Pak Dosen, Pilihan Orang Tuaku

Pak Dosen, Pilihan Orang Tuaku
Ibu pulang


__ADS_3

“Sudah siang. Ayo makan dulu” ucap Hanum pelan


“Jam berapa sekarang?” tanya Aditya


“Jam 9 mas” balas Hanum


“Ha.... aku sudah telat ke kantor” ucap Aditya beranjak dari ranjang


“Mas, makan dulu” pinta Hanum


“Aku mau mandi dulu, makan nanti saja” balas Aditya masuk kamar mandi


Hanum melangkah keluar dari kamarnya menuju ruang makan.


“Loh Aditya mana Num?” tanya bu Rita


“Lagi mandi bu, bentar lagi juga kesini” balas Hanum


“Oh ya sudah, kamu makan dulu nih” pinta bu Rita


Hanum mengambil beberapa menu di meja makan.


“Hhhmmm... enak banget bu tumis kangkung nya” ucap Hanum


“Ya sudah makan yang banyak kalau begitu” balas bu Rita tersenyum


“Iya bu” balas Hanum


Setelah mandi, Aditya segera memakai setelah jasnya dan beranjak ke ruang makan untuk sarapan.


“Sudah bangun Dit, sini makan dulu” pinta bu Rita


“Iya bu” balas Aditya mengambil posisi duduk sebelah Hanum


“Sini mas aku ambilin” ucap Hanum mengambil nasi dan lauk ke piring Aditya


Selesai makan Aditya segera pamit untuk berangkat kerja.


“Dit, hari ini ibu akan pulang” ucap bu Rita


“Loh kenapa buru-buru bu?” tanya Aditya


“Kan ibu sudah lama disini” balas bu Rita


“Oh, nanti pulangnya biar dianterin sopir saja Bu” ucap Aditya


“Iya” balas bu Rita


Tidak lupa Aditya juga membelikan beberapa bingkisan dan oleh-oleh untuk dibawa pulang mertuanya.


“Kalau begitu Aditya berangkat kerja dulu ya bu” pamit Aditya mencium punggung tangan mertuanya


“Iya hati-hati” balas bu Rita


“Num, mas berangkat dulu ya” pamit Aditya ke istrinya


“Iya mas, nanti jangan pulang malam-malam” pinta Hanum


“Iya” balas Aditya


Aditya pun berangkat menuju kantornya.


...****************...


Siang harinya setelah mengemas baju-bajunya, bu Rita segera pamit ke Hanum untuk pulang.


“Bu, kenapa cepat sekali sih pulangnya” ucap Hanum manja mengantarkan ibunya keluar rumah


“Kamu ini, kan ibu sudah lama disini” balasnya


“Yah” balas Hanum sedih


“Kamu hati-hati ya Num, jangan sembrono lagi. Turuti perkataan suamimu” pinta bu Rita


“Siap bos” balas Hanum

__ADS_1


“Nyonya, ini bingkisan dari tuan” ucap sopir dengan menata nya di mobil belakang


“Wah banyak sekali. Kenapa Adit repot-repot begini” ucap bu Rita ke Hanum


“Lah, Hanum juga tidak tau bu kalau mas Adit akan membawakan sebanyak ini” ucap Hanum kaget


“Ibu bisa dikira orang jualan parcel kalau segini banyaknya” ucap bu Rita


“Ngga papa lah bu, bagi-bagiin tetangga saja” ucap Hanum


“Ya sudah, ucapkan terima kasih ke Aditya ya Num” pinta bu Rita


“Iya bu” balas Hanum


“Kalau begitu ibu pulang dulu” pamit bu Rita


“Iya bu hati-hati” balas Hanum merangkul ibunya.


...****************...


Setelah selesai semua pekerjaannya, Aditya bersiap untuk pulang.


“Kring.. kring.. kring” suara telepon ruangan Aditya berdering


“Halo” sapa Aditya kepada seseorang di seberang telepon


“Pak Aditya, ini Sheila. Pak Adit dimohon datang ke ruangan pak direktur” pinta wanita tersebut


“Baik saya segera kesana” balas Aditya


Aditya pun menuju ke ruangan ayahnya.


