Pasrah Saja

Pasrah Saja
Teman curhat


__ADS_3

Lana sedang duduk di dalam ruang kelas, mendengarkan dengan serius saat dosen menjelaskan materi. Tiba-tiba, teleponnya bergetar dan muncul notifikasi panggilan masuk dari Kevin. Lana mengambil teleponnya dengan ragu, tetapi setelah melihat nama Kevin di layar, wajahnya langsung berubah menjadi ketakutan.


Tapi telepon terus menerus berdering sehingga Lana mau tidak mau mengambil nya.


"Lana, aku tidak bisa membiarkanmu pergi begitu saja. Kau harus mengerti bahwa aku masih mencintaimu" tulis Kevin.


"Kevin, kita sudah putus, itu sudah berakhir. Tolong jangan terus mengganggu hidupku"jawab Lana pada pesan nya.


"Tidak, Lana. Kau tidak bisa mengakhiri hubungan kita seperti itu. Kita harus bersama, aku akan membuatmu kembali padaku,jika tidak jangan salah kan aku seandainya universitas baru in tau kenapa kau pindah,apa kau mau itu terjadi?"


"Kevin, ini tidak masuk akal. Kau harus menghentikan ini. Aku ingin hidupku tanpa tekanan dan ketakutan" tangan Lana bergetar ketika dia menuliskan pesan ini kepada Kevin.


Diia benar-benar ingin melupakan semuanya dan melanjutkan hidupnya. Lana ingin mencari penghidupan baru dan pasangan baru di masa depan. Tapi kenapa kevin masih tidak bisa melepaskan dirinya begitu saja padahal dia memiliki wanita lain.


Ohh Lana saat ini bahkan sudah mendapatkan undangan dari acara tersebut.


"Kau tidak bisa menghindariku, Lana. Aku akan menghancurkan hidupmu jika kau tidak mau bersamaku lagi"ancam Kevin lagi.


" Kevin, kau tidak bisa melakukannya. Aku tidak takut padamu. Aku akan melaporkanmu jika kau terus mengganggu dan mengancamku. pesan ini akan aku simpan Kevin dan akan aku jadikan bukti jika kau berniat macam-macam"jawab Lana.


Lana segera menutup teleponnya dengan gemetar. dia bahkan mematikan teleponnya secara total agar Kevin tidak bisa menghubunginya lagi.


Tapi sekarang Wajahnya sudah penuh dengan ketakutan dan kecemasan. Mia, yang duduk di sebelahnya, melihat reaksi Lana dan segera menyadari bahwa ada sesuatu yang salah.


" Lana, apa yang terjadi? Apakah semuanya baik-baik saja?" tanya Mia.


Lana jelas tidak ingin Mia mengetahui permasalahannya. jadi dia menjawab,"Oh, tidak apa-apa, Mia. Hanya panggilan yang tidak menyenangkan. Aku baik-baik saja"


Walaupun Lana mencoba menyembunyikan rasa ketakutannya, Mia merasa ada sesuatu yang tidak beres.


Tapi dia juga mengerti jika ada situasi di mana seseorang tidak nyaman untuk berbicara tentang masalah pribadi mereka.

__ADS_1


Tapi ini bukan pertama kalinya Lana berperilaku begitu setelah mendapatkan pesan singkat dari seseorang. Tentu saja hal ini membuat Mia merasa dirinya bukanlah teman yang baik karena Lana menyembunyikan sesuatu tentang permasalahan pribadinya.


Namun begitu Mia juga menyadari setiap orang memiliki rahasia masing-masing termasuk juga dengan dirinya sendiri.


Satu-satunya orang yang mengetahui rahasia kehidupannya tentu saja adalah Raihan sebagai pasangannya.


Karena itu tanpa ragu Mia langsung membuka telepon dan mengirim pesan singkat terhadap dengan Rayhan.


"Ya sayang , miss me honey Hem?"


Mia ngakak ketika melihat pesan singkat dari Kevin, entah kenapa dia online hari ini.


