Pak Dosen, Pilihan Orang Tuaku

Pak Dosen, Pilihan Orang Tuaku
Labuan Bajo


__ADS_3

Setelah makanan datang, Hanum makan dengan sangat rakus.


“Pelan pelan Hanum” pinta Aditya


“Hhmm... iya mas” jawab Hanum


Seusai makan Hanum langsung merebahkan tubuhnya.


“Ahh kenyangnya” ucap Hanum sambil mengelus-elus perutnya


“Yah malam ini tidak bisa deh” ucap Aditya memberikan kode ke Hanum


“Maksudnya mas?” tanya Hanum


“Ya maunya sih mengulangi yang kemarin” ucap Aditya sambil menggoda


“Ih, ngga ini aja masih sakit. Kamu mau minta lagi” balas Hanum sedikit kesal


“Iya udah kamu tidur saja istirahat” ucap Aditya memahami Hanum


“Oke mas” jawab Hanum


Belum ada lima menit, Hanum sudah terkapar tidur pulas.


...****************...


Keesokan harinya, Hanum bangun pukul 5 pagi, ia mencoba untuk berjalan ke kamar mandi.


“Alhamdulillah sudah bisa jalan meskipun masih ada sedikit rasa nyeri sih” ucap Hanum pelan.


Ia ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu dan sholat subuh.


“Mas, bangun sholat dulu” pinta Hanum sambil menggoyang-goyangkan badan Aditya


“Hhhmm... iya.” Jawab Aditya


Selesai Hanum sholat, Aditya masih belum bangun. Hanum mencoba membangunkan Aditya lagi.


“Mas, bangun!! Udah hampir setengah enam lo, sholat dulu. Nanti baru tidur lagi” ucap Hanum kembali dengan menggoyang-goyangkan badan Aditya


“Hhmm iya sebentar lagi” jawab Aditya


“Ayo mas cepet, nanti keburu matahari nya keluar” ucap Hanum memaksa Aditya untuk bangun


“Iya bawel.” Jawab Aditya sambil mendudukkan badan nya.


Aditya langsung menuju ke kamar mandi dan mengambil air wudhu.


Selesai sholat, Aditya tidur lagi, sementara Hanum masih fokus mengutik-utik HP nya.


...****************...


Waktu menunjukan pukul 8 pagi. Aditya terbangun duluan. Ia membiarkan Hanum yang masih tertidur.


Ia menghubungi layanan hotel untuk memesan makanan.


“Halo, iya saya dari kamar 102, saya mau memesan beberapa menu untuk sarapan” ucap Aditya


“Baik pak, hari ini menu kita nasi goreng, ayam goreng,.....” ucap pegawai hotel menjelaskan menu

__ADS_1


“Saya mau semua, dan bawa ke kamar saya” pinta Aditya


“Baik pak, akan kami antarkan ke kamar anda” jawab pegawai hotel.


Panggilan telepon terputus.


Hanum bangun pukul 9 pagi, ia melihat banyak makanan di depan matanya.


“Makanan nya banyak sekali?” ucap Hanum sambil menelan ludahnya


“Klek” pintu kamar mandi terbuka.


Aditya keluar dari kamar mandi.


“Sudah bangun?” tanya Aditya


Hanum langsung menoleh ke arah suara berasal.


“Sudah mas.” Jawab Hanum


“Sarapan dulu, terus siap-siap” pinta Aditya


“Mau kemana mas?” tanya Hanum


“Aku sudah memesan kapal pinishi untuk kita trip ke labuan bajo. Kemasi semua barang-barangmu!” jelas Aditya


“Hah serius mas!” ucap Hanum tidak percaya


“Iya, buruan makan dan mandi. Aku akan bantu mengemas barang” jawab Aditya


“Oke mas” ucap Hanum langsung menuju kamar mandi


“Ngga deh, aku mandi dulu saja, baru setelah itu makan” jawab Hanum bersemangat


“Oh ya sudah” ucap Aditya sambil tersenyum melihat tingkah Hanum


Selesai mandi Hanum langsung makan dan mengemas barang-barangnya.


“Sudah siap?” tanya Aditya yang duduk di sofa dengan laptop di pangkuannya.


“Sudah mas, ayok” jawab Hanum


Mereka pun menuju ke labuan bajo dengan travel yang sudah di pesan.


Sepanjang perjalan Hanum terlihat sangat bahagia, banyak senyuman dari bibirnya. Ia melihat sekelilingnya yang masih asri berbeda dengan ibukota.