“Tok tok tok” suara ketukan pintu dari luar


“Masuk” ucap pak Deri


“Pah, manggil Adit ya?” tanya Aditya


“Iya, sini duduk dulu” ucap pak Deri mempersilahkan


“Gimana kemarin di Malaysia?” tanya pak Deri


“Aman pa” balas Aditya


“Hhhmm... papa dengar sekertaris mu masih ada disana?” tanya pak Deri


“Iya pa, Aditya harus cepat pulang, tidak tega meninggalkan Hanum sendirian waktu lama” jawab Aditya


“Oh, bagaimana dengan sidangnya?” tanya pak Deri


“Alhamdulillah lulus pa” jawab Aditya


“Hhhmm... kamu kunjungi kami dong. Mama mu sangat merindukan kalian berdua” pinta pak Deri


“Siap pa, weekend ini Aditya akan main ke rumah” jawab Aditya


“Begini Dit, ada undangan charity. Papa minta seperti biasa kamu wakilkan papa. Ajak juga Hanum, disana juga pasti banyak rekan kerja” ucap pak Deri


“Kapan pa?” tanya Aditya


“Jumat malam” jawab pak Deri


“Baik pa, nanti Aditya yang menghadiri” balas Aditya


“Bagus” balas pak Deri


“Kalau begitu Aditya pamit dulu ya pa, kasihan Hanum pasti nungguin di rumah” pamit Aditya


“Iya, titip salam ya sama Hanum” ucap pak Deri


“Siap pa” jawab Aditya berdiri dan meninggalkan ruangan.


...****************...


“Assalamualaikum” ucap Aditya memasuki rumah

__ADS_1


Tidak ada sautan dari orang di dalam rumah.


“Assalamualaikum” ucap Aditya mengulangi


“Walaikumsalam. Eh tuan, sudah pulang” ucap bi Iyem menyapa


“Hanum dimana bi?” tanya Aditya


“Non Hanum di kamar tuan” balas bi Iyem


“Oh, ya sudah saya ke kamar dulu ya” pamit Aditya


“Baik tuan. Apa mau dibuatkan minuman?” tanya bi Iyem


“Tolong buatkan kopi ya bi” pinta Aditya


“Baik tuan” jawab bi Iyem


Aditya segera menuju kamarnya. Disana dia mendapati Hanum yang sedang fokus menonton film korea dengan suara yang keras.


“Pantes aku ucap salam dia nggak denger, ternyata lagi fokus sama dramanya” ucap Aditya pelan memasuki kamarnya


“Eh mas udah pulang” ucap Hanum menyapa


“Kamu... kalau sudah nonton korea, serius banget” ucap Aditya mencubit hidung istrinya


“Aduhhh” balas Hanum merasakan cubitan hidungnya oleh suaminya


“Habisnya seru sih” lanjut Hanum


“Kamu sudah mengerjakan revisian mu?” tanya Aditya sembari melepaskan jasnya


“Belum sih. Ntar aja, lama aku nggak nonton drama korea. Healing dulu” ucap nya


“Healing?” tanya Aditya


“Iya kan aku kemarin tegang terus mempersiapkan sidang jadi aku mau healing” jawab Hanum


“Kenapa healing nya ngga liburan saja? Biar aku temani” ucap Aditya


“Ngga usah deh mas, aku kasihan sama kamu yang sibuk. Nanti saja kalau kamu sudah luang baru kita liburan” balas Hanum


“Hhhmmm” balas Aditya


Aditya memasuki kamar mandi.


“Tok tok tok” suara ketukan pintu dari luar kamar mereka berdua


“Siapa sih?” ucap Hanum pelan


Hanum pun berjalan membuka pintu kamarnya. Sudah ada bi Iyem yang membawakan secangkir kopi.


“Bi” sapa Hanum


“Ini non, tadi tuan minta dibuatkan kopi” jelas bi Iyem


“Oh, ya udah sini bi. Makasih ya” ucap Hanum


“Iya sama-sama non” balas bi Iyem


Hanum kembali masuk ke dalam kamarnya dan melanjutkan menonton drama koreanya. Lima belas menit kemudian Aditya keluar dari kamar mandi dan langsung tidur di sebelah istrinya.


“Mas, itu kopinya” ucap Hanum sambil menunjuk


“Ntar aja” jawab Aditya


“Gimana sih. Kalau dingin nggak enak. Tadi minta dibikinin” ucap Hanum


“Badanku lagi nggak enak. Aku mau istirahat dulu” ucap Aditya


“Ih... kenapa minta kalau nggak diminum” ucap Hanum


Selesai menonton dramanya Hanum melihat ke arah Aditya yang tertidur. Ia memegang lengan suaminya, hendak memintanya untuk makan.


“Mas” panggil Hanum.

__ADS_1


__ADS_2