
Saat Mia sedang menikmati acara kampus, matanya tertuju pada seorang pria dengan wajah asli Surabaya yang menarik perhatiannya. Pria itu terlihat sederhana dengan rambut hitam yang sedikit berantakan, tetapi ada daya tarik yang terpancar dari wajahnya yang ramah. Dia mengenakan kemeja kotak-kotak yang santai dan celana jeans, memberikan kesan seorang mahasiswa yang santai dan cerdas.
Mia yang menatap ke arah pemuda itu segera menjadi memerah tapi tersenyum dengan jelas saja dia bahagia dengan kedatangan pria ini. tapi kemudian dia justru menarik Lana ingin memperkenalkan sosok itu.
"Lana, aku ingin memperkenalkanmu pada seseorang. Ini adalah Rayhan, pacarku"katanya malu malu melirik pada Rayhan kekasihnya.
" Oh, halo Rayhan! Senang bertemu denganmu. Mia kok nggak bilang,sih jika kalian berdua akan bertemu di acara kampus ini?"
Rayhan: Ya, maaf ,Kami berdua memang sudah janjian untuk bertemu di acara ini kan sayang Hem hehehe. Kau beruntung Lana bisa berteman dengan Mia,Mia adalah gadis yang luar biasa"
Mia yang dipuji seperti itu makin merasa dirinya sedang di atas tapi saya dapat mungkin dia menyembunyikan rasa malunya itu dengan berkata,"Rayhan adalah mahasiswa di sini. Dia sangat cerdas dan penuh semangat dalam mengejar passionnya di bidang teknologi. Dia juga memiliki hati yang baik. tapi ingat jalanan dia adalah pacarku ya kamu nggak boleh jadi teman makan teman loh hahaha"
Kata-kata itu memang dilontarkan secara bercanda tapi ada makna tersendiri di dalamnya. Tentu saja Lana tidak bodoh dengan maksud yang disebutkan oleh Mia.
Bukannya dia munafik dengan Rayhan yang memang tidak setampan Kevin. Tapi dia dan Kevin bukanlah pasangan yang bisa mundur dengan keinginan saja. Mereka sudah melakukan hal yang keterlaluan sehingga tidak bisa tidak harus melanjutkan hubungan itu ke jenjang pernikahan.
Jadi mau setampan apapun pria di depannya ini ,Lana tidak bisa berpaling hati lagi.
"Terima kasih, Mia. Kamu juga luar biasa. Aku senang bisa bersama kamu di acara kampus ini"
"Tampaknya kamu berdua cocok bersama. Semoga hubungan kalian berdua semakin kuat dan bahagia"
__ADS_1
Mia dan Rayhan tersenyum satu sama lain, menunjukkan rasa senang dan kebahagiaan mereka dalam pertemuan ini. Mereka tampak seperti pasangan yang saling melengkapi, dengan pandangan penuh kasih sayang di antara mereka.
"Ayo, Rayhan, kita bisa menjelajahi lebih banyak acara kampus ini bersama-sama. Aku senang bisa menghadiri acara ini denganmu di sisiku"Bisik Mia pada Rayhan dengan Nada manja nya.
Di sini Rayhan tergerak dengan kemanjaan Mia,dia mencubit hidung Mia dengan gemas.
"Tentu, Mia. Aku akan senang menjelajahi lebih banyak acara kampus dan menghabiskan waktu bersamamu. Kita bisa membuat kenangan indah bersama"
Mereka berjalan bersama, tangannya saling berpegangan, menunjukkan kedekatan dan kebersamaan mereka. Pertemuan ini menjadi awal dari sebuah hubungan yang tumbuh dan bersemangat di tengah gemerlapnya acara kampus.
Lana hanya mengikuti moa dan Rayhan dari belakang, sampai mereka singgah di sebuah stand untuk menikmati beberapa menu.
Lana duduk di dekat Mia dan Rayhan, mengamati kebersamaan Mia dan kekasih nya dengan hati yang berat. Bagaimana keduanya tampak begitu mesra dan penuh cinta.
Mia dan Rayhan saling tersenyum dengan penuh kasih sayang, memancarkan kebahagiaan yang terpancar dari setiap ekspresi wajah mereka. Lana tidak bisa menahan perasaan iri yang merayap di dalam hatinya. Ia melihat bagaimana mereka berdua berkomunikasi tanpa kata-kata, dengan pandangan yang penuh pengertian dan senyum yang tulus.
