
SELAMAT MEMBACA......
Saat ini usia pernikahan antara Rizki dan Ririn berjalan 4 tahun.pernikahan keduanya dibilang juga sangat romantis dan harmonis.hari hari mereka dilewati bersama dengan gembira.
Suatu hari Kevin yang kini sudah berumur 4 tahun menangis gak karuan karena dia tak memiliki seorang adik.
Ririn sibuk menenangkan sang buah hati tercintanya itu."Kevin sayang, jangan nangis dong, Kevin mau apa?,bilang aja sama bunda?",tanya Ririn sembari mengelus wajah sang anak.
"Bunda Kevin mau adik laki laki bunda,
Kevin pengen punya adik bunda",jawab anaknya itu sambil memeluk sang ibu.
Rizki yang mendengarkan suara tangisan sang anak pun datang bertanya kepada sang buah hati tercintanya."Kevin gak sendirian kok,kan ada kak Arvin sama kak Irvan?",tanya sang ayah mendekati dan mencium anaknya yang mungil itu.
"Kevin gak mau ayah,Kevin mau punya adek ayah",jawab anak itu sambil mengencangkan suara tangisannya.
Rizki menatap wajah Ririn membuat mata mereka bertemu,Rizki memberikan kode kepada sang istri.
Akhirnya Ririn menjawab dengan menganggukkan kepalanya.
"Ya udah kalau itu maunya Kevin, sekarang Kevin pergi ke rumah om Ivan sama Tante missel dulu ya...main sama kak Irvan dan kak Arvin",ucap Rizki sambil membawa sang anak ke pelukan adiknya Ivan.
"Van jagain anak kakak ya",perintku pada adik bungsuku itu.
"Iya kak beres, yang semangat kak buatnya",jawab Ivan terkekeh geli.
__ADS_1
Serius padahal mengurus Kevin yang banyak maunya saja sudah sudah apalagi kalau nambah satu lagi.
Tapi aku harus bisa menuruti kemauan anakku itu, setidaknya dia bisa mendapatkan seorang teman main.
"Em...sayang menurut kamu gimana?",
tanyaku menatap wajah Ririn yang sedang memerah.
"gak apa dong mas,yang penting Kevin punya temen lagian kasian kalau dia sendirian terus...Kamu mau satu atau kembar...?!",ucapnya menatapku dengan tatapan tajam.
Seketika mendengar pertanyaan itu mata rizki langsung melotot melihat Ririn yang bertanya dengan ekspresi penuh semangat itu.
Dengan telatennya Rizki menggendong tubuh seksi wanitanya ke atas ranjang.
Menjamah bibir serta leher Ririn dengan agrasif,tak mau kalah dengan Rizki renata melakukannya dengan lebih agrasif lagi.
Ririn yang sudah mencapai pelepasannya 3 kali ini sudah terbaring lemas di bawah dada bidang sang suami. menyembunyikan mukanya dari rizki.
"Masih sakit ya?",tanya Rizki sambil mengelus wajah sang istri.
Ririn yang tak bisa berbohong pun mengangguk tak mengatakan sepatah katapun.
"Mas, jemput Kevin yuk,gak enak dengan Ivan dan missel".
"Tapi aku masih lelah sayang, biar aku telfon Ivan untuk mengantarkan Kevin ya..?",tanya Rizki menatap Ririn sambil mengambil ponselnya.
__ADS_1
"Ya sudah,tolong suruh Ivan beli ayam CFC ya,aku laper soalnya",jawab Ririn memainkan tubuh Rizki yang masih belum mengenakan sehelai kain pun.
"...iya sayang udah aku kasih tau kok".jawab Rizki memeluk erat tubuh wanitanya.
ayah..bunda...Kevin pulang.
Teriak Ivan sambil bersenda gurau dengan Kevin dan tak lupa dia juga membawa anak arvin.
"Hei jagoan ayah beli mainan lagi ya,
jangan terlalu di manjain om,nanti kebiasaan lho",ucap Rizki mengingatkan sang adik.
"Kakak juga sama aja tuh".
"Tunggu sebentar Ivan,mbak lagi sediakan minum dan camilannya".ucap Ririn sembari membawakan tumpukan mainan Kevin.
Sementara kedua anak itu sedang bermain kami bertiga sibuk bersenda gurau di dapur menikmati camilan ini.
Ririn sangat pintar dalam masalah membuat camilan dan kue apalagi memasak di paling pintar.
Sepintar apapun dan seenak apapun masakan Rizki gak ada apa apanya di bandingkan masakan Ririn.
*Hahaha.....apa sih....
**Jangan lupa vote like dan comment ya
__ADS_1
aku udah up sebanyak ini hanya untuk kalian***.