
Lana berjalan sendirian di tepi jalan dengan langkah yang lemah. Ekspresi kesedihan yang terpancar dari wajahnya memberi kesan bahwa ada beban yang membebani hatinya. Sambil menatap ke bawah, dia terus mencari taksi yang bisa membawanya pulang.
Tiba-tiba, sebuah tepukan lembut mendarat di bahunya, menyebabkan Lana terkejut. Ia berbalik dengan cepat, dan terlihat jelas raut keterkejutan di wajahnya saat melihat Rayhan, pacar Mia, berdiri di sampingnya dengan senyuman hangat.
"Rayhan? Apa yang kamu lakukan di sini?" kata Lana.
"Aku kebetulan lewat dan melihatmu tampak sedih. Apakah ada yang salah? Apa yang terjadi?" jawab Rayhan dengan jujur.
Ya dia memang kebetulan sedang lewat tadi,dia nggak bohong kan.
Lana terlihat sedikit terkejut dan bingung oleh kehadiran Rayhan.
"Aku... Aku sedang mencari taksi untuk pulang. Tapi sepertinya sulit menemukannya"
Rayhan menatap Lana tanpa bergerak seolah olah dia sedang mengumpulkan katan kata yang cocok untuk itu.
Tapi tidak lama kemudian dia berkata "Mengapa kamu sedih? Apakah ada yang bisa aku bantu?"
Lana lagi lagi dibuat terkejut dengan Raihan, namun begitu Lana berpikir tidak baik jika dia terlalu dekat dengan laki laki ini,masalahnya Rayhan adalah pacar temannya sendiri.
"Nggak apa apa Ray Aku hanya sedang menghadapi beberapa masalah pribadi, tapi nggak apa-apa ini hanya masalah kecil aja kok Ray "Kata Lana beralasan.
" Hey, mengapa tidak kamu naik ke sepeda motorku saja? Aku akan membawamu ke danau, tempat yang indah untuk melepas penat" bujuk Rayhan pada Lana.
"Tapi, aku tidak ingin merepotkanmu...
"jangan terlalu banyak berpikir aku juga mengerti apa yang kau khawatirkan. Mia tidak akan mempermasalahkan ini hehehe " kata Rayhan terkekeh-kekeh.
Lana merenung sejenak, akhirnya setuju dengan tawaran Rayhan. Dia merasa ada kehangatan dan kebaikan dalam tawaran itu, dan hatinya merindukan momen ketenangan di tengah kegalauannya.
" Baiklah, aku akan naik. Terima kasih, Rayhan"
Rayhan membuka helmnya dan memberikan helm cadangan untuk Lana. Lana mengenakan helm itu dengan canggung, sementara Rayhan dengan lincah mengenakan helmnya sendiri.
Saat Lana duduk di belakang Rayhan di atas sepeda motor, dia merasa sedikit canggung karena ini adalah kali pertama dia melakukan sesuatu seperti ini bersama seseorang yang tidak begitu dia kenal.
__ADS_1
Rasanya agak canggung gimana gitu, soalnya kan pacar teman sendiri kan.
Rayhan sambil menyala sepeda motor kesayangan nya " Siap-siap ya!"
Lana menggangguk cepat dia,lalu mereka melaju pelan menuju danau, Rayhan mengemudikan sepeda motornya dengan hati-hati. Sepanjang perjalanan, Lana merasa sedikit lebih nyaman.
Saat mereka tiba di danau, segera keindahan tersaji di depan mata. Air danau yang tenang berkilauan di bawah sinar matahari, menciptakan pemandangan yang begitu menakjubkan.
" Ini... ini sungguh indah" kata Lana dengan nada yang melebih lebihkan.Tapi dia masih bisa menelan udara nyaman di sekitar danau sehingga beban pikiran Kana sedikit terangkat.
"Aku senang kamu menyukainya. Tempat ini selalu menjadi tempat favoritku dan Mia untuk bersantai" kata Rayhan jujur.
Lana merasa semakin nyaman dengan kehadiran Rayhan. Perasaan cemas dan kesedihan di dalam hatinya perlahan mulai memudar.
"Kamu tahu, kadang-kadang, melarikan diri sejenak dari kenyataan bisa membantu kita melihat masalah dari sudut pandang yang berbeda" kata Rayhan lagi.
