Pasrah Saja

Pasrah Saja
minta putus


__ADS_3

Lana memasuki rumah dengan senyum bahagia di wajahnya. Dia melihat kedua orang tuanya berada di ruang tamu dan langsung menghampiri mereka.


Lana sambil tersenyum ketika melihat kedua orang tuanya yang sedang duduk di ruang tamu."Assalamualaikum, papa mama ,Ada kabar baik yang ingin aku sampaikan"


"Wa'alaikumsalam, Lana. Kabar baik apa itu, Nak?" tanya papanya.dia pikir mungkin ini adalah kabar gembira dari universitas Lana


" Iya, ceritakanlah, sayang. Kami penasaran"Kata mama Lana yang juga penasaran.


" Jadi, aku sudah memutuskan untuk pindah universitas, dan aku telah menemukan universitas yang menerima diriku dengan mata kuliah yang telah aku ambil sebelumnya"


Tentu saja papa Lana terkejut masalahnya bukan kabar ini yang sedang mereka tunggu." Serius, Nak? Pindah universitas? Apa alasannya?"


" papa setelah mempertimbangkan banyak hal, termasuk skorsing setahun dari universitas sebelumnya, Lana pikir lebih baik pindah ke universitas yang memberikan aku kesempatan baru tanpa harus menunggu setahun penuh"kata Lana dengan santai seolah-olah semua masalah telah lepas dari pundaknya.


Dia bahkan berpikir kedua orang tuanya akan bahagia dengan kabar ini. dia bahkan dengan bangganya menceritakan masalah ini sudah diselesaikan olehnya secara pribadi tentu saja dibantu oleh profesor Aditi dari belakang.


Dengan begitu kedua orang tuanya tidak perlu direpotkan lagi tentang masalah mencari universitas.


" Tapi sayang, mengapa tidak memberi tahu kami sebelumnya? Kita bisa membicarakannya bersama"Kata mamanya dengan wajah bingung.


Anak pindah kuliahnya dan itu sudah diselesaikan dengan satu kata. Tapi kenapa orang tuanya tidak dilibatkan dengan keputusan sebesar itu.


"maaf dan mama, Lana tahu ini adalah keputusan besar, tapi Lana ingin membuktikan bahwa Lana dapat mengatasi kegagalan sebelumnya dan mendapatkan kesempatan yang lebih baik di universitas baru"


baru sekarang dia merasakan keputusannya untuk tidak bertanya kepada orang tua adalah keputusan sepihak yang mungkin melukai harga diri kedua orang tuanya ini. Jadilah Lana cepat-cepat meminta maaf kepada mereka karena dia memang tidak benar untuk menyinggung papa dan Mama.


" Kami mencintaimu, Nak, dan kami akan mendukungmu dalam setiap keputusan yang kamu ambil. Kami hanya ingin yang terbaik untukmu"kata papa yang hanya bisa mengirimkan kepala karena putrinya semakin keras kepala dan egois saja setiap kali.

__ADS_1


"Ya, sayang ,mama juga ingin kamu bahagia dan sukses di universitas yang baru. Kami akan selalu ada di sampingmu" kata mama nya tidak berdaya.


Walaupun mereka kesal tapi apa mau dikata masalah juga sudah clear.


"Terima kasih, mama dan papa, Lana benar-benar menghargai dukungan dan pengertian kalian. lana akan berusaha keras di universitas baru ini dan membuktikan bahwa keputusan ini adalah yang terbaik bagi Lana "


Papa dan mama mengelus pundak Lana dengan penuh kasih sayang, memberikan dukungan dan cinta kepada putri mereka. Lana merasa lega dan bersyukur karena memiliki orang tua yang mendukungnya dalam perubahan ini.


Lana tersenyum bahagia, merasa didukung dan bersiap untuk perjalanan baru dalam hidupnya. Dia tahu bahwa pindah universitas adalah keputusan yang tepat, dan dengan dukungan keluarganya, dia siap menghadapi tantangan dan meraih kesuksesan di universitas yang baru.


