My Wife Introvert

My Wife Introvert
panggung hiburan.


__ADS_3

Azlan terdiam melihat foto kebersamaan nya dengan Julaika saat di jembatan kaca, Itu adalah awal kebersamaan mereka.


Besok adalah Anniversary pernikahan nya yang ke satu, Tak menyangka kedua nya berhasil bertahan di satu tahun pertama pernikahan mereka yang tidak pernah di sangka itu.


Banyak hal Rintangan dan ujian yang terlewati, Azlan bersyukur mereka masih bersama. meskipun dulu sempat berpikir untuk berpisah namun kenyataannya keduanya mampu bertahan di tengah badai melanda rumah sederhana mereka.


Azlan berpikir untuk mengambil cuti sepekan ini, Ia ingin mengajak Julaika bulan madu ke Amsterdam, Azlan tahu kalau istrinya itu sangat menyukai bunga tulip, Ia yakin Julaika pasti akan senang.


Azlan pulang pukul sebelas, Malam ini ia pulang lebih awal karena merindukan istri nya itu.


Azlan langsung masuk ke dalam kamar dan melihat Julaika tengah memijat keningnya yang berdenyut pusing.


"Sayang, kamu belum tidur?!"


Tanya Azlan menghampiri Julaika yang duduk di tepi ranjang.


"enggak, aku merasa kurang enak badan bang!"


"kamu sakit?"


tanya Azlan memindai wajah Julaika tampak pucat.


"hm, enggak tahu! mungkin hanya kurang istirahat saja!"


jawab Julaika lalu merebahkan tubuhnya di ranjang di bantu oleh Azlan.


"sebentar ya Abang ke kamar mandi dulu!"


Azlan langsung beranjak untuk membersihkan diri.


Azlan kembali naik ke ranjang kemudian memeluk Julaika, mengelus kepalanya sayang.


"besok kalau masih pusing berobat ya..."


Julaika mengangguk.


*


Pagi...


Julaika mencari keberadaan Azlan di samping nya, Namun kosong dan terdengar suara gemericik air dari dalam kamar mandi.


waktu menunjukkan pukul Setengah lima pagi, tumben Azlan sudah bangun.


pintu kamar mandi terbuka, Azlan menyembul keluar dengan hanya handuk yang melilit di pinggang nya.


Julaika termangu sendiri menatap tubuh basah milik suami nya itu.


"sudah bangun ?"


Tanya Azlan sembari mengambil pakaian di lemari.


"Abang tumben udah bangun ?"


"ya, sayang tadi pengen ke kamar mandi sekalian aja mandi pas denger adzan !"


Julaika mengangguk.


"Ayo ambil wudhu kita sholat berjamaah !"


titah Azlan sembari mengulurkan tangannya pada Julaika, membantu istri nya itu beranjak dari ranjang.

__ADS_1


"Masih pusing ?"


Julaika menggeleng kan kepala nya lalu melangkah ke kamar mandi.


Kedua nya melaksanakan shalat subuh berjamaah, biasa Azlan akan menyusul karena masih mengantuk tapi pagi ini pria itu menjadi imam nya.


Setelah selesai berdoa Azlan menoleh ke belakang mencium kening Julaika, istri nya itu bergantian mencium tangan nya.


Azlan memindai keseluruhan wajah Julaika, hal yang sama ia lakukan sebelum bertemu dengan Julaika, sehari sebelum pernikahan itu berlangsung.


"hm, nanti sore mau nginep ya di rumah kak Rian ?!"


"loh memang ada acara apa ?"


"Kak Rian ngajak barbequean di rumah nya, nanti Abang nyusul yah !"


"baiklah...!"


Jawab Azlan merengkuh tubuh istri nya itu, kemudian mengangkat nya ke atas ranjang.


kata orang kalau ingin hamil harus rutin bermain di pagi hari, dan hal itu yang saat ini Azlan lakoni.


Azlan membuka mukena yang masih melekat pada wajah cantik istrinya itu, Julaika paham dan membantu Azlan melepaskan Koko kemeja nya.


Azlan tertegun sejenak, tak biasa nya Julaika ikut bergerak, tapi pagi ini Istri nya itu membuat nya semakin bersemangat.


Julaika tersipu malu dengan wajah merona, hal selalu membuat Azlan gemas.


"Biar enggak pusing kita bercinta saja !"


