My Indigo

My Indigo
Pulang


__ADS_3

Setelah kurang lebih lima belas hari fafa dirawat, akhirnya dia diperbolehkan pulang, kini fafa sedang merapihkan baju-bajunya dibantu oleh perawat rumah sakit sebelum kedua orang tuanya menjemput dirinya. Fafa masih belum bisa berjalan normal dan harus menggunakan tongkat untuk membantunya berjalan.


Fafa sedang duduk termenung di kursi roda sambil memainkan ponselnya.


Ting...


Satu notif pesan masuk ke ponselnya, fafa langsung melihat siapa yang mengirimkan pesan kepadanya.


Sidik_PW


Hai fa, sorry ya! Gue belum bisa jengukin lo untuk saat ini. Soalnya gue masih di rumah oma


Fafa membaca pesan itu lalu mengetikan balasan untuk sidik


Ulfafa_


Iya gapapa, ini juga gue udah mau pulang.


Tinggal nunggu papa sama mama jemput


Setelah mengetikan pesan tersebut fafa langsung mengirimnya, tidak membutuhkan waktu yang lama, sidik lansung membalas pesan dari fafa.


Sidik_PW


Syukur deh, oh iya nanti kalau gue udah balik dari rumah oma, dan lo udah agak mendingan, gue mau ajak lo ke suatu tempat


Ulfafa_


Kemana ka?


Sidik_PW


*Ada deh, udah intinya mah lo harus sembuh dulu


Tokk... Tokk... Tokk*...


Terdengan suara ketukan pintu yang berasal dari ruangan fafa, dia langsung menoleh keasal suara, dan ternyata orang tuanya sudah datang menjemputnya.


Ulfafa_


Ka, udah dulu ya!! Soalnya mama sama papa udah dateng, nanti di lanjut lagi ya ka. See you


Setelah mengirimkan pesan itu, fafa langsung mematikan ponselnya, dan tersenyum kearah orang tuanya.


"Lagi chattingan sama siapa si? Serius amat?" Tanya arum mama fafa


"Eh.. itu tadi ka sidik nanyain kabar fafa aja kok mah" Ujar fafa


"Oh iya! Dia kemana ya? Beberapa hari ini gak kelihatan?" Kini yusuf lah yang bersuara


"Katanya dia lagi dirumah oma-nya, pah!" Jawab fafa, "Oh iya ka david kemana? Kok gak ikut?" Tanya fafa yang baru menyadari karena david tidak ada.


"Dia masih tidur pas mama sama papa berangkat, jadi... Yasudah kami tinggal saja. Dari pada kelamaan nunggu dia bangun" Celetuk arum


"Dasar kebo" Umpat fafa


Fafa dan kedua orang tuanya pergi dari kamar inap fafa, di koridor rumah sakit nampak dokter frans yang baru saja keluar dari ruangannya.


"Hai om" Sapa fafa


"Hai juga cantik" Jawab frans sambil mencubit kedua pipi fafa


"Aku pulang dulu ya om, jangan kangen sama aku!"


"Om bakal kangen banget sama kamu"


"Ya sudah, kami permisi dulu ya frans, kamu kan juga masih harus mengecek pasien yang lain" Ujar arum, seraya mendorong kursi roda fafa


"Iya, hati-hati dijalan" Ucap frans sambil melambaikan tangannya


***

__ADS_1


Fafa dan kedua orang tuanya kini berada di perjalanan untuk pulang kerumah.


"Pah, kita mampir ke toko kue dulu ya!! Aku kepengen makan kue" Ucap fafa


Yusuf papanya fafa hanya menuruti kemauan putrinya itu, mereka berhenti di salah satu toko kue yang cukup terkenal dikota ini.


Fafa memasuki toko kue dibantu oleh mamanya, fafa memilih berbagai macam kue yang ada disana. Mamanya sampai dibuat terperangah olehnya.


"Sayang, kamu gak salah ini? Mau makan kue sebanyak ini?" Tanya arum


"Iya ma, abisnya aku kepengen banget ma" Ujar fafa manja, arum hanya geleng-geleng kepala


Drrrtttt.... Drrrtttt.....


Kiky is calling....


"Halo, fa..." Sapa kiky


"Oy ki,,, kenapa?"


"Lo lagi ngapain?"


"Gue lagi beli kue, kenapa emang?"


"Lah lo di toko kue? Gak dirumah sakit?" Tanya kiky


"Gue udah pulang, nanti lo kerumah aja, terus kasih tau juga yang lainnya! Gue beli kue banyak nih" Ujar fafa


"Huaaaa serius lo? Oke dah, nanti gue kabarin yang lainnya"


"Sip.. yaudah gue mau pilih-pilih kue lagi ya!! Bye" Ucap fafa


"*Oke bye bye"


Tuuttt.... Tuuttt*....


Setelah sambungan telepon terputus, fafa kembali memilih kue. Papa yusuf masuk kedalam toko, dia terkejut melihat kue yang fafa beli.


"Engga pah, lagian nanti kiky sama yang lainnya mau kerumah" Ujar fafa, yusuf hanya mengangguk-anggukan kepalanya.


Setelah mereka membayar semua kue yang di beli fafa, mereka bertiga bergegas menuju ke mobil.


