
Kedekatan Lana dan Raihan yang pura-pura berteman di permukaan tetapi sebenarnya pacaran secara diam-diam terlihat seperti kisah dua orang yang berusaha menyembunyikan perasaan mereka dari orang lain.
Mereka selalu bersikap santai dan bersahabat ketika berada di hadapan teman-teman sekantor.Tapi di balik itu,sebenarnya ada sentuhan-sentuhan kecil dan tatapan yang bermakna di antara mereka yang mengisyaratkan bahwa ada lebih dari sekadar persahabatan.
Ketika berbicara di depan umum, mereka berbicara seperti teman biasa. Mereka tertawa bersama, berbicara tentang hal-hal ringan dan terlibat dalam percakapan dengan orang lain tanpa menunjukkan tanda-tanda bahwa mereka lebih dari sekadar teman.
Tidak ada yang menyangka bahwa di balik itu semua, ada perasaan cinta yang tumbuh di antara mereka.
Namun di balik layar, di momen-momen pribadi, mereka berdua menunjukkan kedekatan yang lebih dalam. Mereka sering menghabiskan waktu bersama, berdua, tanpa kehadiran teman-teman lain.
Mereka pergi ke tempat-tempat yang tenang, menikmati makan malam bersama, atau hanya berjalan-jalan tanpa tujuan khusus. Pada saat-saat seperti itu, mereka merasa bisa menjadi diri mereka sendiri dan mengekspresikan perasaan mereka tanpa batasan.
Kata orang, rasa bersalah pasti ada untuk pertama kalinya tapi setelah melakukannya tiga atau empat kali itu akan menjadi sebuah kebiasaan yang manis.
Lana dan rayhan segera hanyut dengan cara pertemanan mereka yang sedikit nilainya itu.
Dalam sekejap, Lana jadi sering singgah di tempat biasanya Reyhan tinggal selama bekerja.
Kantor Syahbandar memang menyewa sebuah rumah yang tidak jauh dari area kapal. ini untuk mempermudah pekerjaan karyawan seperti rayhan
Tapi Rayhan tidak tanggal sendirian di sana ada kawan lain yang juga tinggal bersama nya.
Awalnya itu bagus, Lana selalu datang, entah siang atau malam untuk menyapa.
Tapi beberapa waktu kemudian temannya ini segera di rolling ke tempat lain, tapi teman penggantinya belum datang dan itu diperkirakan butuh waktu sekitar 1 bulan untuk teman lain masuk.
Seperti bebek yang melihat air, Lana dan rayhan memanfaatkan kondisi itu sebaik-baiknya untuk memuaskan kebutuhan biologis masing-masing.
Terkadang Lana ingat tentang Mia, tapi dia tidak lagi peduli.
Ada satu waktu, Lana sedang di goyang tapi rayhan menerima telpon dari Mia.
Satu kali tidak apa-apa, tapi jika udah berkali kali, Lana jadi khawatir , Mia akan curiga.
"Angkat aja Ray,ahh jangan berhenti sayang"Lana bergerak gerak dalam nafas terlarang nya saat itu.
Rayhan segera menjawab Mia tapi berusaha fokus kenikmatan yang di rengkuh saat ini.
"Mia,ada apa sayang?"kata Rayhan yang sedang mengerak pinggang nya
"Ray, kapan Kamu pulang,aku kangen Ray?"suara Mia agak tersendat sendat karena masalah jaringan.
__ADS_1
Itu adalah masalah biasa akhir akhir ini.
" Aku juga sayang,mana bisa lupa dengan roti kukus mu ,ahhh Mia kamu..
"Ray, jangan nakal begitu hihihi.Tapi Ray kenapa kamu kedengarannya sedang sibuk dan terdengar aneh sih?"
Rayhan berhenti bergerak, tapi dia santai lagi dan malah membuat Lana beralih posisi.
Lana tergelak mendengar roti kukus,ahh kira kira roti kukus siapa yang paling legit.
Mari lihat, hehehe.
Lana menyodorkan roti kukus nya ke mulut rayhan, sehingga mulut rayhan penuh dengan roti kukus.Itu putih dan cukup besar sehingga Rayhan bisa kenyang hanya dengan dua porsi saja.
"Ohh Hem Mia,aku sedang sibuk memperbaiki jaringan sekarang, komputer kantor lagi lelet nih.Kamu sih buat aku terbayang dengan roti kukus yang putih dan kenyal,ahh Mia kau harus tanggung jawab tau,ahh roti kukus nya, Hem enak sekali"
Ada suara yang mirip seperti Rayhan yang sedang mengulek roti kukus.Ada juga decakan seperti orang yang menyusu gitu.
Mia di seberang sana, berpikir jika Rayhan serius ingat tentang roti kukus miliknya.
