Pasrah Saja

Pasrah Saja
penyesalan Lana


__ADS_3

Malam semakin gelap, tapi di tempat yang gelap di mana tidak ada orang yang lewat.


Dua pasang manusia terlalu larut di dalam adegan yang tidak pantas ditonton oleh anak-anak.


Hanya ada ******* dan ******* saja di sana, baru satu jam kemudian ada suara tangis di dalam semak-semak itu.


Itu adalah Lana di mana dia sudah sadar tentang apa yang sudah dia lakukan. Hanya saja Lana tidak pernah tahu jika dirinya sedang dijebak oleh Kevin.


"Lana kenapa kau menangis lagi semua sudah terlanjur Ayo malam semakin larut, Ayo aku antar pulang"Kata Kevin tersenyum puas.


Masih ada beberapa butir keringat di dahinya, hanya saja suasana gelap Lana tidak melihat ada seringai licik yang dikeluarkan laki-laki ini.


Mendengar apa yang dikatakan oleh Kevin itu. Lana berhenti menangis dan dia mencoba menatap ke arah Kevin yang sedang berbicara tapi dia gagal melihat wajah asli pria itu karena kondisi yang memang sedang gelap gulita.


"Kevin...apa yang sudah kau lakukan?" tanya Lana


Sampai mati pun Kevin tidak akan pernah mengakui apa yang sudah dibuat.Jadi di sini dia pura-pura terkejut dan balas bertanya balik dengan Lana.


"Lana, kenapa kau bertanya begitu bukankah tadi kau yang menggebu-gebu menginginkan ini? aku tuh hanya ingin kita menghabiskan beberapa waktu sebagai kenang-kenangan sebelum berpisah itu aja. Tapi rupanya cintamu padaku terlalu kuat sehingga kau... hehehe.


"Kevin tapi... setelah melakukan ini padaku apa kau masih ingin putus?" tanya Lana dengan suara rendah.


"Hah Lana sayang? bukankah kau sendiri yang ingin putus? Lana Aku tidak pernah memaksamu putus dan aku juga tidak pernah memaksamu untuk menyerahkan dirimu padaku kan?"kata Kevin.


Kevin mulai bangkit dan berjalan pelan ke arah di mana ada cahaya. Lana tentu saja tidak ingin ditinggal oleh Kevin setelah dia menghabiskan waktu bersama laki Kevin tadi.


Karena takut ditinggal oleh Kevin Lana buru-buru membereskan pakaiannya yang sudah kusut. Setelahnya dia berlari cepat ke arah Kevin yang sudah mulai berjalan ke arah sepeda motor.


"Kevin, Kevin tunggu dulu!"panggil Lana.


Kevin yang sudah kamu berjalan pergi tiba-tiba menghentikan langkah kakinya dan memutar tubuhnya ke arah lana. Dia sedikit mengerti tapi masih memamerkan senyum yang penuh kepuasan.

__ADS_1


Melihat senyum ini Lana sadar jika dia sedang dipermainkan oleh laki-lakinya.


Tiba-tiba saja Lana yang bersemangat jadi mundur lagi karena menyadari ada sesuatu yang salah di sini.


Memang diakui jika Lana pernah menaruh hati walaupun sekejap dengan Kevin .Tapi dia tidak akan pernah berjalan terlalu jauh dalam hubungan mereka. Apa yang terjadi hari ini adalah kebalikan dari apa yang sudah dia pertahankan sebelumnya.


Bahkan Lana adalah seorang gadis yang berhati-hati dalam hal pacaran. Kata Mama ketika pacaran wanita lah yang akan dirugikan dari segala sisinya.


Jadi Lana tidak pernah mengizinkan Kevin melangkah terlalu jauh selain daripada ciuman bibir.


Tapi kenapa malam ini dia menjadi seorang gadis yang selalu agresif dan bahkan terkesan liar.


Kenapa?


"Lana kenapa sih kamu bengong di situ.Cepatlah kalau ingin bicara. Kau tahu hari sudah terlalu malam tapi tidak ingin ketangkap basah lagi seperti kemarin" kata Kevin malas.