Mereka sampai dirumah setelah menempuh jarak yang lumayan memakan waktu cukup panjang, fafa langsung masuk dengan sendirinya mengayuh kursi rodanya menggunakan kedua tangannya.


"KAKAAAA" Teriak fafa memanggil kakanya


David yang sedang menyantap makanannya pun terlonjak kaget.


"Kaka kenapa gak ikut buat jemput aku!!" Ucap fafa sebal


"Mama sama papa udah ninggalin kaka duluan, yaudah lah kaka dirumah aja" Ujar david


"Dan sekarang kaka enak-enakan makan, tanpa berniat mau bantu doringin kursi roda aku"


David menghela nafasnya, dia bangkit dari duduknya dan menghampiri fafa.


"Papa sama mama, mana?" Tanya david


"Itu lagi bawain kue yang tadi aku beli" Jawab fafa, "Oh iya ka, tadi kaka makan gak sendiri loh" Ujar fafa


"Ya ya ya" Jawab david acuh, sebenarnya dia juga merasa merinding.


"Ka, aku mau duduk di sofa" Ucap fafa


David langsung menggendong tubuh fafa, dan mendudukannya di sofa ruang tengah.


"Ka sini" Ucap fafa manja sambil menepuk-nepuk sofa disebelahnya.


Fafa menyandarkan kepalanya di pundak david, "Ka!! Liburan bentar lagi ya?"


"Iya, kenapa?" Tanya david, sebenarnya dia sudah mengetahui kemana arah pembicaraan fafa

__ADS_1


"Hmmm, gapapa sih" Fafa menghela nafas kasar


Tak lama mama dan papanya masuk sambil membawa beberapa kantong plastik yang berisikan kue yang tadi di beli fafa.


"Ya ampun, mah. Kue sebenyak itu siapa yang mau makan?" Ucap david terkejut


"Tuh, anak gadis mama satu-satunya" Kata arum sambil menunjuk menggunakan dagunya


David langsung melirik kearah fafa, " Kamu mau habisin itu semua, fa?" Tanya david, fafa hanya menunjukkan wajah imutnya.


Setelah kepergian mamanya, fafa kembali menghembuskan nafasnya kasar.


"Kamu kenapa, fa?"


"Gapapa kok, ka!" Ucap fafa sambil memandang lurus kedepan


"Kamu mau jalan-jalan?" Ujar david


Fafa langsung melirik kearah david, kemudian fafa mengangguk dengan wajah berbinar.


"Mau kemana? Pantai? Atau ke Villa papa?" Tanya david


"Ke villa papa aja deh ka, aku kepengen kesana" Ujar fafa


Ting nong....


"David... Bukain pintunya!!" Perintah arum


Kemudian david bangkit dan menuju pintu utama


Ceklek


"Faf-.." Ucapan kiky terpotong karena yang membukakan pintu adalah david, "Eh ka david" lanjutnya sambil menyengir kuda


"Cari fafa? Yaudah masuk aja, tuh dia ada di ruang tamu!" Ujar david


Ketika david akan menutup pintu, tiba-tiba ada mobil lain yang masuk ke pekarangan rumahnya


"Oy!! Masa iya main tutup ae! Kita-kita belum masuk nih, masnya" Celetuk kevin


"Yaudah cepetan turun, atau pintunya beneran gue tutup nih!" Ancam david


Kevin langsung keluar dari mobil miliknya dan menghampiri david.


"Eh.. kayanya gue ada yang lupa deh! Tapi apa ya?" Ucap kevin sambil mengetuk-ngetuk dagunya


"WOOOYYYY KEVIN *******!!! GUA MASIH DI DALEM KAMPRET.... NGAPAIN PINTUNYA LANGSUNG LO KUNCI...." Teriak dery sambil menggedor-gedor kaca mobil kevin.


Kevin menepuk jidatnya dan langsung membuka kunci mobilnya. David tertawa melihat wajah dery yang menahan marahnya.


"Parah lo, teman macam apa lo yang tega ninggalin gue dimobil. Kalau gue kehabisan oksigen gimana? Engga banget deh orang seganteng gue koit di dalam mobil karena kehabisan oksigen!!" Cerocos dery


"Ah lebay lo nyukk" Ujar david menoyor kepala dery, "Yaudah ayo masuk, atau lo mau disini aja gak usah masuk sekalian" Ucap david seraya berlalu pergi kedalam rumah


Kevin dan dery ikut masuk kedalam, menghampiri fafa dan juga kiky. Disana juga ada arum yang sedang mengantarkan kue dan juga minuman.


"Eh ada dery sama kevin juga" Tanya arum


"Hehe.. iya tan! Kita juga baru aja dateng" Ucap dery


"Yaudah tante bikinin minum dulu ya buat kalian berdua" Arum langsung berlalu pergi. Tinggal lah mereka berlima diruang tamu


"Oh iya! Curut lo mau ikut kita gak liburan di villa papa gue?" Tanya david


"Yee... Enak aja curut!! Mana ada curut seganteng gue" Celetuk dery


"UWEEEKKK" Ucap kevin, david dan juga kiky bersamaan


"Eh terus si sidik gimana? Dia udah di kasih tau?" Tanya kevin


"Belum sih. Udah lah, nanti juga dia mah ikut" Kata david

__ADS_1


__ADS_2