarta sekarang adalah pukul 6.50 Wib, berarti di jepang sekarang jam 8.50 waktu jepang.


"Faa" panggil kiky


"Hmm"


"Nih roti buat lo!" Kata kiki sambil menyodorkan satu bungkus roti


"Thanks" Ucap fafa seraya mengambil roti yang ada ditangan kiky, "Minumnya gak sekalian?" Tanya fafa polos


"Anjirr malah nambah minta air" kiky mendengus kesal


"Hehe bercanda kok bercanda..." Lalu fafa memakan roti yang diberikan oleh kiky.


Kriiing.. kriiing....


Suara bel masuk sudah berbunyi, seluruh siswa-siswi memasuki kelasnya masing-masing .


"Selamat pagi anak-anak" Ucap bu Jennie


"Pagiii... Buuu..." Jawab fafa dan yang lainnya

__ADS_1


Fafa mengeluarkan buku bahasa indonesia dalam tasnya dan mengikuti pelajaran seperti biasa, walaupun sekarang moodnya kurang baik.


Selama perlajaran fafa terus memperhatikan apa yang bu jennie jelaskan di depan, tapi tiba-tiba fokusnya terpecah karena ada dinda disana. Dinda berdiri di dekat meja bu jennie, pandangannya tidak bisa lepas dari dinda. Dia jadi penasaran sebenarnya siapa dinda ini? Jika dia bukan murid sini kenapa dia memakai seragam yang sama dengan dirinya? Tanda tanya besar pun mulai bermunculan di kepala fafa.


"Baiklah.. untuk tugas dirumah, kalian kerjakan halaman 146 sampai 148 dikumpulkan minggu depan!!" Kata bu jennie


"Baiik buu..."


"Kalau begitu, ibu akhiri pelajaran hari ini, masih ada 5 menit sebelum istirahat. Jangan ada yang ribut!!" Setelah mengatakan itu bu jennie keluar meninggalkan kelas


***


Di kantin fafa memesan bakso dan lemon tea, dia memakannya dengan lahap, kiky yang melihat itu hanya geleng-geleng kepala.


Setelah makanannya habis, fafa mengecek ponselnya, barang kali ada notif dari kakanya itu. Dan benar saja, david membalas pesannya


DavidM


Ada apa adiku tersayang


Itu lah balasan dari david, fafa langsung saya melakukan panggilan telpon dengan david


"Haloo, ada apa fa?"


"Kaka kapan pulang?"


"Haha baru aja dua hari kaka di jepang, masa udah disuruh pulang" Kata david sambil terkekeh


"Abisnya lama banget ka!! Aku kesepian disekolah, dirumah juga sama!!" Rengek fafa


"19 hari itu waktu yang lama kaa!! Aku kangen sama kaka!!"


"Kangen sama kaka apa kangen sama sidik" Ledek david


"Tau ah kaka mah"


Tuut..tuutt..tuutt


Sambungan telepon diputus sepihak oleh fafa, dia mendengus kesal bisa-bisa nya david berkata seperti itu.


Tak lama dery dan kevin datang menghampiri mereka berdua.


"Lo kenapa fa? Muka lecek banget kaya cucian kotor" Celetuk kevin


"Sialan lo ka!! Gue lagi sebel sama ka david" Ujar fafa


"Emangnya kenapa si david? Dia lagi apa sekarang?" Tanya dery penasaran


"Ah tau ah, lagi sama cabe-cabean dia disana" Ujar fafa asal


"Anjiirrr si david gercep juga dia, terus si sidik?"


"Ntah, mana gue tau ka" Kata fafa sambil menggidikan bahu. Kevin dan dery hanya ber'O'ria

__ADS_1


"Oh iya ka! Gue boleh tanya sama lo berdua gak? Eh engga deng.. bertiga sama kiky" Ucap fafa


"Tanya apa fa?"


"Hmm lo bertiga kenal gak sama yang namanya din-" Ucapan fafa terpotong ketika dirinya melihat dinda sedang menangis. Fafa langsung beranjak dari tempat duduknya dan mengejar dinda


"Eh fa lo mau kemana? Pertanyaan lo belum selesai" Teriak kiky, namun tidak digubris oleh fafa


Fafa berlari mengejar dinda yang ntah kemana. Fafa mencari disetiap sudut sekolah namun masih tidak menemukan keberadaan dinda. Hanya satu tempat yang belum dia datangi, yaitu taman belakang sekolahnya.


Ketika sampai di taman belakang sekolah, fafa menyeka keringatnya yang bercucuran di keningnya.


"Dindaa" panggil fafa


"Dinda lo dimana?"


"DINDAA...."


Sekuat apapun fafa memanggil dinda, namun nihil dinda tidak ada di area sekolah ini. Sebenarnya kemana dinda itu? Ah, sia-sia saja fafa berlari keliling sekolah yang luasnya seperti istana kepresidenan bogor.


Drrrrttttt Drrrrtttt


Ponsel fafa bergetar terlihat disana nama sidik yang menelponnya, buru-buru fafa nemerima telpon itu.


"Halo ada apa ka?" Tanya fafa


"Lo gapapa kan?"


"Gue gapapa ko ka!!


"Sekarang lo ada dimana?" Tanya sidik


"Di taman belakang sekolah ka!" Ucap fafa jujur


"Ngapain disana, mendingan lo sekarang cepetan pergi dari situ" Ucap sidik dengan nada suara yang sedikit meninggi. Fafa terkejut dengan nada bicara sidik


"I-iya ka, ini juga gue mau pergi dari tempat ini" Ucap fafa takut


"Maaf ya, lo pasti takut ya?" Tanya sidik memastikan


"E-engga kok ka, yaudah gue balik ke kelas ya ka, salam buat kaka gue" Setelah mengatakan itu fafa memutuskan panggilannya.


Sesampainya dikelas kiky langsung menyerang fafa dengan berbagai pertanyaan. Fata yang mendengar itu pun merasa pusing dibuatnya.


"Kii bisa diem gak? Kepala gue rasanya mau pecah tau gak?"


"Lo kenapa si fa? Ada masalah? Cerita sama gue!"


"Engga ada, cuma gue lagi pusing aja" Ujar fafa


"Yaudah, gimana kalo nanti kita jalan-jalan sepulang sekolah" Usul kiki


"Yaudah, nanti lo kerumah gue aja"

__ADS_1


"Oke siap" Kata kiky sambil mengacungkan jempolnya


__ADS_2