
Weekend ini semua berkumpul, Rida dan Ratna langsung Akrab begitu saja, Keduanya banyak bertukar cerita tentang Julaika dan juga Azlan.
Rida bercerita tentang pernikahan mereka yang tidak terencana, Sebelum nya Rida sudah meminta maaf karena membawa Azlan masuk ke dalam permasalahan keluarga nya.
Namun saat ini Ratna sudah menerima Julaika dan tidak mempermasalahkan hal itu lagi.
*
Julaika memperhatikan Anak buah Azlan yang tengah mendekorasi Halaman rumah tersebut, Ia tidak menyangka kalau acara nya akan sebesar itu, Ratna bilang sekalian saja mengulang resepsi pernikahan mereka yang tidak di hadari kerabat dan teman terdekat Azlan.
"Sayang kamu kenapa ?"
Tanya Azlan melihat Julaika terpaku sendiri.
Acara seperti ini selalu mengingatkan Julaika terhadap kejadian satu tahun yang lalu.
bingung dan memilukan, bagaimana tidak pengantin laki-laki nya tiba tiba tertangkap polisi.
beruntung saat itu Azlan bersedia menikahi wanita yang baru saja selesai ia dandani, Julaika tersenyum kecil.
"Enggak apa apa bang!"
"kamu enggak suka ya ramai begini ?"
Julaika menoleh ke arah Azlan yang tengah menatapnya.
"hm, tidak apa apa ! terkadang kita perlu menikmati apa yang tidak kita sukai !"
Jawab Julaika mengulum senyum.
"Maaf ya sayang Abang kira ibu enggak akan buat acara seperti ini !"
"enggak apa apa, itu tandanya ia sudah bisa menerima kehadiran Julaika sepenuh hati bang !"
__ADS_1
Jawab Julaika menyandar kan tubuh nya pada Azlan.
Ia sangat bahagia karena dua keluarga kini bersatu menyambut kedatangan bayi kembar dalam rahimnya.
semoga Tuhan mempermudah proses nya sampai ia melahirkan nanti.
"Azlan, Ajak Julaika istirahat !"
Ujar Ratna sembari menggendong Rafki, Viona ikut mendekorasi halaman bersama para crew. meskipun tak pernah mengobrol dekat dengan Julaika namun sikap Viona sudah jauh lebih baik, mungkin itu pengaruh dari hubungan nya dengan Kevin yang semakin membaik, Julaika dengar malahan mereka berencana ingin memiliki anak lagi.
"Ayo sayang, kamu tidur siang dulu !"
Ajak Azlan meraih Tangan Julaika untuk masuk ke dalam kamar.
"Ibu kita langsung akrab ya, kenapa tidak sejak lama ya kita pertemukan mereka !"
julaika hanya mengulas senyum, keadaan dulu tidak seperti sekarang. semua berubah setelah kedatangan Fadli ke Indonesia, Keadaan semakin membaik saat keduanya rujuk dan memutuskan untuk kembali bersama.
Jawab Julaika naik ke ranjang di ikuti oleh Azlan.
"ya, kamu benar sayang, ayo kita istirahat !"
Ajak Azlan memeluk Julaika kemudian terlelap.
*
pagi.....
Azlan merias wajah cantik istri nya persis seperti kejadian lalu dimana kedua nya belum terikat akad, Julaika memperhatikan Azlan yang begitu telaten merias wajah nya, Ia begitu serius memoles wajah nya dengan makeup.
"kenapa sih Abang suka make up?"
tanya Julaika, tangan Azlan bergerak memakai lipstik pada bibir Julaika.
__ADS_1
"Aku juga tidak tahu, rasa suka hadir begitu saja tanpa alasan, seperti Abang yang langsung menyukai kamu saat ayah mu mengirim Poto mu pada Abang.."
Julaika tertegun.
"gila bukan perias pengantin menyukai calon istri orang..."
sambung Azlan terkekeh kecil lalu mengecup bibir Julaika singkat.
"Jutek dan begitu dingin, tapi Abang suka."
Tambah Azlan membuat Julaika senyum sendiri mengingat Awal pertemuan mereka, tidak ada yang menyangka bukan kalau keduanya justru kini bersama.
"terimakasih bang, Jul sangat bersyukur karena tuhan menyatukan kita..."
ujar Julaika senyum memeluk pinggang Azlan, pria itu langsung membungkuk dan meraih bibir Julaika.
"Manis sekali, kalau tidak ada acara itu, Abang lebih memilih berdua dengan mu di kamar..."
"itu sih maunya Abang "
jawab Julaika manyun membuat Azlan terkekeh geli.
bersambung.
terima kasih yang masih setia 😍😍😍
Ayo mampir juga di karya author yang baru.
mohon dukungan nya💪😘😍😍
Mampir ya kak 😍
__ADS_1