
Saat matahari mulai terbenam, suasana di tepi danau semakin tenang dan romantis. Lana dan Rayhan duduk bersebelahan, menikmati pemandangan matahari terbenam yang spektakuler di permukaan air danau.
" Terima kasih, Rayhan. Aku merasa lebih baik setelah berbicara denganmu. Kamu benar-benar orang yang baik"
Kevin dan Rayhan sama-sama memiliki gaya pacaran yang sama .Tapi entah kenapa Lana nyaman-nyaman aja berbicara panjang lebar dengan Rayhan.
Mungkin karena di depan Rehan dia tidak perlu menyembunyikan dirinya menjadi gadis yang sok suci.
Lana benar-benar menjadi dirinya sendiri di depan Rayhan saat ini.
" Kamu juga orang yang baik, Lana. Aku senang bisa membantu dan mendengarkanmu. Jika ada lagi yang ingin kamu ceritakan atau jika kamu membutuhkan teman untuk berbicara, aku di sini"kata Rayhan.
"tapi ingat karena aku nggak tampan sih tapi pesonanya masih ada hahaha. Takutnya kamu cantik jatuh cinta duluan tapi ingat aku pacarnya Mia lho sahabatmu sendiri jangan pernah jatuh cinta sama aku ya"kata Rayhan setengah bercanda tapi dia serius.
Tapi entah kenapa ketika Rayhan berkata seperti itu Lana merasa ini adalah kejujuran yang paling dia suka dalam diri pria ini.
Dia merasa semakin nyaman berada di dekatnya, dan perlahan mulai melupakan masalahnya dengan Kevin.
" Aku bahagia bisa bertemu denganmu, Rayhan. Kamu membantu mengalihkan pikiranku dari masalah dan membuatku merasa lebih bahagia"
" Aku juga senang bisa bertemu denganmu, Lana. Kamu punya energi yang menyenangkan, dan aku suka berbicara denganmu. jangan buat Kevin menutupi sisi terbaikmu Oke jadilah diri sendiri dan meraih masa depan"kata Kevin lagi.
Mereka berdua terdiam sejenak, menikmati keheningan yang menyenangkan di sekitar mereka. Sudah cukup lama Lana tidak merasa begitu rileks dan damai.
"Hahaha Siapa sangka, awalnya aku hanya mencari taksi untuk pulang, tapi malah mendapat teman baru"kata Lana.
Lana mengatakan teman baru ini menunjukkan jika ini memang" teman yang baru" dalam artian yang sebenarnya.
Ketika dia berteman dengan Mia itu bukanlah dirinya sendiri. Dia sedang mengenakan topeng ketika itu.
Tapi dengan Kevin dia bisa menjadi diri sendiri tanpa khawatir diejek.
" Mungkin ini adalah kebetulan yang menyenangkan"kata Kevin tersenyum manis.
__ADS_1
Ohh kenapa manis banget sih senyumnya.
Lana dan Kevin melanjutkan pembicaraan mereka dan mampir di sebuah warung kecil yang terletak di pinggir danau. Warung itu memiliki suasana yang sederhana namun hangat, dengan dinding terbuat dari bambu dan meja serta kursi kayu yang sederhana.
Di meja mereka, terdapat sejumlah pilihan makanan yang menggugah selera. Warung ini dikenal karena hidangan tradisional yang autentik dan rasanya lezat. Tersedia berbagai makanan khas seperti,Nasi Goreng Spesial,Mie Goreng Seafood,Sate Ayam Madura,Gado-gado.
" Tempat ini sangat nyaman, Kevin. Terima kasih sudah membawa aku ke sini"kata Lana senang.
Bukan tempat dan makanan nya yang bikin nyaman tapi teman yang bersamamu lah yang bikin segala nya berbeda.
Saat ini Lana benar-benar tersenyum dari lubuk hatinya.Tanpa sadar dia sudah mulai merasa nyaman dengan Kevin.
tanaman begitu Lana tidak bermaksud untuk melupakannya sebagai pacar Raihan.
Tapi dia masih bisa tetap berteman dengan Rayhan kan. Meskipun tidak bisa disebut sebagai pacar.
Lagi pula Lana sudah terlanjur trauma dengan yang namanya pacaran. Lebih baik temenan saja seperti sekarang dan itu sepertinya lebih nyaman.
"Oh jadi ini tempat favoritnya Mia? Uh Ray Apa kau sedang bermain api?"kata Lana bercanda.
"Ahh api apa? Korek api kah ? hahaha Lana kau tau,aku ini setia loh . lagi bulan ya itu udah baik cantik dan dia adalah kriteria yang paling aku cari di dalam sosok wanita"kata Kevin lagi dengan jujur.