“Mas, bagus kali ya kalau kita punya rumah di Lombok” ucap Hanum


“Kenapa kamu mau tinggal di Lombok?” tanya Aditya


“Ngga kok, cuman kalau kita sering liburan ke Lombok, kita tidak usah menginap di hotel lagi” jawab Hanum


Aditya hanya tersenyum. Ia berencana merealisasikan mimpi Hanum di dalam benaknya.


Sampai ke tujuan. Hanum dan Aditya menaiki kapal pinishi tersebut. Ada 3 kamar tersedia dalam kamar tersebut, Aditya memilih kamar yang paling besar untuk ditempati. Para pegawai pun mengenalkan diri satu-persatu.


“Mas, kok cuman kita berdua tamu di kapal sebesar ini. Kan ada 2 kamar lagi kosong?” tanya Hanum kepada salah satu pegawai


“Iya kak, mas Aditya sudah memesan satu kapal ini” jawab pegawai tersebut

__ADS_1


Hanum langsung melirik ke arah Aditya.


“Mas, kamu kok pesan satu kapal buat kita berdua? Itu namanya pemborosan” ucap Hanum


“Ngga papa lah, aku ga mau sharing sama orang. Aku mau cuman kita berdua” jawab Aditya


“Ih, habis berapa semua?” tanya Hanum


“Kamu tidak usah mengkhawatirkan masalah uang, liburan jangan pelit, lagian aku ga akan miskin gara-gara mengeluarkan uang segitu” jawab Aditya santai


“Tapi mas, kan masih bisa digunakan untuk hal lainnya” ucap Hanum


“Udah Hanum nikmati saja. Lagian kita juga jarang melakukan liburan seperti ini.” Balas Aditya


“Iya aku paham uangmu banyak mas, segini mah tidak ada apa-apa. Tapi aku sedari kecil diajari hidup sederhana. Jadi mending dari pada terbuang sia-sia. Uangnya bisa dialokasikan ke kebutuhan lainnya.” Batin Hanum


...****************...


Fasilitas lengkap di dalam kapal membuat Hanum sangat puas, ia juga menikmati sunset di tengah laut. Fasilitas lainnya seperti diving juga ditawarkan oleh paket wisata kapal tersebut. Namun Hanum tidak berani untuk melakukan diving. Sementara Aditya berkesempatan untuk menyelam sore itu.


“Ya Allah tak ku sangka aku bisa menikmati liburan eksklusif ini!” batin Hanum sambil melihat keindahan di tengah laut dengan warna langit yang indah


“Dulu aku berpikir untuk liburan perlu bekerja keras” batin Hanum


“Kamu ngelamun apa?” tanya Aditya selepas menyelam dan berenang, mengambil posisi duduk di sebelah Hanum


“Mas, aku bahagia banget deh bisa menikmati ini semua” jawab Hanum


“Kalau kita ada waktu aku akan mengajakmu kesini lagi” ucap Aditya


“Iya makasih mas” jawab Hanum sambil mengecup pipi


Aditya yang duduk di sebelahnya


Aditya kaget Hanum mengambil inisiatif duluan. Ia pun segera menatap Hanum yang memandangi pemandangan di depannya.


Hanum meletakkan kepalanya di bahu sebelah kiri Aditya. Mereka berdua menikmati pemandangan pantai yang menakjubkan.


...****************...


Makan malam siap, Hanum dan Aditya bersiap makan setelah mandi.


“Wah, makananya juga mewah banget” ucap Hanum


Hanum pun tidak lupa untuk memfoto segala aktifitasnya selama liburan.


“Ayo makan” ajak Aditya


“Bentar, jangan diambil dulu, aku mau foto” pinta Hanum


Aditya hanya menggelengkan kepalanya.


“Sudah mas makan” ucap Hanum selesai mengambil beberapa gambar


Setelah makan Hanum dan Aditya menikmati fasilitas karaoke. Aditya menyanyikan lagu barat milik Ed Sheeran berjudul perfect. Hanum juga suka lagu yang dibawakan Aditya. Suara Aditya sangat bagus untuk ukuran seseorang yang bukan penyanyi.


Hanum mengikuti lirik lagu tersebut ikut bernyanyi. Hal seperti ini sangat seru menurut Hanum dan Aditya.


“Mas, gantian aku yang nyanyi” minta Hanum

__ADS_1


Aditya mengulurkan mic nya kepada Hanum.


__ADS_2