
Di taman kampus yang rimbun dengan pepohonan hijau dan terdapat beberapa bangku taman, Lana dan Mia duduk bersama, nikmati suasana sejuk dan nyaman. Di sekitar mereka, terlihat mahasiswa lain yang sedang beraktivitas, beberapa sedang berjalan-jalan sambil bercengkrama dan ada juga yang sedang duduk di bangku sambil membaca buku.
"Lana aku ingat hari ini ada pemberitahuan tentang penempatan KKN.Ahh kita jarang ketemuan lagi seperti ini jadi aku kangen banget. Jadi sekarang aku berharap penempatan KKN juga kita bisa sama-sama.kan enak ya ?" kata Mia dengan bibir yang di majukan membuat Lana geli sekaligus senang.
"Mia aku juga begitu ,kan kemaren sudah mengajukan lamaran pada prof kan,ku pikir pasti bisa dapat "Kata Lana
Mereka berdua berbicara tentang banyak hal setelahnya, termasuk juga masalah mia yang belum sadar dengan keanehan temannya ini.
Tiba-tiba saja mereka berdua menerima pesan singkat dari pihak kampus mengenai penempatan KKN mereka.
Lana membuka pesan singkatnya dan membacanya dengan ekspresi cemas di wajahnya. Sedangkan Mia dengan wajah penuh harap-harap cemas menatap layar ponselnya.
Pada akhirnya mereka membaca pesan masing-masing dan kecewa dengan penempatan KKN itu.
" Mia, ternyata penempatan KKN kita berbeda"
" Serius? Berbeda? Tapi kita berharap bisa ditempatkan di tempat yang sama, kan?"
"Iya, aku juga berharap begitu. Tapi sepertinya pihak kampus memutuskan untuk menempatkan kita di tempat yang berbeda", Kata Lana kecewa.
Mia juga merasakan hal yang sama tapi dia pasrah dengan kondisi ini dan berkata."Rasanya sedikit kecewa ya, Lana. Kita sudah membayangkan bisa saling support dan menghabiskan waktu bersama saat KKN"
" Ya, aku merasakan hal yang sama. Tapi mungkin ada alasan tertentu mengapa mereka memutuskan seperti ini"
" Mungkin memang ada pertimbangan dari pihak kampus, tapi tetap saja rasanya kurang lengkap jika kita tidak bisa KKN bersama"Kata Mia lagi. Jelas dia mengharapkan pergi bersama-sama Lana tapi sayangnya tidak begitu.
Meskipun sedikit kecewa, Lana dan Mia mencoba untuk tetap menjaga semangat dan menjalani KKN dengan penuh dedikasi.
Mia dengan ponselnya di tangan merasa penasaran dengan penempatan KKN Raihan. Tanpa pikir panjang, ia mengirim pesan singkat kepada Raihan.
__ADS_1
..."Reyhan, kamu ditempatkan di mana untuk KKN kali ini?"...
Tidak lama setelah itu, Mia menerima balasan dari Raihan berupa pesan singkat dan sebuah screenshot. Mia membuka pesan tersebut dengan rasa penasaran yang semakin memuncak.
..."Aku ditempatkan di sebuah bank di Jogja. Ini screenshot dari kampus"...
Mia membuka screenshot yang dikirimkan oleh Raihan dan terkejut melihatnya. Di layar ponselnya, terlihat informasi tentang penempatan KKN Raihan di sebuah bank yang sama dengan penempatan KKN Lana.
Screenshot itu memperlihatkan detail tentang bank tersebut, mencakup nama bank, alamat lengkap, dan informasi kontak. Mia merasa tercengang karena tempat penempatan KKN mereka berdua ternyata sama.
"Oh, tidak! Tempat penempatan KKN mu sama dengan Lana!"
Mia merasa tercengang dengan kebetulan ini. Dia tidak bisa menahan senyumnya karena merasa senang dengan kejadian ini.
Karena sebab yang tidak diketahui olehnya sahabatnya malah berdebar dengan kencang , ketika mendengar informasi ini .Dengan susah payahnya, Lana sudah mencoba menghindari Raihan tapi kenapa KKN kali ini malah mendekat kan mereka dengan caranya sendiri.
