
Lana duduk di ruang tunggu bandara, diapit oleh lima orang teman yang juga akan berangkat ke Jogja untuk KKN. Bandara di Surabaya terlihat sibuk dengan penumpang yang berlalu-lalang, suara pengumuman penerbangan yang terdengar di latar belakang, dan suasana yang penuh dengan kegembiraan dan kegugupan.
Lana menggenggam ponselnya erat-erat saat dia berbicara dengan Mama nya melalui telepon. Dia memberitahukan bahwa dia akan pergi ke Jogja untuk KKN hari ini. Mama telah mengetahui rencananya sejak awal, tetapi hari ini mama nya mengingatkan Lana untuk tetap berhati-hati di perjalanan.
"Mama, aku sudah tiba di bandara. Aku akan segera berangkat ke Jogja untuk KKN. Jangan khawatir, aku akan menjaga diri dengan baik"
"Baiklah, Sayang. Pastikan kamu selalu berhati-hati di jalan dan ikuti semua aturan yang ada. Jaga kesehatanmu juga, ya. Semoga perjalananmu lancar dan KKNmu sukses!"
Terima kasih, mah.Aku akan berusaha yang terbaik. Sampai jumpa setelah KKN selesai!"
Lana mengakhiri panggilan telepon dengan ibunya dan menatap ke sekeliling. Dia melihat Rayhan meliriknya dan tersenyum tipis.Rayhan sudah menyadari kegugupan yang dirasakan Lana hari ini.
" Kamu gugup, ya?" tanya Rayhan seolah-olah dia tidak sadar kenapa Lana bisa segugup itu.
"Nggak gitu Ray, Hem aku ...
"Hahaha Lana , aku ngerti apa yang kamu pikirkan kok. jangan khawatir aku ini orangnya setia, Mia adalah wanita yang akan aku nikahi ,percaya deh"kata Rayhan pelan.
Lana tersenyum pahit mendengarnya. dalam kata-kata ini Raihan sungguh berjanji dengan dia yang tidak akan berpaling ke lain hati selain daripada Mia.
Sebagai sahabat tentu saja Lana senang dengan ikrar ini tapi sebagai seseorang yang memiliki hati pada Rayhan ,Lana merasa pintu untuk dirinya maju sudah tidak mungkin lagi terbuka.
Mia sungguh beruntung bertemu dengan Rayhan lebih awal.
Untung saja dalam kecanduan seperti itu 4 orang lainnya juga memperkenalkan diri. mereka sebenarnya sudah kenal sih tapi tidak begitu kenal baik.
Mereka adalah 6 orang yang ditempati di tempat yang sama. Karena itu tentu berharap mereka rukun dalam menghabiskan waktu KKN ini.
Mia biasanya ramah Tapi saat ini tersenyum kaku dan terlihat ogah-ogahan untuk berbicara dengan orang lain.
Berbanding terbalik dengan Raihan yang tersenyum ramah dan berbicara dengan mereka seolah-olah mereka adalah teman yang sudah akrab sebelumnya.
Untung saja kondisi ini tidak lama. jadwal keberangkatan sudah Bun tiba dan mereka semua buru-buru masuk ke dalam pesawat menuju ke Jogja.
Lana, Raihan dan empat teman lainnya memasuki pesawat yang akan membawa mereka ke Jogja. Pesawat terlihat luas dengan penumpang yang mulai mengisi kursi-kursi yang tersedia. Pramugari cantik dengan seragam rapi bergerak dengan lincah di lorong pesawat, melakukan rutinitas persiapan sebelum penerbangan.
Lana menghela nafas lega ketika dia menemukan kursi yang telah ditentukan baginya. Namun, kegugupan kembali melanda saat dia menyadari bahwa kursi di sebelahnya adalah Rayhan. Dia buru-buru memalingkan wajahnya dan pura-pura sibuk memandangi pemandangan di luar jendela kaca pesawat.
Raihan tidak bisa menahan tawa melihat reaksi gugup Lana. Dia mengejeknya dengan lembut.
" Sepertinya kita selalu berakhir di samping satu sama lain, ya? Sudah takdir mungkin"kata Reyhan dengan nada yang penuh ejekan.
" Mungkin saja. Kita harus terbiasa dengan ini, kan?"jawab Lana yang asal-asalan tapi dia jujur ingin Rehan mengerti apa yang dia rasakan saat ini.
Tolong jangan mengejeknya sekarang ,bahkan jangan berbicara dengan nya juga,karena Lana benar-benar takut hatinya akan menghianati Mia.
Tapi Raihan tertawa lagi dan mungkin berpikir sangat menarik penggoda Lana seperti sekarang.
" Ya, benar juga. Kita akan menghadapi banyak situasi seperti ini dalam hidup kita. Mari kita coba bersikap santai dan menikmati penerbangan ini"
Entah sengaja atau tidak ketika duduk Rayhan menyentuh sedikit lengan Lana yang membuat Lana tiba-tiba mati rasa seolah-olah dia kesetrum dengan listrik ratusan watt.