Lana menyipitkan matanya sedikit dan memandang ke arah Kevin. Kenapa rasanya Kevin berubah jika dibandingkan dengan perilakunya sebelum ini.


Tapi kenapa sekarang dia malah terkesan acuh tidak acuh padahal sudah melakukan hal yang terlalu banyak.


"Kevin, apakah melakukan sesuatu padaku Kevin?"tanya Lana yang langsung menebak begitu saja.


Dia bahkan berani menatap Kevin dengan tatapan langsung ke mata Kevin.


"Lana kau menuduh aku sekarang? aku tahu kau ingin putus tapi jangan menuduh aku seperti itu, Oke. Aku adalah seorang pria dan aku punya harga diri Lana. Apa yang kau tanyakan hari ini sudah melanggar batasannya"Kata Kevin yang mulai marah.


Kevin sudah pun mereguk manisnya madu dari sarang lebah, dia tidak mungkin mau mengambil sisanya lagi. Jadi ini hanyalah alasan Kevin untuk membenarkan kata putus itu.


Kevin bahkan tidak peduli jika orang-orang mengatakan jika dirinya jahat ,biarlah, yang penting hatinya puas dan harga dirinya tidak diinjak-injak oleh gadis seperti Lana.


Percuma cantik kalau sudah bekas.

__ADS_1


Setelah mengucapkan kata-katanya Kevin langsung bergegas naik ke sepeda motor. Dia pikir tidak ada hal lagi yang perlu dibicarakan dengan Lana, lagipula dia sudah mendapatkan apa yang dia inginkan dari gadis ini.


Tapi apa yang diucapkan oleh Kevin ini membekas di hati Lana dan dia pikir bisakah dia melepaskan Kevin jika dia sudah jadi sampah seperti sekarang.


"Kevin aku mohon Kevin berhentilah dulu ayo kita bicara"kata Lana yang sangat setengah memohon.


Dia mengambil kunci dari Kevin sehingga Kevin tidak mungkin bisa pergi dari lokasi itu tanpa kunci motor sepeda motornya.


Melihat Lana yang kurang ajar mengambil kunci sepeda motornya. Kevin hanya menarik nafas panjang dia pikir balas dendamnya mungkin belum bisa membuat gadis ini jera.


"Oke Ayo kita bicara jadi apa maumu sekarang? kau bilang ingin putus, ya kita putus .Aku tidak akan menahanmu lagi. Apakah belum puas Lana?"


Kali ini Kevin benar-benar membentak Lana. Sehingga Lana terkejut mendapat bentakan seperti itu. Bahkan kedua orang tuanya saja tidak pernah membentak Lana dari sejak kecil sampai dia dewasa.


Apakah semua laki-laki setelah mendapatkan manisnya madu, akan berubah seperti ini.


"Kevin,kau... kau membentak aku Kevin?"Tanya Lana yang tidak percaya.


" jadi apa Lana,apa?aku sudah menyanggupi permintaan mu kan?apa lagi sih yang kau mau?"kata Kevin kesal.


"Siniin kuncinya, jika kau tidak mau pulang terserah lah.Tapi aku tetap akan pergi "Kata Kevin lagi.


"Kevin,kau harus bertanggung jawab atas apa yang kau buat padaku Kevin,kau tidak bisa putus.kita bisa tunangan kan Kevin, Hem tunangan seperti apa yang orang tua kita mau Kevin"kata Lana setengah menangis dan malu.


"Hehehe tunangan kata mu? Hahahaha oke sayang,oke kita tunangan tapi...


Tapi apa Kevin?"


"Tapi kau harus mau melayani aku seperti tadi kapan pun aku mau, gimana?jika tidak jangan salah kan aku Lana,aku laki laki"


"Kevin apa kau mengancam ku Kevin?" tanya Lana heran.Selama ini dia menganggap Kevin adalah pria jantan tapi apa yang dia lihat hari ini sangat berbanding terbalik dengan apa yang dia pikirkan.

__ADS_1


Kevin adalah laki-laki bejat yang tidak bermoral."Terserah apa katamu tapi kalau tidak mau ya hehehe...


__ADS_2