
Lana duduk sendirian di teras rumah tempatnya tinggal selama KKN, menatap langit malam yang cerah. Pemandangan langit di pedesaan begitu memukau dengan keheningannya dan gemerlap bintang yang menghiasi malam. Tiada polusi cahaya kota yang menghalangi pandangan, memungkinkan Lana melihat jutaan bintang yang berkelap-kelip dengan indah.
Langit terlihat luas dan terang, penuh dengan cahaya bintang yang menyebar di setiap sudut langit. Lana bisa melihat tanda-tanda rasi bintang dan konstelasi yang terkenal dengan jelas. Cahaya bintang yang lembut dan hangat menerangi malam, menciptakan suasana tenang dan damai di sekitar Lana.
Di kejauhan, langit yang gelap memberikan wujud keindahan alam. Lana melihat cahaya samar dari desa-desa terdekat, memberikan sedikit kilauan pada lanskap pedesaan yang tenang.
Di sekitar teras rumah, Lana bisa mendengar suara-suara alam yang menenangkan, seperti desiran angin yang perlahan, nyanyian serangga malam, dan kadang-kadang terdengar desisan daun yang berguguran.
Lana terpesona dengan keindahan langit di pedesaan ini. Dia merasa seperti terhubung dengan alam dan merasakan kedamaian yang jarang dia temui di tengah kesibukan perkotaan.
Saat Lana sedang menikmati keindahan malam di teras rumah, tiba-tiba Raihan muncul dengan langkah lembut dan senyuman hangat di wajahnya. Lana terkejut dengan kehadiran Raihan, memalingkan wajahnya dengan perasaan yang campur aduk.
Raihan tampak segar dan rapi, memancarkan keharuman sabun yang maskulin. Bau itu menguar dan memenuhi udara di sekitar Lana, menambahkan kegugupan dalam dirinya. Lana merasakan denyut jantungnya semakin cepat, mengingat kembali perasaan cintanya yang tidak kesampaian pada Raihan.
Meskipun Lana mencoba menyembunyikan perasaannya, gelisah dan kerinduannya masih tampak di wajahnya. Dia tidak tahu apa yang harus dia katakan atau bagaimana cara menghadapi kehadiran Raihan yang begitu memikat. Hati Lana berdegup kencang, campuran antara kegembiraan dan kecemasan.
Raihan, dengan kepekaannya, melihat perubahan dalam ekspresi Lana. Dia menyadari bahwa ada sesuatu yang mengganggu Lana, meskipun dia tidak tahu persis apa itu. Dengan tatapan penuh perhatian, Raihan mendekati Lana dengan langkah hati-hati.
"Dengan segala hormat, ada yang mengganggu pikiranmu, Lana?" tanya Raihan dengan suara lembut.
Lana menelan ludah dan mencoba mengatur pikirannya. Dia menatap Raihan dengan pandangan yang campur aduk, mencoba menemukan kata-kata yang tepat untuk mengungkapkan perasaannya.
"Raihan, kita teman baik, kan?" ucap Lana dengan suara bergetar.
Raihan mengangguk dengan lembut, menunjukkan bahwa dia mendengarkan dengan penuh perhatian.
"tapi kau mengerti kan kenapa aku melakukan ini. kenapa aku menjauh Ray ?" bisik Lana.
"Hem tau kok, tapi gimana lagi aku tidak bisa menahan pesonaku sendiri untuk mencuri hati gadis secantik kamu. Tapi Lana kau harus tahu. Kita masih bisa jadi teman kok dan aku pasti tidak akan memasukkan kata-kata kamu di dalam hati. Jujur aku katakan aku menghargai sikap kamu yang seperti ini"kata Rayhan .
Lana juga mendengar ketulusan dari kata-kata Raihan itu. Tapi dia pikir ini tidak akan baik untuk semua orang.
__ADS_1
Lana takut kedekatan mereka meskipun diawali sahabat pasti akan bisa berubah jika mereka sering ketemu dan terus menerus mendekat seperti sekarang.
Lana takut dengan hati nya sendiri.
"Ray jika kau benar-benar menganggap aku sahabat tolong hargai persahabatan ini. Tolong bantu aku Ray, bantu aku dengan menjauh dan anggap saja kita hanya kenalan biasa. please Ray aku minta tolong"
Kata lana yang bahkan tidak mau menatap ke arah Raihan. Sesungguhnya, sakit ketika Lana mengatakan ini.