"Hem miss you so much honey, Hem Miss you Kiss hehehe"jawab Mia


"sayang kamu jangan bercanda mulu ah, kan jadi pengen hehehe, tapi serius deh ngapain sih,kan lagi dikelas nih "


"Nggak sayang, aku tuh cuman pengen curhat. nih si Lana sepertinya akhir-akhir ini terlihat khawatir dan sepertinya ada masalah.Tapi yang nggak enaknya, dia tuh nggak mau cerita sama aku. kan kami itu sahabatan ya ,jadi gimana ya aku tuh jadi nggak nyaman aja gitu" tulis Mia.


Tapi itu wajar karena kondisinya sekarang mereka sedang berada di dalam kelas.Kevin tidak satu kelas dengan Mia jadi kesibukan mereka itu berbeda-beda.


Kalau mau ketemuan juga harus dicocokkan dari segi jadwal.Jadi wajar jika Rayhan telat dalam menjawab.


"Sayang jangan pikirin dia ya,dia sama seperti kita yang punya rahasia kan.jadi lah teman yang baik jangan terlalu kepo juga kan.Santai aja sayang"jawab Kevin di pesan itu.


Jelas jika Kevin memiliki beberapa waktu untuk memikirkan apa yang akan di tulis nya sebagai jawaban.


"Hem aku tahu sayang,ah udah dulu ya tuh dosen liatin nih"kata Mia yang buru buru menutup teleponnya.


Di sini mia tidak berbohong memang kondisinya dosen sedang memandang ke arah Mia karena dia berpikir dia sedang tidak fokus.


Kevin di kelas lain jadi tidak fokus ketika membaca pesan dari Mia. Dia serius ingin menjadi sahabat bagi Mia. Tapi kenapa Mia masih enggan mengatakan jika Kevin masih terus-menerus menghubunginya.

__ADS_1


"Ahh apa Lana masih belum nyaman cerita sama aku?"pikir nya.


Kevin tanpa pikir panjang langsung bertanya pada Lana lewat pesan singkat juga.


"Lana ada apa, kenapa Mia merasa kau sedang ada masalah.Apa Kevin menghubungi kamu lagi?"Tanya Rayhan.


Lana sedang mencoba fokus pada dosen di depannya ketika dia sadar, handphone nya bergetar.


Awalnya dia tidak mau menjawab karena dia pikir itu adalah Kevin dengan pesan teror nya.Tapi ketika dia cek lagi tiba tiba saja senyum Lana jadi secerah matahari pagi.


Dengan cepat dia menjawab Rayhan , sesekali matanya melihat ke depan agar dosen tidak curiga jika dia sedang menggunakan telepon.


"Ray aku mau cerita banyak sama kamu tapi bukan sekarang.Gimana kalau kita ketemuan Hem pikirkan saja waktu dan tempat agar Mia tidak tau.Oh Ray kenapa rasanya aku sedang selingkuh ya hehehe"


Kevin di sisi lain, tersenyum juga melihat nya.Jujur dia merasa ada pesona Lana yang sempat jatuh dalam benaknya.


Tapi mereka murni hanya temenan saja tanpa ada embel-embel berbeda.


"Oke Hem gimana kalau kita ketemuan di kafe , alamatnya nanti aku share loc deh. Mia nggak pernah ke situ soalnya"kata Rayhan.


"Ohh oke , makasih ya Rehan udah coba mengertiin aku jujur deh aku Itu sayang banget sama Mia aku nggak mau Mia itu kecewa dan pikiran aku itu ada macam-macam sama kamu"


"Ohh sebenarnya kalau dipikir lagi nggak perlu juga sih kita sembunyi-sembunyi kayak gini sama Mia. Tapi kamu tahu Mia itu sebenarnya adalah cemburuan gimana gitu"jawab Rayhan.


Lana juga mengetahui dari Rayhan jika sebenarnya Mia ini adalah gadis yang protektif banget sama Rayhan .Mungkin karena gaya pacaran mereka yang sudah kelewat batas maka Mia merasa tidak aman.


Ini juga lah alasan kenapa Lana tidak ingin cerita sama Mia jika Rayhan adalah teman curhat terbaiknya saat ini.


Jadi ketika telepon ditutup lagi ada senyum yang makan di wajah lana. bahkan Lana cenderung tidak sabar menunggu waktu untuk bertemu dengan Rayhan.


Yah sekedar untuk curhat lah

__ADS_1


__ADS_2