"Sorry Lana, sengaja kok hehehe"
"Rayhan kau...kau jahat"pekik Lana pelan.
__ADS_1
Mendengar teriakan Lana itu ,Rayhan mendekat dan berbisik pelan di telinga Lana.Ini membuat Lana bergidik ketika merasakan hembusan nafas Rayhan di telinganya.
"Jahat jahat begini, kau suka kan Lana Hem?"
"Ray...
Hahaha..
Untung saja saat itu ada seorang Pramugari cantik mendekati mereka dengan senyum ramah. Dia memberikan mereka salinan majalah dan memberikan instruksi penting sebelum penerbangan.
"Selamat datang di pesawat Surabay air ini. Mohon pastikan sabuk pengaman Anda terpasang dengan benar. Kami siap membantu jika ada yang Anda butuhkan selama penerbangan. Nikmati penerbangan Anda!"
Lana dan Raihan mengangguk sebagai tanda pemahaman. Pramugari kemudian melanjutkan perjalanannya untuk melayani penumpang lainnya.
Lana masih merasa canggung dengan kehadiran Raihan di dekatnya, tetapi dia mencoba untuk tenang. Dia fokus pada pemandangan di luar jendela pesawat, mencoba meredakan kegelisahannya. Sementara itu, Raihan tetap ceria dan mengobrol dengan teman-temannya yang duduk di dekatnya.
Mereka menunggu dengan sabar saat pesawat bersiap-siap untuk lepas landas, membawa mereka menuju petualangan KKN di Jogja.
" Lana kok kamu tegang gini,apa baru pertama kalinya naik pesawat?"Tanya Garry yang tiba-tiba bertanya pada Lana.
Pria ini duduk di depan tapi dia mengalihkan pandangannya secara spontan ingin bertanya. Gary berpikir dirinya adalah laki-laki Jadi wajar merasa bertanggung jawab dengan wanita di dalam kelompok mereka.
"Nggak Gary, aku baik-baik aja baik-baik aja kok tapi ya udah pusing sejak dari kos tadi"Kata Lana beralasan pada Gary.
"Oh kalau merasa kurang nyaman bilang ya jangan sungkan kita kan satu tim di sini"Kata Gary lagi.
"Gary jangan lebay,kan aku di sebelah Lana nih.Sok ganteng ya hahaha "kata Rayhan pada Gary dengan sengaja.
"hus Ray, laki-laki kan wajar kalau perhatian sama cewek yang nggak.Kamu tuh duduk di sebelah Lana tapi nggak sadar jika Lana tuh pucat kek gitu"Keluh Garry lagi.
"Ohh begitu,Hem coba liat?hei Lana kau benar-benar pucat!apa jangan-jangan gara gara aku yang duduk di sebelah kamu ya?" kata Rayhan tersenyum dan ngakak sendiri.
Tapi untuk menutupi wajahnya yang memerah dia segera mengambil airphone dan membiarkan lagu indah di perdengarkan di kuping nya.
tapi bukannya menikmati lagu tersebut justru Lana jadi tenggelam dalam melodi dan syair lagu nya
lagunya berjudul "Sampai Jadi Debu" oleh Banda Neira
..
Aku ingin menjadi sesuatu
Yang kau cintai, yang kau sayangi
Mungkin itu adalah sebuah rahasia
Yang kau sembunyikan, yang kau bawa pergi
Aku ingin menjadi semua
Yang kau butuhkan, yang kau impikan
Namun kau hanya diam dan tersenyum
Di balik senyum, ada rasa cinta
__ADS_1
Reff:
Hingga kau berubah menjadi debu
Yang tak tersisa, yang tak terlihat
Hanya aku yang merasa sendiri
Hanya aku yang menanti di sini
Aku ingin menjadi bagian
Dari kisahmu, dari hidupmu
Tapi kau hanya diam dan pergi
Meninggalkanku dengan tanya-tanya
Reff:
Hingga kau berubah menjadi debu
Yang tak tersisa, yang tak terlihat
Hanya aku yang merasa sendiri
Hanya aku yang menanti di sini
Aku ingin menjadi cinta
Yang kau rasakan, yang kau hirup
Namun kau hanya diam dan menjauh
Meninggalkanku dengan luka yang terpendam
Reff:
Hingga kau berubah menjadi debu
Yang tak tersisa, yang tak terlihat
Hanya aku yang merasa sendiri
Hanya aku yang menanti di sini
Hingga kau berubah menjadi debu
Yang tak tersisa, yang tak terlihat
Hanya aku yang merasa sendiri
Hanya aku yang menanti di sini.
...
__ADS_1
Lana terpana dan segala rasa jadi campur aduk gara gara lagu ini.
Astaga Lana.