Jantung Lana berdebar-debar lagi dan wajahnya kian memucat karena itu.
Mia duduk di dekat Lana dengan wajah berbinar-binar, dia masih memegang ponselnya dengan antusias. Lana duduk di sampingnya dengan sikap yang agak cuek, membalas setiap kata-kata Mia dengan jawaban asal-asalan.
"Lana, dengarlah! Reyhan dan aku akan ditempatkan di tempat yang sama untuk KKN! Bagaimana menurutmu? Aku sangat senang!"
Lana mengangguk tanpa banyak ekspresi tapi hati nya jadi galau pake banget."Bagus, bagus. Tempat yang sama, ya hehehe"
"Ah Aku punya ide, Lana. Bagaimana kalau aku menitipkan Ray kepada mu, Hem ,saat kalian berada di sana? Aku khawatir Reyhan akan jatuh cinta pada seorang gadis di tempat kita KKN, tapi sekarang aku merasa aman karena kamu ada di sana!" Mia tertawa dan berpikir jika dirinya ini begitu jenius.
Mia sempat khawatir jika Rayhan digoda oleh wanita lain tapi sekarang kekhawatirannya itu lenyap begitu menyadari jika adalah Lana di sana.
Lana menggelengkan kepala nya dan berkata dengan nada yang serius."Ah, jangan khawatir. Aku yakin Reyhan bisa menjaga dirinya sendiri"
__ADS_1
Mia dengan sikap manja nya mengamit lengan Lana."Tapi Lana, aku percaya padamu. Kamu adalah sahabat terbaikku dan aku tahu kamu akan menjaga Reyhan dengan baik. Tolong, jaga dia agar tidak berpaling hati. Reyhan adalah laki-laki terakhir bagiku, jadi aku berharap kamu bisa menjaganya untukku"
"Tenang saja, Mia. Aku akan menjaga Ray dengan baik. Kamu bisa percaya padaku" kata Lana dengan mengigit bibirnya sendiri.
"mungkin aku bisa menjaga Rayhan tapi bagaimana bisa aku menjaga hatiku.Mia.. aku tidak tahu bagaimana harus menjaga persahabatan kita jika terus dekat dengan Raihan seperti sekarang" Kata Lana di dalam hati.
Tiba-tiba saja Lana kepikiran untuk bertemu dekan dan meminta pindah lokasi.
Sementara itu Mia tersenyum lega mendengar kata-kata Lana. Baginya, Lana adalah sahabat yang sangat dipercayai dan tidak pernah terpikir oleh Mia bahwa Lana memiliki perasaan pada pacarnya sendiri. Mia hanya fokus pada kebahagiaannya dan percaya bahwa Lana akan menjaga hubungan mereka dengan baik.
Mia: (mengangguk dan menggesek kan kening nya pada pipi Lana dengan manja."Aku tahu aku bisa percaya padamu, Lana. Terima kasih sudah mau menjaga Ray untukku. Aku tahu kalian berdua akan baik-baik saja di sana"
Lana tersenyum tipis dan berkata ."Tentu saja, Mia. Kita akan melalui KKN ini dengan baik dan saling mendukung"
Mia merasa sangat senang karena memiliki Lana sebagai teman yang bisa dipercaya untuk menjaga hubungan dengan Raihan. Mereka melanjutkan perbincangan mereka dengan ceria, tanpa mengetahui bahwa di balik senyuman Lana terdapat perasaan yang rumit dan konflik batin yang sedang ia hadapi.
Mia yang polos segera mengetik pesan yang mengabarkan kepada Raihan tentang kondisi KKN.
Pada pesan itu dia juga mengingatkan Rayhan agar memperhatikan Lana dan berharap lana menemukan pasangannya di sana.
Tidak perlu lama, Rayhan juga menjawab dengan singkat dan padat.
..."i do my best honey"...
Mia tertawa terbahak-bahak melihat jawaban Rayhan.Dia gila setiap kali bertemu Rayhan dan sekarang begitu juga.
Lana hanya melihat kegilaan Mia dengan pandangan kosong.Dia takut...
"Mia apakah aku bisa menjaga hati ini Mia?" guman Lana pelan.
__ADS_1
Lana hanya takut...