
Aku penasaran sebenarnya siapa sih sang tamu spesial ini, apa jangan jangan dia artis yang di sewa keluarga Ririn untuk menyukseskan acara ulang tahun termegah ini.
....Ini dia kita sambut tamu istimewa kita di malam yang berbahagia ini.....
..Ivan Aditya dan Missela Putri aditama..
"apa!"
seketika mendengar kedua nama yang di panggil itu membuat diriku terkejut dengan apa yang aku dengar.
Gila, apa jangan jangan dia juga seorang penyanyi?.atau artis papan atas.
anak ini ternyata lebih terkenal di bandingkan artis artis papan atas.
"Kakak!"
saat mendengar suara itu, aku menoleh ke arah belakangku, tidak percaya apa yang aku dengar barusan, orang yang membuat diriku terkejut pun datang bersama sang istri.
sumpah..mereka seperti kakak dan adik.
Missela tersenyum tipis melihat diriku, Dengan keadaan perutnya yang mulai membesar.
Bagaimana tidak dia saat ini sedang mengandung anak kembar di dalam perutnya.
"Kenapa kau tak bilang padaku bahwa kau akan pergi ke acara Karin?, dasar, dan kau juga tidak mengatakan padaku bahwa dirimu tengah populer".tanyaku sambil menarik telinganya.
"aduhh sakit kak!, lepaskan gak?".
__ADS_1
"hmm...bagaimana jika aku menolak,apa yang akan kau lakukan?".
Tanpa Sadar kami berdua tengah jadi perhatian para tamu di sana, tak sedikit para wanita di sana berbinar Binar matanya melihat ku dan adikku bertengkar.
Aku pun memutuskan untuk melepaskan anak itu. tentu saja aku tak mau menjadi pusat perhatian para tamu undangan.
"Kak besok sibuk gak?".tanya Ivan melihat ke arah sang istri.
"Besok kakak sibuk, jadual kakak besok lumayan sibuk, memangnya kenapa?"
"Aku mau cek kandungan missel kak, ini udah awal bulan".terangnya
"Oh ya, kenapa kau tamu spesial di acara ini?".tanyaku.
"Aku ketua angkatan dan ketua osisq sekolah kak itu aja kok. gak ada yang spesial dan istimewa kok".ucapnya meyakinkan diriku.
"gak kakak udah kenyang kok sel, kalau kalian mau bagaimana kita foto foto di sini".jawabku.
Aku melihat wanita yang masih diam di belakang diriku, melihat muka sedihnya yang membuatku terlena.
Betapa menawannya wanita ini saat dirinya sedang sedih.
Aku memegang bahunya lantas bertanya."kamu kenapa Rin, lagi sakit, ya?". tanya ku sembari mengurut pundaknya.
"gak kok mas, aku gak sakit.udah lepaskan tanganmu itu malu dilihat orang".jelasnya sembari pergi meninggalkan aku sendirian di sana.
Kok dia tiba tiba ngambek sih, padahal aku juga hak hentak dia. sial!, wanita itu susah di mengerti.
__ADS_1
Saat pulang dari acara itu aku merebahkan diri di kasurku, dan betapa terkejutnya aku saat melihat ada seorang wanita di dalam toilet kamarku.
Yang aku tahu, orang yang punya kunci apartment ku itu hanya Ivan dan rezki saja. aku tatap lebih teliti tubuh seksi itu.
Kalau dilihat dari tubuhnya yang aku ingat adalah Renata.
Benar saja itu adalah Renata, keluar dari toilet dengan tubuh seksi dengan ditutupi oleh handuk sebatas dada.
"Kak, malam ini aku menjadi milikmu.
lakukanlah apa yang ingin kau lakukan padaku".ujarnya sambil mendekati tubuhku.
"tapi apa kau serius dengan perkataan mu tadi?". tanyaku.
"Tentu saja kak, silahkan aku akan memberikan mahkota kehormatan ini untukmu". jawabnya.
Dengan perlahan ia membuka semua kancing bajuku dan menjamah bibirku.
Dengan telaten memberikanku sebuah air minum.
Saat meminum air itu tubuhku rasanya begitu panas, gairahku rasanya meluap.
Aku menarik tubuh telanjang wanita yang tengah duduk di atas tubuhku dan berdiri di atasnya.
Menjamah setiap bagian inti tubuh seksinya itu.
***BERSAMBUNG.....
__ADS_1
MAAF UNTUK UP INI MENGGANTUNG***