Ujar Azlan membuat Julaika terkekeh kecil lalu membiarkan Azlan menciumi wajah nya, mencumbu nya dengan lembut hingga Julaika terbawa arus cinta nya.


***


Julaika memperhatikan Azlan yang makan dengan lahap, akhir akhir ini suami nya itu makan banyak dan tak biasa nya ia request makanan, seperti siang ini Azlan meminta Julaika membuat kan nya ayam rica-rica.


"hm, enak bang !"


tanya Julaika duduk di hadapan Azlan, kali ini pria itu makan dengan Tangan.


"enak banget kayak kamu !"


Jawab Azlan sambil terkekeh membuat Julaika terperangah lalu menggeleng kan kepala nya.


Malam ini Ia akan datang ke studio memberikan kejutan untuk Azlan, Julaika berpikir untuk membuat kue ulang tahun sendiri.


Julaika menemani Azlan sampai selesai makan, Setelah itu Azlan pergi ke gudang belakang untuk mengecek kondisi barang barang yang hendak ia pakai weekend yang akan datang, kali ini Azlan membiarkan Rara dan Siva memegang peranan nya untuk merias pengantin karena weekend ini ia akan pergi mengajak Julaika ke Belanda.


"sayang, kamu sedang apa ?"


tanya Azlan saat kembali dari belakang, terlihat Julaika tengah membuat kue bolu.


"Kue... kenapa ?"


Azlan tertegun sejenak lalu duduk di kursi meja makan.


"kue untuk siapa ?"


tanya Azlan sembari memindai jam di Tangan nya.


"hm, teman. Mau berangkat sekarang ?"

__ADS_1


tanya Julaika menilik wajah suami tengah berpikir.


"ya sayang, nanti kamu berangkat sendiri kan ke rumah kak Rian ?"


Julaika mengangguk. Azlan menghampiri lalu mencium kening nya.


"Kamu hati hati ya di rumah, kalau kamu sakit cepat hubungi Abang !"


Julaika mengulas senyum lalu mendekap erat tubuh Azlan, suaminya itu begitu baik.


"ya, Abang hati hati ya!"


Azlan mengangguk lalu pergi meninggalkan Julaika dengan dekorasi kue nya.


Malam..


Julaika bersiap untuk pergi ke rumah Rian, mereka bersedia menemani nya ke studio, malah rena begitu berantusias untuk ikut serta dalam acara itu.


"kue nya bagus non ?!"


Julaika mengulas senyum lalu pergi meninggalkan rumah, di sana Rian dan Rena juga sudah bersiap untuk pergi.


**


Acara masih berlangsung, para crew begitu senang saat Julaika sampai di studio, malam ini akan menjadi kejutan untuk Azlan.


Julaika memperhatikan Azlan yang tengah memberikan komentar pada salah satu peserta acara tersebut, suami tampak gagah dengan jas berwarna Moccha.


Tiba pada acara puncak menunjukkan pukul dua belas malam, para crew mengajak Julaika untuk naik ke panggung setelah Azlan kembali duduk di kursi nya.


"Malam ini kita kedatangan tamu spesial ya, ayo masuk cantik..."


ujar pembawa acara tersebut meminta Julaika untuk naik.


Azlan terperangah melihat Julaika naik ke atas panggung dengan membawa kue ulang tahun, Saat itu pula mereka bersorai menyanyi kan lagu selamat ulang tahun untuk Azlan.


"selamat ulang tahun....."


"selamat ulang tahun bang Azlan..."


seketika keadaan riuh, bukan kah hal itu sangat menggangu untuk istri nya itu, tapi malam hari ia tersenyum manis di panggung lalu menghampiri membawa kue ulang tahun, Rian dan Rena juga ikut serta.


"Selamat ulang tahun...."


Azlan masih terperangah dan hal itu membuat Julaika terkekeh kecil.


Azlan tersenyum saat Julaika memintanya untuk meniup lilin.


"terimakasih sayang...."


"cie, bang Azlan...."


Azlan begitu senang melihat kedatangan Julaika di panggung hiburan itu, hal yang selalu Julaika hindari karena ia memang tidak nyaman dengan kondisi riuh seperti itu.


"my wife introvert..."


bersambung....


terima kasih sudah mampir dan masih setia dengan novel author ini 😘😘😍


para reader tercinta mampir juga ya ke novel author yang masih new..

__ADS_1



Terima kasih 😍😍😍


__ADS_2