"Lana papa sudah memikirkannya dengan matang. Meskipun kamu akan melanjutkan kuliah di universitas lain, kami masih ingin melanjutkan pertunanganmu dengan Kevin"


"papa Mama ,Lana menghargai perhatian dan keinginan kalian. Tetapi, Lana pikir akan lebih baik jika kita menunda pertunangan ini"tentu saja Lana tidak ingin bertunangan karena dia masih memiliki kesempatan untuk kuliah.


Lana masih muda untuk menikah oke.


"tapi papa keputusan ini juga mempengaruhi masa depanku. lana ingin memiliki kesempatan untuk mengejar impian dan menemukan siapa diri Lana sebenarnya tanpa tekanan pah"


"Lana, kamu tahu betapa pentingnya menjaga hubungan dan komitmen dalam keluarga. Pertunangan ini adalah langkah yang tepat untuk membangun masa depan yang stabil"bantah mamanya dengan cepat.


Rencana untuk pertunangan sudah diselesaikan kemarin tapi Lana mau menolaknya. Apa yang dipikirkan oleh anak ini?


"Mama ,Lana mengerti perasaan kalian. Tapi bisakah papa mengerti perasaan Lana. lah nanti pengen menyelesaikan kualana dan menjadi wanita karir sebelum menikah. bisakah kalian mengerti itu?"kata lain yang hampir menjerit.


Kenapa sulit sih untuk kedua orang tuanya mengerti jika dia tidak ingin menikah.


"Lana sebenarnya apa yang kamu inginkan kuliah kan udah papa diizinin. sekarang kamu hanya perlu bertunangan dulu dan menikah setelah kuliah selesai. itu saja yang papa minta kenapa itu sulit sih. Bukankah kalian saling cinta jika nggak gimana bisa ketangkap kemarin?"sama seperti Lana papa juga sudah mulai marah dengan putrinya ini.

__ADS_1


Mereka sudah banyak bersabar tapi apa yang dia lakukan. sampai saat ini Lana masih belum sadar jika apa yang dia lakukan sebenarnya adalah salah


Lana kesal tapi dia hanya bisa memohon pada mama dan papa agar mengerti " Lana hanya ingin papa dan Mama memahami betapa pentingnya pendidikan bagi Lana,lana memiliki impian besar dan ingin melanjutkan studi Lana hingga tamat"


"Lana, kita sudah membicarakan hal ini. Pertunanganmu dengan Kevin adalah prioritas utama bagi kami. sekolah lanjut tunangan juga lanjut apa sulitnya sih, Hem?"


" Tapi, Mama, Papa, Lana. ingin belajar, tumbuh, dan mengeksplorasi peluang yang ada di luar sana. Tolong, pahami keinginan dan ambisi Lana pah "


"Lana, kami hanya khawatir bahwa kamu akan menyesalinya nanti. Pertunangan ini adalah langkah yang kami anggap tepat untukmu"


Lana tidak bisa berkata apapun lagi untuk alasan penolakan ini. jadi Lana langsung berlari ke dalam kamarnya dan menutup pintu dengan keras.


Sementara Mama memanggil Lana berkali-kali namun anak itu tidak lagi menjawab panggilan mama.


Sebegitu keras mana menghadapi perkataan kedua orang tuanya. Karena Lana merasa dia dipaksa menikah seperti Siti Nurbaya.


Tapi tidakkah dia berpikir jika apa yang terjadi dengan keputusan mama dan papa adalah sebuah hasil dari apa yang sudah dia lakukan sebelumnya.


Harapan dan impiannya benar-benar hancur. Jika dunia ini tidak mengerti Lana tapi kenapa kedua orang tuanya juga tidak bisa mengerti lana


Malam itu Lana marah besar dan pikirannya langsung berkecamuk dan dia tidak tahu harus berkata apa lagi.


Dalam kekalutan itu Lana mengambil gunting berniat untuk nekat.


Tapi entah kenapa hal itu segera di urung kan nya. Lana tiba-tiba merasakan jika dia benci dengan dunia. Benci dengan orang-orang di dalamnya termasuk Mama dan papa yang tidak mengerti Putri sendiri.


Yang jelas malam itu Lana mengirim pesan kepada Kevin lewat WhatsApp. Di mana dia menyalahkan Kevin atas segalanya dan meminta satu kata.

__ADS_1


Kita putus.


__ADS_2