"Kamu benar. Aku merasa lebih baik sekarang. Terima kasih telah membawaku ke sini, Rayhan"
Lana dan Rayhan masih duduk di tepi danau, menikmati keindahan alam yang disajikan di hadapan mereka. Namun, suasana mulai menjadi canggung setelah Lana mendengar pengakuan tiba-tiba dari Rayhan.
Lana terkejut dan merasa malu. Dia tidak menyangka bahwa Rayhan tahu tentang keburukan Kevin dan masalah-masalah yang dia ciptakan.
" Oh... aku... maaf, Rayhan. Aku tidak bermaksud untuk menyebutkan hal itu atau mengeluhkan masalahku di depanmu"
Hanya Tuhan saja yang tahu bagaimana gugupnya Lana ketika menghadapi Kevin dia bahkan berkeringat padahal cuaca di danau ini begitu sejuk.
Tiba-tiba saja lana merasa ingin pergi dari tempat ini.
" Tidak perlu meminta maaf. Aku senang kamu berbagi perasaanmu denganku. Tapi, aku tahu Kevin cukup terkenal dengan kebiasaannya itu di sekolah dulu"kata Rayhan dengan santai.
Lana merasa canggung dan tidak tahu harus berkata apa. Dia merasa malu bahwa Rayhan tahu tentang masalah-masalah pribadinya, terutama karena dia tidak terlalu mengenal Rayhan dengan baik.
" Aku merasa malu sekarang, Rayhan. Aku tidak ingin terlihat lemah atau mengeluhkan masalah pribadi di depanmu" kata Lana dengan menundukkan kepalanya.
" Jangan merasa malu. Kita semua punya masalah dan kesulitan masing-masing. Mengeluarkan perasaan dan berbagi dengan seseorang bisa membantu kita merasa lebih baik.
__ADS_1
Lana merenung sejenak, merenungkan kata-kata bijaksana Rayhan. Dia mulai merasa lebih nyaman untuk berbicara dengan Rayhan tentang permasalahan yang dia hadapi.
Tapi Lana tidak pernah menduga jika Rayhan sebenarnya mengerti bagaimana gaya pacaran seorang Kevin.Rayhan berkata jika setiap pacar Kevin selalu memberikan sedikit "dorongan" agar pacar nya siap memberikan tubuhnya pada Kevin.
Justru karena sedikit itulah,pacar tidak tau jika mereka sudah di perdaya oleh nya.
Mendengar itu Lana benar-benar ingin kabur dari tempat tapi reaksi lana ditangkap oleh Rayhan.Dia langsung menarik tangannya agar Lana tidak pergi.
"Lana jangan khawatir, aku tidak akan menjudge Kamu kok.Kau tau sebenarnya gaya pacaran aku juga tidak sehat kok"Kata Kevin yang langsung mengaku.
Lana yang sudah siap makan bangkit dari duduknya tiba-tiba terkejut dan duduk lagi di kursi seperti sebelumnya.
"Ray maksud nya Kamu dan Mia...
"Hehehe begitulah tapi meski begitu kamu nggak boleh samain aku sama Kevin. gini-gini juga aku setia loh kan "
Kata Kevin Dia nggak pernah kepikiran akan putus dengan pacar-pacarnya tapi tetap akan ada sesuatu terjadi di tengahnya tanpa mereka rencanakan
Jadi Rayhan selalu diputusin dari oleh pacar daripada dia yang mutusin terlebih dulu.
"Ya selagi pacar nggak pernah minta putus ya udahlah aku akan tetap aja di situ. Dan selagi aku belum putus dengan pacar maka aku tidak akan pernah pacaran dengan orang lain. paling tidak itu adalah prinsip aku sebagai laki-laki "kata Rayhan.
Intinya Rayhan dan Kevin sama-sama busuk tapi prinsip dari Rayhan lebih menjaga seorang wanita daripada yang dilakukan oleh Kevin.
Tapi masih adakah laki-laki yang memiliki prinsip seperti ini dikatakan sebagai laki-laki yang baik.
Memang tidak ada laki-laki baik jika mereka sudah merusak seorang gadis. Tapi hal inilah yang dipikirkan oleh Lana.
Untuk pertama kalinya adalah nama rasa ada sesuatu yang istimewa di dalam diri Raihan.
Dia bukan saja seorang laki-laki tapi juga ...jantan.
Maco abis..um.
Mia beruntung banget.
__ADS_1