
Lana dan Raihan memiliki janji untuk bertemu di Taman Bungkul pada hari Sabtu pukul 16.00 sore. Taman Bungkul merupakan salah satu tempat wisata populer di Surabaya yang terkenal dengan keindahan dan keasriannya.
Taman ini memiliki area yang luas dengan taman hijau yang rindang, pepohonan yang menjulang tinggi, dan berbagai bunga yang indah. Terdapat juga jalur jogging yang mengelilingi taman, sehingga cocok untuk berolahraga atau berjalan santai. Di tengah taman, terdapat kolam air yang menghiasi pemandangan dengan airnya yang jernih dan ikan-ikan yang berenang di dalamnya.
Selain itu, terdapat juga beragam fasilitas di Taman Bungkul, seperti area bermain anak, tempat duduk yang nyaman, dan kafe yang menyediakan makanan dan minuman segar. Taman ini menjadi tempat yang sempurna untuk beristirahat, berinteraksi dengan alam, atau sekadar duduk bersantai sambil menikmati keindahan sekitar.
Lana dan Raihan sepakat untuk bertemu di dekat kolam air di Taman Bungkul. Pada saat itu, suasana taman akan menjadi lebih tenang dan sejuk, sehingga mereka dapat menghabiskan waktu dengan nyaman dan menikmati kebersamaan di tengah keindahan alam.
Lana tiba lebih awal di Taman Bungkul dan memilih sebuah spot yang indah di tengah taman. Dia duduk di sebuah bangku yang terletak di bawah pohon rindang, memberikan keteduhan dan memberikan pemandangan yang menenangkan.
Dari tempat duduknya, Lana dapat melihat pemandangan yang memesona di sekitar taman. Di depannya terdapat kolam air yang tenang, dengan air yang mengalir perlahan dan mencerminkan sinar matahari yang memancar. Di tengah kolam terdapat beberapa bunga terapung yang memberikan warna-warni indah di atas permukaan air.
Di sekitarnya, Lana melihat pepohonan yang menjulang tinggi, memberikan naungan yang menyegarkan. Suara gemericik air dari air mancur dan kicauan burung membuat suasana semakin harmonis. Taman Bungkul juga dilengkapi dengan bangku-bangku kayu yang terletak di sekitar jalur berjalan, memberikan tempat duduk yang nyaman bagi pengunjung yang ingin bersantai.
Rayhan akhirnya tiba di Taman Bungkul dengan senyuman lebar di wajahnya. Dia membawa beberapa camilan di tangannya, yang membuat Lana terlihat senang dan penasaran.
"Akhirnya kamu datang! Tapi kamu telat, ada apa?"
Rayhan meletakkan camilan di depan Lana."Maaf ya, aku terlambat karena aku mampir sebentar ke toko kue. Aku melihat camilan favoritmu, jadi aku tidak bisa menahan diri untuk tidak membelinya"
Lana tertawa dan berkata."Kamu sungguh tahu caraku, ya?"
"Aku tahu kamu suka camilan ini, jadi aku berpikir ini bisa membuat hari kita lebih manis. Maaf jika aku membuatmu menunggu"
Lana segera menggigit camilan pertama." Tidak apa-apa, ini sepadan dengan menunggumu. Jadi, apa yang membuatmu mampir ke toko kue?"
Rayhan tersenyum manis pada Lana."Aku tahu kamu suka camilan ini jadi, aku memutuskan untuk membawanya"
__ADS_1
" Terima kasih, Rayhan. Enak juga makan camilan ini sambil menikmati suasana taman ini, ya?"
Mereka berdua duduk bersama di bawah pohon rindang, menikmati camilan yang dibawa Rayhan sambil bercengkrama dan tertawa.
"Ray , apa rencanamu untuk kedepannya bagaimana cara kita mengatakan pada dia sebenarnya kita sekarang sahabatan?"kata Lana pelan.
Kata sahabat ini membuat jantungnya seperti ada sesuatu yang mengganjal. Lana adalah gadis yang sudah memiliki pengalaman dalam masalah hubungan pria dan wanita. Bodoh jika Lana tidak mengetahui isi hatinya sendiri.
Tapi dia tidak ingin menjadi pagar yang makan tanaman. Dia benar-benar ingin berteman dengan Raihan dan juga Mia selama-lamanya.
