
Tak dapat dipungkiri, dengan bercinta, setiap orang dapat terpenuhi kepuasan batinnya. Namun, dalam ajaran agama Islam, haram hukumnya bercinta atau melakukan hubungan seksual di luar ikatan pernikahan. Hal ini dikenal sebagai zina.
Tapi jika sudah terjadi mau di kata apa kan.
Nikmati aja.
Itu yang di pikir kan oleh Lana dan Kevin.
Ruang karoke masih mengalun dengan lembut ketika semua nya berakhir.Rayhan yang sedikit berkeringat segera duduk dan mengambil rokok, berbanding terbalik dengan Lana yang mengenakan pakaian nya lagi.
Entah apa yang terjadi,semakin cangung mereka semakin panas pula suasana.
Di tambah lagi ketika Lagu ,Jadikan Aku Yang Kedua yang dinyanyikan oleh Astrid bergema di situ.
Bila ku diberi kesempatan
Tuk pilih yang terbaik untukku
Tak ragu ku kan pilih dirimu
Karena aku memang cinta padamu
(Reff)
Kau yang terindah
Yang pernah ada di hidupku
Kau yang terbaik
Untukku, untukku
Tak perlu ku ragu
Kau yang paling kusayangi
Namun mengapa
Ku bukanlah yang utama
(Chorus)
Jadikan aku yang kedua
Di hatimu
Bila memang diriku tak mungkin menjadi
Pilihan pertamamu
Jangan kau sesali, jangan kau ragui
Karna ku bahagia
Menjadi yang kedua untukmu
(Reff)
Kau yang terindah
Yang pernah ada di hidupku
Kau yang terbaik
Untukku, untukku
Tak perlu ku ragu
__ADS_1
Kau yang paling kusayangi
Namun mengapa
Ku bukanlah yang utama
(Chorus)
Jadikan aku yang kedua
Di hatimu
Bila memang diriku tak mungkin menjadi
Pilihan pertamamu
Jangan kau sesali, jangan kau ragui
Karna ku bahagia
Menjadi yang kedua untukmu
Belum sempat lagu habis,Lana dan rayhan sudah panas lagi.Karena itu rayhan segera berinisiatif untuk kembali ke hotel.
Lana tidak menolak,dia keluar mengikuti rayhan yang berjalan meninggalkan ruang karoke.
Karena masih di satu gedung yang sama, mereka tinggal berjalan menelusuri lorong dan naik dengan lift ke lantai di mana mereka menginap.
Tapi di sepanjang jalan, baik Lana maupun rayhan, tidak berbicara.Dulu mereka merasa cangung dan sekarang rasa canggung itu lebih kental dari sebelumnya.
Tiba tiba saja rayhan berhenti berjalan,dia memutar kepalanya dan menatap Lana beberapa detik sebelum berbicara.
"Lana...aku minta maaf lana.Bukan tak mau bertanggung jawab tapi Mia..
Lana tau apa yang ingin di katakan oleh Rayhan dan dia segera memotong nya.
"Ray jangan khawatir,ini malam terakhir kita setelah kembali ke Surabaya, kita masih akan seperti dulu,yakan.Kau adalah pacar Mia dan aku adalah sahabat Mia.Dan yang terjadi malam ini , jangan pernah di ingatkan lagi.Lagi pula aku juga bukan wanita bersih kan"kata Lana dengan serius.
Tapi tidak tahu jika yang terjadi akan lebih dari ekspektasi Lana.
Walaupun demikian Lana tidak akan menyesali ini, toh dia juga bukan perawan lagi.
Rayhan menatapnya sedikit tapi pada akhirnya dia hanya bisa menggangguk kan kepalanya.Segera jemari Lana dia genggam dengan jemari nya yang besar.
Lana sontak kaget tapi tidak menolak sama sekali. Seperti yang sudah dibilang oleh Lana sebelumnya malam ini adalah malam terakhir dan apa yang mereka lakukan hari ini adalah sebuah mimpi.
Jika ini mimpi maka biarkanlah.
Berjalan dalam Masyumi di sepanjang lorong membuat Lana semakin menikmatinya dan tidak ingin detik-detik ini berlalu begitu cepat. Tapi Lana juga tidak bisa menghentikan waktu dan mereka tiba di dalam lift.
Rayhan menghentikan lift dan mendapati tidak ada satu orang pun di.Lalu dia dan Lana masuk ke dalam tanpa mau melepaskan genggaman tangan masing-masing.
Menunggu lift bergerak, rayhan tidak sabar dan langsung memeluk Lana dengan rasa bersalahnya.Di sama Lana menangis sedih.
"Lana, sorry Lana"bisik rayhan pelan
Lana sesegukkan di dalam pelukan rayhan.Sebuah pelukan yang tidak akan pernah dia raih lagi.
"Ray , aku tidak akan pernah menyalahkan murai, tidak akan.Tapi Ray..aku.. bisakah kita menghabiskan malam ini bersama Ray.Malam ini biarkan aku merekam nya dalam ingatan.Ray aku...
