Perjuangan Cinta Tuan Mafia

Perjuangan Cinta Tuan Mafia
Part 42


__ADS_3

Setelah di usir dari mansion calon tunangan nya, ralat mansion dari pria yang tidak pernah jadi menjadi tunangan nya, Lili tetap berada di sana. Dia berusaha memikir kan cara agar bisa masuk ke lingkungan keluarga Browns dan menyingkir kan wanita yang berani-berani nya ingin merebut posisi nya.


Saat Rombongan mobil Rhadika keluar, Lili dengan jelas melihat Ella duduk di mobil dan itu sukses membuat hati nya panas. Dia saj tidak pernah di ajak keluar bersama dengan ank you dan sekarang, dengan mudah nya Ella berjalan bersama dengan dua pria beda usia itu.


Bahkan berita tentang pengusaha sukses asal Spanyol itu saat ini menjadi tranding topic, di ikuti dengan Ella yang menjadi bahan utama di breaking news.


Beberpa foto tersebar ketika Shine berada di antara Rhadika dan Ella sambil memegang tangan kedua nya, bahkan para netizen tidak pernah melihat wajah asli pewaris kerajaan Browns. Sekali melihat mereka sangat puas karena tawa anak kecil itu sangat mansi seperti almarhum mommy nya. Itu lah pandangan orang-orang pada keluarga itu saat ini


Bahkan ada beberapa yang memberi komentar, bahwa Rhadika sangat cocok dengan Ella. Ada yang bertanya apakah mereka sudah menikah dan tidak melakukan publikasi, jiwa-jiwa kepo netizen pun bercabang di sana sini.


Hal ini membuat Lili semakin panas hati nya. Dia mencari nomor orang yang pernah membantu nya. Dia memberikan segala informasi tentang kepergian pemilik mansion yang mengusir nya.


**

__ADS_1


"Max, kupercaya kan putra ku pada mu, ku harap kau tidak mengecewakan ku," seru Rhadika.


"Baik Tuan, bantuan akan segera datang," ucap Max.


Max melaju kan mobil hingga bebrapa mobil saling membuka pintu untuk menyelip kan Shine. Dan berhasil, mereka berhasil mengelabui para musuh. Rombongan Rhadika berpencar hingga keberadaan Shine sulit di ketahui.


Saat ini Rhadika mengemudi sebuah mobil di mana. Ella di samping nya, meras gemetaran, karena ini dia pernah pertama kali inlkut dalam pertempuran di mana dia salah satu nya adalah yang memegang pistol dan menembak musuh.


Rhadika yang dengan santai mengemudi hanya datar melihat Ella yang gemetara. "Sudah ku kata kan, tidak perlu ikut. Keras kepala memang tidak ada guna nya," ejek Rhadika.


Ella terlihat memegangi dad nya."Sudah ku katakan, tidak perlu ikut, dasar keras kepala," seru Rhadika.


Musuh terlihat semakin banyak, sedang kan Rhadika hanya membawa beberapa anggota saja. Persediaan peluru pun hanya tinggal sedikit lagi.

__ADS_1


Seperti nya incaran para musuh adalah diri nya, terbukti dia saja terus yang menjadi target utama nya.


"Kita harus mengetahui identitas mereka, ulur waktu nya. Aku akan berjalan sendiri. Mereka jelas-jelas mengincar ku," seru Rhadika mulai berjalan meninggal kan rombongan nya.


"Aku ikut bersama mu," seru Ella tiba-tiba ikut berjalan di belakang nya. Rhadika tidak bisa lagi mengatakan apa-apa, karena dia tau betapa keras nya kepala wanita itu.


Mereka berjalan menelusuri hutan lebat, tiba-tiba mereka melihat sinar senter yang begitu banyak menuju ke arah mereka. Rhadika langsung menarik tangan Ella dan melompat ke dalam air di depan mereka.


"Riuh suara pada musuh terdengar mualia mendekat ke arah mereka. Pancara senter itu tampak mengenai wajah Ella di dalam air, namu tidak di sadari sama sekali oleh pria-pria di atas sana.


Rhadika yang melihat Ella sudah kehabisa napas langsung mendekat dan menyatu kan bibir mereka. Ella merasakan Rhadika berusaha memberikan pasokan oksigen untuk nya.


Jangan lupa like nya 😊👍👍

__ADS_1


Horas ✋✋✋


__ADS_2