Lana membandingkan kemesraan mereka dengan hubungannya yang terakhir dengan Kevin. Ia merenung tentang kehilangan ikatan emosional yang dulunya mereka miliki. Perasaan iri semakin memenuhi hati Lana, menyebabkan air mata tergenang di matanya.
Dalam diam, Lana memutuskan untuk mengambil waktu untuk menyembuhkan luka hatinya dan menemukan kebahagiaan sejati. Ia merindukan hubungan yang hangat dan penuh kasih seperti yang ia saksikan di antara Mia dan Rayhan. Meskipun terluka, ia berharap suatu hari nanti bisa menemukan cinta yang sejati dan dapat mengalami kebahagiaan yang sama.
Lana mengatur wajahnya kembali, mencoba menutupi perasaannya yang sedih dan iri. Ia ingin menghadiri acara kampus dengan senyum di wajahnya, seperti Mia dan Rayhan yang tampak begitu bahagia.
__ADS_1
Dalam keheningan, Lana bertekad untuk menjalani hidupnya dengan penuh harapan, membiarkan perasaan iri itu menjadi motivasi untuk mencari kebahagiaan yang sejati dalam hidupnya sendiri.
Adapun harapan paling besar Lana adalah ,di mana Kevin bisa kembali memiliki perasaan kasih sayang dan cinta terhadapnya ,seperti mana Rayhan saat ini terhadap Mia.
Wanita mana kiranya yang tidak iri melihat pasangan saling cinta seperti mereka berdua.
Lana tiba-tiba menyadari seperti itulah dulu hubungan dia dan Kevin tapi sekarang lihatlah apa yang terjadi semuanya berbanding terbalik.
Dulu kisah cinta antara dia dan Kevin seperti surga yang menjadi impian semua orang.
Tapi sekarang hubungan mereka sudah menjadi seperti neraka yang membuat Lana tidak betah dan ingin kabur saja.
Namun begitu lana berharap Mia tidak mengalami hal yang sama yang sudah dialami. Karena Mia saat ini adalah sahabat terbaiknya dan mungkin adalah sahabat satu-satunya di dalam kampus ini.
Lana saat ini masih memperhatikan dengan penuh kepura-puraan, tentang kemesraan yang ditunjukkan oleh Mia dan Rayhan. Dalam kesempatannya kampus ini, Mia duduk di samping Rayhan dengan senyum ceria di wajahnya. Dia bermain-main dengan rambutnya, sesekali menggoda Rayhan dengan sedikit sentuhan di lengannya.
Rayhan membalas dengan tersenyum lembut, matanya penuh dengan penuh cinta saat ia mengamati Mia. Ia menjawab kelembutan Mia dengan menggenggam tangannya dengan penuh kasih sayang. Ia menyentuh pipi Mia dengan lembut, menghapus sehelai rambut yang terlepas di belakang telinganya. Mia membalas dengan memandang Rayhan dengan mata yang berbinar, seolah-olah tidak ada yang lebih penting di dunia ini selain kehadiran Rayhan.
Mereka tertawa dan berbicara dengan suara lembut, sepertinya memiliki dunia mereka sendiri di antara keramaian acara kampus. Mia terlihat manja, kadang memperlihatkan ekspresi lucu yang menggoda Rayhan. Dia bermain-main dengan jarinya di janggut Rayhan, sementara Rayhan hanya bisa tersenyum dan menikmati setiap momen yang mereka lewati bersama.
Lana berusaha menampilkan wajah penuh kepura-puraan, mencoba menutupi perasaannya yang sebenarnya. Ia tersenyum padu, berusaha mengikuti keceriaan mereka. Namun, dalam lubuk hatinya, Lana merasa iri akan kemesraan mereka dan merindukan kehadiran seseorang yang sama. Dia berusaha menjauhkan pikiran itu dan berfokus pada momen yang sedang berlangsung di depan matanya.
__ADS_1
Dalam kedalaman hati, Lana bertekad untuk mencari kebahagiaannya sendiri dan menemukan cinta yang sejati. Ia tahu bahwa kepura-puraan tidak akan membawa kebahagiaan yang sesungguhnya. Dengan senyum penuh kepura-puraan di wajahnya, Lana berharap suatu hari nanti ia juga dapat merasakan kemesraan dan kebahagiaan yang tulus seperti yang Mia dan Rayhan miliki.