
Sebagian kru masih berada di tempat wisata itu, Azlan memberikan waktu untuk mereka beristirahat sampai lusa karena setelah itu mereka akan di sibukkan kembali dengan pekerjaan.
Beberapa hari yang akan datang Azlan akan mempunyai job di luar kota, yaitu kota Bogor.
Azlan mengajak Julaikah untuk sarapan terlebih dahulu sebelum Kedua nya pergi ke jembatan kaca yang mereka bicarakan tadi sebelum keluar dari penginapan.
Viona ikut bergabung dengan team yang lain nya, Julaika tak menghiraukan ia lebih memilih diam memainkan ponselnya.
"kamu mau sarapan apa Jul ?"
tanya Azlan memperhatikan istrinya yang cantik itu, pemandangan indah milik nya.
"Apa aja bang, samain aja !"
Azlan memesan sarapan Lontong tuyuhan yang jadi salah satu variasi menu sarapan berbahan lontong yang disajikan dengan potongan daging ayam dan kuah kuning yang gurih, mirip opor.
Sepuluh menit kemudian makanan tersebut tersaji di hadapan mereka berdua.
Julaika memindai Makanan bersantan tersebut, Kalau setiap hari makan yang berlemak bisa naik timbangan nya.
"kenapa de? kamu enggak suka ?"
Julaika langsung menoleh ke arah Azlan.
"enggak, Hm tapi dari kemarin makanan yang bersantan terus !"
Azlan mengulas senyum lalu menyuapi Julaika yang langsung tertegun menerima suapan dari Azlan, seseorang di sebrang sana terlihat geram dengan kemesraan mereka.
"Enak kan ? kenapa sih kamu takut gendut ?"
Tanya Azlan langsung memindai keseluruhan tubuh istrinya yang ramping, tak nampak sedikit pun lekuk tubuh nya karena ia menggunakan dress berwarna tosca.
"kamu lihat apa bang ?"
Tanya Julaika menundukkan wajahnya.
"milik ku...!"
jawab Azlan membuat Julaika semakin terpaku.
"sudah sayangku, ayo makan, Abang akan ajak kamu ke jembatan kaca."
Julaika mengangguk lalu mulai menyantap makanan tersebut dengan tangan nya sendiri sesekali menerima suapan dari Azlan.
Julaika tak menyangka kalau Azlan ternyata cukup romantis, ia benar benar pria tulen meskipun pekerjaan seorang perias pengantin.
Julaika terkekeh sendiri mengingat hal itu, Hidup nya benar benar penuh kejutan, Memiliki suami seperti Azlan.
Entah bagaimana tanggapan Rasyid tentang dirinya yang malah menikah dengan pria lain.
"Jul, apa yang sedang kamu pikirkan ?"
Julaika mendongak lalu mengulas senyum.
Azlan terkesima melihat senyuman manis Julaika, jarang sekali perempuan itu tersenyum.
"enggak apa apa bang !"
__ADS_1
jawab Julaika lalu menegak air putih yang berada di hadapan nya.
Setelah selesai keduanya memutuskan untuk pergi ke tempat tujuan, Salah-satu spot yang menyajikan nuansa romantis, dan instagramable di Wisata Guci Tegal berada di Baron Hill. wahana wisata jembatan kaca, sebagai spot wisata yang cukup populer.
Hanya saja, para pengunjung dibatasi untuk naik ke atas jembatan tersebut, demi keamanan, dan kenyamanan wisata.
Azlan pikir Julaika akan senang dengan tempat itu karena ia menyukai tempat sepi.
Viona memperhatikan Azlan yang acuh setelah ada Julaika, keduanya pergi entah kemana ? hal itu semakin membuat Viona iri karena Azlan bersikap begitu baik.
Tangan perempuan itu tak lepas dari genggaman nya, Wanita mana yang tidak ingin memiliki pasangan seperti Azlan.
lembut dan penuh kasih sayang, terbukti dengan sikap nya pada Rara yang begitu Baik.
Rara sendiri sudah kembali ke Jakarta lebih dulu karena ia harus mengejar studi nya di kampus, Rara mengambil jurusan Tata rias seperti Azlan.
Azlan mengatakan kalau Rara juga harus bisa menjadi seperti dirinya bukan hanya menggeluti bidang design saja.
beberapa waktu berlalu kedua nya sampai di tempat itu, Benar saja tempatnya sangat bagus dengan pemandangan alam yang hijau.