Mana dia tau saat ini, Rayhan tidak sedang membayangkan tapi memang sedang menikmati roti kukus bersama sahabat terbaik nya sendiri.
"Ray maaf ya,ah udahlah aku nggak mau ganggu kamu, Da Ray selamat menghayal sayang , hahaha" kata mia tertawa puas badan langsung menutup teleponnya dengan puas.
Tapi dia tidak akan pernah menyangka hal baik apa yang sedang di lakukan pacar nya itu di belakang nya.
Di lain pihak Lana dan Rayhan dulu akan merasa bersalah dengan pengkhianatan ini tapi sekarang tidak lagi,mereka memiliki komitmen yang sedikit aneh.
Lana akan selalu bersedia melayani rayhan tapi dia justru akan mendukung rencana pernikahan mia dan Rayhan.
Pemikiran yang gila dari Lana.
Kadang cinta memang membuat orang hilang akal ,tapi itu lah yang terjadi pada Lana.
Bukan saja tidak merasa bersalah, tapi dia tertawa terbahak bahak ketika Mia menutup teleponnya.
Roti kukus Lana di gigit dan ulek tapi masih roti kukus Mia yang dibicarakan.Hanya saja ini bukan waktunya untuk berpikir,ini adalah waktu untuk menikmati cinta.
" Oh Ray...
Di sisi lain, Rayhan bertindak aji mumpung .Ayo raih apa yang bisa di raih sekarang, tusuk apa yang bisa dia tusuk di bawah sana.
__ADS_1
Toh ini enak dan..
Ah gratis tentu nya.
Kedekatan ini menjadi seperti rahasia yang manis yang hanya mereka berdua yang tahu. Mereka merasa nyaman berada di samping satu sama lain dan menikmati setiap momen bersama, bahkan jika itu hanya sebagai teman di permukaan.
Tapi kata orang, sebaik-baik menyembunyikan bangkai ,aroma busuknya masih akan tercium juga.
Para tetangga smulai mencurigai hubungan yang tidak wajar di antara Lana dan Raihan . Mereka menjadi semakin tertarik dengan tingkah laku keduanya .
Terutama dengan tetangga dekat, dia terus mengamati kapan Lana datang dan pergi dari rumah singgah Raihan
Dia melihat bahwa kedatangan Lana sering terjadi tanpa kejelasan waktu. Mereka menjadi semakin yakin bahwa ada sesuatu yang tidak biasa terjadi di antara mereka.
Beberapa tetangga bahkan mencoba mengintip dari jendela atau pintu rumah saat Lana berada di sana, mencari petunjuk tentang apa yang sebenarnya terjadi di antara mereka berdua. Mereka menaruh perhatian pada setiap gerakan dan interaksi di antara Lana dan Raihan, mencari tanda-tanda bahwa mereka memiliki hubungan lebih dari sekadar teman.
Kedatangan Lana yang berlangsung selama berjam-jam di rumah Raihan semakin memperkuat curiga para tetangga.
Mereka bertanya-tanya apa yang bisa dilakukan Lana dan Raihan selama waktu yang begitu lama di dalam rumah.
Laki laki dan wanita dalam satu ruangan, pasti ada yang terjadi bukan.
Hal ini membuat gosip semakin santer, dan para tetangga mulai berbicara satu sama lain tentang apa yang mereka curigai.
Melihat semakin banyak orang yang mencurigai hubungan mereka, seseorang segera menghubungi Pak Barat, kepala departemen keuangan yang juga mengelola rumah singgah tempat Raihan tinggal.
Pak barat tidak melulu menuduh ketika mendapatkan kabar tentang situasi ini.Dia bukan ingin membela karyawan tapi dia juga tidak ingin nama baik kantor Syahbandar tercoreng karena gosip yang belum tentu benar
Jadi pak barat memutuskan untuk mengambil langkah tegas.
Pak Barat memanggil Lana dan Raihan untuk membicarakan masalah ini. Meskipun Lana dan Raihan berusaha memberikan beberapa alasan yang masuk akal untuk kedatangan Lana yang sering, Pak Barat tetap tidak puas dengan penjelasan mereka.
"Lana, bapak percaya dengan alasan kamu tapi tolong bantu bapak agar tidak mencoreng nama baik kantor oke. meski begitu bapak tetap harus memberikan kalian surat peringatan ini"Kata pak Barat.
"Baik pak "kata lana.
Lana dan Raihan merasa frustasi dengan situasi ini.Selain ingin selalu bersama dalam cinta terlarang ini. Mereka menyadari bahwa sekarang mereka harus lebih berhati-hati.
Tapi bagaimana caranya.
Situasi ini membuat Lana dan Raihan semakin khawatir tentang bagaimana mereka bisa menjalani hubungan diam-diam tanpa menarik perhatian orang lain.
__ADS_1
Bagaimana.