Jujur Lana tidak kuasa menolak pesona Raihan, walaupun tidak begitu tampan tapi entah bagaimana Raihan mampu menempati prioritas tertinggi di dalam hatinya.
Tapi di antara mereka ada Mia.
"Lana?"
"please Ray, aku tidak ingin mendengar jawaban apapun.Aku hanya ingin kamu berjanji untuk menjauhi aku.Bantu agar aku bisa menjaga pertemanan antara aku dan Mia"
Sebenarnya Raihan ingin menggoda Lana lagi, tapi dia mendengar nada tulus dari setiap kata-kata yang dikeluarkan oleh gadis itu.
"Lana ini adalah permintaanmu sendiri. aku menghargai apa yang kau pikirkan. Kalau begitu mulai sekarang kita adalah kenalan biasa. Seperti yang kau minta aku juga akan hilang dari pandanganmu jika aku bisa. Tapi untuk yang terakhir kalinya aku ingin mengatakan ,you are my best friend now and forever"
Setelah mengatakan hal yang begitu berat pada akhirnya Raihan pergi meninggalkan Lana sendirian di teras.
Lana jadi membeku di tempat ketika dia mendengar perkataan itu. Ada sedikit kelegaan di dalam hati Lana tapi ada juga rasa frustasi dan ketidaknyamanan.
Raihan akan menjauh dan mereka berdua hanya akan menjadi kenangan.
Tanpa sadar Lana menitiskan air mata. Tapi semua rasa sakit ini sepadan dengan persahabatannya dengan Mia.
Lana menggenggam jari jemarinya sendiri dan berpikir di dalam hati tentang masa depannya setelah ini.
Setelah kembali dari KKN dia pasti akan menyelesaikan skripsinya dan kemudian dia menyelesaikan perkuliahannya.
__ADS_1
Pada saat itu dia ,Raihan dan Mia mungkin sulit untuk bertemu lagi. Itu mungkin adalah akhir dari segala pertemanan yang Lana pikir adalah sebuah jebakan.
"itu hanya untuk masa depan tapi untuk sekarang aku harus menghadapi Raihan dalam waktu dua bulan ini.Ahh apakah aku bisa?" guman Lana pada dirinya sendiri.
Sementara itu Raihan yang meninggalkan Lana, masuk ke dalam kamarnya sendiri.
Raihan sedang duduk sendirian di suatu tempat yang tenang, mengeluarkan ponselnya dan membuka galeri foto
Raihan menggulir melalui foto-foto kedekatannya dengan Mia." Ah, kenangan yang indah bersama Mia. Kami telah menghabiskan begitu banyak waktu bersama dan mengalami momen-momen istimewa bersama-sama"
Hati Raihan terbagi antara merindukan Mia dan ingin mempertahankan persahabatan dengan Lana.
Raihan dalam hati berkata ."Tapi apa yang terjadi dengan Lana? Dia adalah sahabatku dan aku tidak ingin kehilangannya. Dia ada di sampingku selama ini dan aku tidak ingin melukainya"
Raihan melihat foto-foto mereka berdua bersama Lana, yang membuatnya tersenyum.
Raihan mengakhiri penelusuran foto dan memandang jauh, merenungkan perasaannya yang rumit.
Melalui Kevin, Raihan mengenal sosok Lana.Yang tidak di ketahui Lana, sebenarnya Kevin dan Raihan memiliki grup WA sendiri mengenai kehidupan pribadi mereka.
Di sana Kevin selalu mengumbar kisah percintaan nya.Bukan saja Lana tapi masih ada beberapa gadis lain yang di banggakan oleh Kevin.
Dia juga bicara bahasa kotor yang bisa menjatuhkan harga diri wanita di grup WA itu.
Misal siapa yang dadanya besar dan sebagainya.
Dulu Rayhan juga kepikiran jika Lana memang gadis nakal dengan menyerah kan dirinya pada Kevin.
Tapi sekarang dia tahu pribadi Lana dan dia mendapatkan lana adalah seorang gadis yang luar biasa.
Selain cantik dan pintar dia juga bisa menjaga perasaan Mia sebagai seorang sahabat.
__ADS_1
Lana tidak sebejat yang di katakan oleh Kevin.