Julaika terlihat bersemangat menapaki jalan menuju jembatan tersebut, Tidak Terlalu ramai. udara nya begitu sejuk.
"kamu suka tempat nya ?"
Julaika mengangguk senang lalu memindai sekeliling tempat tersebut, Ia berdiri di pembatas kaca kemudian berfoto.
"Foto nya sama Abang dong !"
Julaika terkekeh kecil membiarkan Azlan memeluk pinggang nya, keduanya berfoto bersama di tempat itu.
Titah Azlan dan di anggukan oleh Julaika.
Ternyata istri nya itu cukup pintar bergaya, Azlan memperhatikan hasil potret Julaika.
"Cantik nya istri ku...!"
gumam Azlan lalu mengunggah foto foto tersebut di Instagram dengan hastag.
"My wife introvert, Love you !"
Azlan senyum, benar kah ia jatuh cinta ?
Azlan kembali memperhatikan Julaika yang tengah berdiri di ujung jalan sambil memainkan ponselnya, gegas Azlan menghampiri lalu memeluk nya dari belakang membuat Julaika terkejut.
"kaget bang !"
Azlan terkekeh lalu mencium pipi Julaika yang memerah.
"Seneng ?"
Julaika mengangguk.
"terima kasih...!"
Azlan mengangguk lalu mengajak Salwa untuk duduk di tempat yang sudah tersedia sambil memesan minuman.
*
__ADS_1
Viona memalingkan wajahnya melihat Unggahan Azlan bersama Julaika, kedua nya begitu mesra.
banyak yang memberi like dan komentar memberikan selamat pada pengantin baru tersebut.
Banyak yang bertanya mengapa Azlan menikah tanpa memberi tahu mereka?
Azlan sendiri belum sempat membalas komentar para followernya nya, Saat ini ia tengah menikmati sejuknya udara alam sekitar bersama Julaika.
Ratna juga memperhatikan unggahan putranya, lalu meminta Azlan untuk segera pulang karena beberapa kerabat menanyakan perihal pernikahan Azlan tersebut.
***
Siang itu keduanya memutuskan untuk pulang ke Jakarta, beberapa kru juga sudah pulang termasuk Viona yang geram dengan kedekatan mereka berdua.
kenapa mereka begitu cepat menyesuaikan diri, sementara ia susah payah menjalin kedekatan dengan Azlan, dan sekarang pria itu malah bersama wanita lain.
Atau jangan jangan Julaika memang tidak mencintai calon suami nya yang dulu hingga ia mudah menyesuaikan diri dengan Azlan.
keduanya berjalan menuju tempat parkir,Supir pribadi Azlan menunggu mereka di mobil.
"pulang sekarang bos...!"
Tanya Yusuf, pria yang sudah bersama Azlan tiga tahun ini.
"Ya, kita kembali ke Jakarta, langsung ke rumah ibu ya!"
Yusuf mengangguk.
Azlan menarik tangga Julaika naik ke mobil, kali ini kedua nya bersama di belakang.
Yusuf langsung menutup ruang belakang dengan pembatas untuk menjaga privasi keduanya.
"Kita langsung ke rumah ibu kamu bang ?"
tanya Julaika dengan perasaan cemas, khawatir ia tidak di terima dengan baik Oleh keluarga Azlan, karena pernikahan mereka terbilang mengejutkan dan tidak pernah di sangka, Azlan menjadi pengantin pengganti calon suami nya yang tertangkap polisi.
"kamu kenapa de ? apa yang kamu khawatirkan ?"
Juaika menggeleng, Ia teringat dengan Mala.
Wanita itu begitu baik pada nya, itulah salah satu Alasan Julaika menerima Rasyid.
Entah bagaimana keadaan wanita paruh baya itu ? ia langsung mengalami serangan jantung karena kejadian itu.
"hm, kalau ibu Kamu marah gimana bang ?"
tanya Julaika memberanikan diri mengungkapkan uneg-uneg nya.
"Semoga ibu mengerti dengan keadaan kita !"
jawab Azlan lalu menarik tubuh Salwa untuk berbaring di ranjang.
"kita istirahat saja dulu...! perjalanan cukup panjang !"
bersambung..
terima kasih sudah mampir 😍😍
__ADS_1