"Ah aku belum kepikiran tentang caranya sih tapi kau benar tidak nyaman kita melakukan pertemuan secera sembunyi seperti ini. berasa jadi kayak orang selingkuh aja" kata Rayhan.
"Hem.. aku juga begitu, Gimana jika...
"Lana!kamu di sini rupanya"suara itu tiba-tiba mengagetkan Lana dan Raihan. Ketika mereka memandang ke arah asal suara rupanya itu adalah Kevin.
Tapi Kevin tidak menjawab pertanyaan itu malah dia balik bertanya pada Lana. "Lana, apa yang sedang kau lakukan di sini bersama Rayhan?"
" Aku melihat kalian berdua dari jauh. Aku curiga bahwa kau sedang menghindariku dan menjalin hubungan dengan Rayhan!" tandas Kevin.
"Kevin, tidak ada yang perlu dicurigai di sini. Kami hanya sedang menghabiskan waktu bersama sebagai teman"kata Rayhan.
Raihan sangat hafal dengan temperamen Kevin. Seorang pria yang menganggap jika wanita itu adalah sesuatu yang bisa dia miliki kapanpun dan di manapun.
Tapi sejauh ini Rayhan tidak pernah melihat Kevin keras kepala terhadap satu wanita. Mungkin Lana memiliki pesonanya sendiri sehingga Kevin sulit melepaskan dia.
Kevin memandang Lana dengan tajam, hari ini dia merasa sudah dikhianati oleh lana. Sementara dia lupa apa yang sudah dia lakukan sekarang bahkan dia juga sudah menikah dengan Sarah dua hari yang lalu.
__ADS_1
"Benarkah? Aku tidak percaya kalau kau tidak ada hubungan khusus dengan Rayhan"
" Kevin, aku tidak ingin berhubungan denganmu lagi. Kita sudah berpisah dan aku mencoba untuk melanjutkan hidupku. Apapun yang aku lakukan sekarang itu tidak ada hubungannya dengan kamu Kevin. Urusi aja istrimu yang sedang hamil itu"
"Benar, Kevin. apapun hubungan kami sekarang itu tidak ada masalah dengan kamu"
Jawaban dari Rayhan ini membuat Kevin marah. Dia langsung menatap Rehan seolah-olah ingin menantangnya bertarung. Matanya memerah dengan cepat dengan tangannya yang terkepal.
"Ray, kau paling tahu kan jika lama Ini udah sisa aku. Lana tidak punya pilihan lain untuk selain tetap bersama aku. apa kau ingin berniat makan dari sisaku Rayhan?"
Deg...
Hati Lana sangat sedih mendengar apa yang dikatakan oleh Kevin.Dari kata-katanya saja Lana sudah tidak ada artinya lagi. Dia seperti sampah yang sudah dibuang yang tidak diingini oleh pria manapun.
" Kevin, ini urusanku dan Rayhan. Tolong hormati keputusanku untuk tidak melanjutkan hubungan kita. Aku... Aku bukan sampah Kevin" kata Lana yang sudah akan menangis.
"Kevin, tidak ada gunanya menyalahkan Lana atau mencari konfrontasi. kau juga punya adik perempuan Kevin apa kau ingin adikmu juga berakhir seperti Lana. dalam hidupmu Kau hanya ingin menghancurkan setiap wanita yang kau lihat. apa kau pikir adikmu juga bukan wanita?"kata Rayhan marah.
Dia tidak suka jika Kevin mengatakan jika Lana itu adalah sampah. Tapi Kevin lupa siapa yang sudah membuat Lana menjadi sampah seperti yang disebutkan nya tadi.
"Lana , apa kau marah karena aku tidak menikahi kamu lebih dulu? Hehehe Lana kenapa kau menyalahkan aku salahkan dirimu karena kau tidak hamil. padahal aku sudah melakukannya ratusan kali tapi kau tidak kunjung hamil"kata Kevin dengan kurang ajarnya.
"Apa?kau..kau..
"Ya kau yang bodoh, Sarah itu pintar. Hanya dua kali gerakan saja dia sudah hamil, tentu saja dia yang aku nikahi dulu"
"Dan Rayhan ,Lana kelihatannya saja cantik tapi di atas ranjang dia..hambar"kata Kevin dengan nada yang mengejek.
__ADS_1
Buk..