Lana menganggukkan kepalanya dan setuju dengan itu. Jangankan Kevin seorang laki-laki dirinya saja seorang wanita masih mengagumi sosok Mia yang cantik dan juga ceria.Tanpa Mia mungkin hari-harinya di kampus tidak akan sebaik ini.
Oh tanpa Mia bagaimana mungkin dia bisa kenal dengan sosok Kevin yang humble dan juga....Hem menyenangkan.
Pelayan datang mendekati mereka dan mereka berdua memesan beberapa makanan. Sambil menunggu pesanan datang, mereka saling berbicara dan tertawa, suasana canggung yang sebelumnya mulai terasa berkurang.
"Kevin saat ini aku memang bukan gadis suci lagi tapi aku berharap kau tidak akan memperlakukan hal yang sama dengan Mia. dia adalah teman yang paling Aku hargai saat ini tolong hargai dia dan jadikan Dia adalah pelabuhan terakhirmu"kata Lana.
Mungkin ini adalah kata-kata yang paling jujur yang dikeluarkan oleh Lana sejauh ini.
Dia menyukai Mia dan sekarang dia juga menyukai Kevin tapi dalam tanda kutip, sebagai seorang sahabat bukan sebagai seorang pria.
__ADS_1
"Hem aku tahu itu tapi jodoh itu sudah ada yang ngatur itu bukan kuasa kita"kata Kevin tapi Kevin juga mengakui hal yang sama.
Jika dia bisa meminta kepada Allah dia ingin hubungannya dan Mia itu berlanjut ke jenjang pernikahan.
Tapi Mia berkata jika dia belum ingin menikah dan mereka harus mengundurkan waktu paling tidak setelah mereka tamat kuliah .Dan itu tidak akan lama lagi mereka akan tamat tahun depan.
Sebagai seorang laki-laki tentu saja Rayhan harus menghormati keinginan dari Mia kan.
Saat makanan mereka datang, mereka berdua menikmati hidangan yang lezat dan berbicara tentang berbagai hal, dari kuliner hingga hobi dan minat mereka. Perlahan, Lana merasa lebih santai di dekat Kevin dan merasa senang bahwa mereka bisa berbicara dengan lancar.
"Aku senang kamu mau makan bersamaku, Lana. Semoga kamu bisa melupakan masalah-masalahmu oke "
"makasih Kevin selama ini aku nggak pernah kepikiran akan menemukan seseorang di mana aku bisa curhat.Ya paling tidak aku tidak akan pernah berpikir jika teman curhatku adalah seorang pria hahaha"kata Lana lagi.
"Ya aku mengerti itu Lana,apakah kau tahu Lana curhat itu sebenarnya efektif untuk membantu melepaskan beban emosional ,Mendapatkan perspektif baru. Dukungan dan empati dan engurangi stres juga "
"terima kasih profesor curhat, tanpa profesor mungkin murid ini tidak akan senyaman sekarang hahaha" Kata Lana bercanda lagi.
Tidak semua orang memiliki kemampuan atau keahlian untuk memberikan dukungan yang efektif dalam proses curhat. Ada kemungkinan orang yang mendengarkan tidak dapat memberikan solusi yang memadai atau tidak memberikan respons yang diharapkan, yang justru dapat meningkatkan rasa frustasi atau kekecewaan.
"Ohh begitulah, senang bisa menjadi profesor di mana materinya adalah tentang curhat. Lana mahasiswi ku belajarlah yang baik oke"Kata rayhan tersenyum puas.
Rayhan senang melihat Lana bisa tersenyum lagi seperti sekarang. Rayhan tidak bisa membantu lanase dengan materi tapi bisa membantunya dengan membiarkan Lana mencurahkan rasa hatinya seperti sekarang.
Di sisi lain Lana juga sudah nyaman dan tidak lagi menyembunyikan masalah yang dia bebankan pada pundaknya saat ini. Senang rasanya bisa berbagi masalah dengan seseorang yang kamu yakin tidak akan membeberkannya pada pihak ketiga.
Tapi masalahnya Lana melupakan tentang kerugian yang tersembunyi dari curhat seperti yang sedang dia lakukan bersama Rayhan.
Terlalu sering curhat tanpa tindakan nyata atau upaya untuk mengatasi masalah dapat membuat seseorang terjebak dalam lingkaran curhat yang berkelanjutan tanpa adanya perubahan yang signifikan dalam kehidupan mereka.
Mama pernah berkata jika tidak ada pertemanan sejati antara wanita dan pria.
Tapi yang dipikirkan oleh Lana saat ini hanyalah dia yang sedang nyaman.
__ADS_1