Rayhan tidak tahu apa yang dia pikir kan , tapi yang jelas dia langsung menyambar bibir Lana dengan lembut.
Lana terkejut awalnya tapi dia tidak ingin munafik dengan perasaan sendiri.
Langsung saja ciuman itu bersambut dan jadi tidak terkendali lagi.butuh beberapa saat untuk kedua nya berhenti sampai pintu lift terbuka.
Ini adalah lantai dimana mereka menginap.
__ADS_1
Lana menatap rayhan lagi.Doa pikir pintu ini adalah sebuah pintu yang akan menentukan langkah mereka selanjutnya.
*Lana kau yakin?"tanya rayhan.
Dia menelan ludah nya sendiri,apel Adam di tenggorokan kan nya segera bergulir tanpa sadar.
Dia adalah laki laki normal yang bisa melakukan itu meski tanpa cinta sekalipun.
Dan Lana adalah gadis dengan tipe yang sulit untuk di tolak.
Kejadian tadi masih membekas di dalam pikirannya, sama seperti Lana dia juga tidak akan munafik dengan keinginannya sendiri.
Lana menganggukkan kepalanya dan mencoba mencium Rayhan lagi. Merasa itu adalah persetujuan Rayhan menarik tangan Lana dan mencoba untuk menemukan kamar mereka lebih cepat.
Tidak yang lebih tepat adalah kamar Lana.
Begitu pintu di buka mereka berdua segera masuk ke sana. Dan menutup pintu dengan tidak kalah cepat nya.
Rayhan seperti lupa daratan, tidak menunggu lama dia langsung menekan Lana di pintu dan pergi untuk bercumbu lagi dengan bibir Lana yang manis.
Lana tidak pernah menyangka Jika mereka bisa melakukan hal yang sedekat ini.
Dia juga tidak pernah berpikir jika *** sebenarnya bisa senikmat Dengan Kevin Lana seperti minuman air putih,itu hambar tidak ada rasanya .Tapi kenapa dengan rayhan dia seperti kehilangan akal sehat .
Buktinya rayhan yang sedang menikmati bibir nya tapi tangan kanan sudah sibuk untuk melepas kan pakaian nya sendiri.
Masih di pintu Lana sudah ngos ngos-ngosan dengan pakai yang sudah dibuang ke lantai.
Rayhan kembali menatap Lana dan mendapati Lana dalam keadaan itu.Sontak saja jiwa ke lelakiannnta bangkit.
Mana bisa dia bertahan dengan dua anggur di depannya sekarang.Mata rayhan hampir jatuh ketika melihat nya.
Di bawah lampu karoke dia tidak melihat dengan jelas tapi sekarang...
Tidak perlu permisi dia langsung mengigit anggur yang penuh dengan air itu.Sehingga pemilik nya melenguh dengan kaki lemas.
Menghadapi Lana yang pasrah, rayhan segera ambil alih.Kata Lana ini adalah malam terakhir mereka di mana setelah itu tidak akan ada lagi.
Karena itu rayhan benar-benar tidak mensia-siakan "rezeki"yang sudah di depan mata.
Mereka melakukan di ruang tamu dan lanjut ke dapur ketika Lana ingin minum.
Seakan-akan tidak mau melewati waktu, rayhan meminta lagi dan itu adalah di tempat tidur.
Rayhan sudah mencicipi tubuh kana dari ujung rambut sampai ujung kaki.Sama seperti yang dikatakan Mia, rayhan adalah Pria dengan nafsu makan besar.
Lana tidak marah atau kesal, karena nya mereka berdua tidur begitu larut.
Entah apa yang terjadi,Lana begitu lemah ketika bunyi alarm terdengar. mereka harus berkumpul di lobby hotel sekitar jam jadi Lana sudah memutar alarmnya dengan jam 04.00.
Bukankah dia harus mengusir Rehan agar kembali ke kamarnya sendiri. Lana juga harus menjaga privasinya agar tidak diketahui oleh teman-teman yang lain.
Jadi ketika bunyi alarm terdengar itu adalah jam 04.00 pagi.
"Ray...ah Rayhan"bisik Lana.
Mata belum terbuka tapi Lana merasa dada nya sedang di gerogoti bayi besar.Siapa lagi jika bukan rayhan kan.
Rayhan sedang sibuk di sana segera mengangkat kepalanya .Dia masih belum melepaskan anggur Hitam Lana dari mulut nya sekarang.
Lana tahu apa yang di inginkan Pria itu,dia menutup matanya lagi dengan menyebut nama nya dengan manja.
Rayhan tidak terkejut tapi dia bersemangat sekali.Suara Lana yang mendesah membuat rayhan segera menjelajah lagi ke danau.Dia berlama-lama di sana dengan jeritan Lana yang tidak berhenti
Segera saja pagi itu, kasur Lana bergoyang lagi dengan suara berisik keduanya sebagai latar belakang.
Di dalam kamar hotel, tidak ada yang tau jika di sana sedang terjadi dosa dan maksiat.
__ADS_1
Tidak ada yang tau kecuali Allah dan pelaku nya dan juga...
Iblis.