
SELAMAT MEMBACA.....
JANGAN LUPA VOTE YA....
Seminggu telah berlalu seperti yang di harapkan oleh sang anak,Kevin akhirnya terkabul.kini Ririn sedang mengandung janin di dalam perutnya.tentu saja dia tak memberi taukan kabar kehamilannya saat ini karena ia ingin membuat suprise untuk sang suami dan sang buah hati.
Satu Minggu ini sang suami sesang sibuk dengan pekerjaannya yang sekarang memimpin 3 perusahaan.
Bahkan satu Minggu ini Rizki selalu pulang tengah malam dan juga selalu berangkat pagi pagi sekali.
Pernah suatu pagi Kevin menangis karena tak pernah mendapati sang ayah saat pulang kerja.
"Bunda...ayah gak sayang lagi ya sama aku dengan bunda?",tanya anak itu menatap wajah Ririn dengan ekspresi sedih.
Saat Ririn mendengarkan hal itu membuat dirinya terdiam mematung,kenapa anak sekecil Kevin bisa mengatakan hal itu?.
"Gak kok sayang,ayah masih sayang sama kamu dan bunda kok,kenapa Kevin ngomong kayak gitu sih nak,
cerita sama bunda deh". ujarnya sembari mencium kening anaknya itu.
"Kalau ayah sayang sama kita, kenapa ayah gak pernah ada dirumah bunda...",serius anak ini di umurnya 4 tahun saja sudah lancar berbicara.
"Ayah. sekarang banyak kerjaan sayang,tapi nanti kalau ayah pulang bunda kasih tau Kevin rindu sama ayah ya...",ucap Ririn membujuk anak itu.
__ADS_1
"...Janji ya bunda...".
"Iya...bunda janji sayang, sekarang kamu tidur ya nak",pinta Ririn.
"Gak mau bunda...aku mau nunggu ayah aja",jawab Kevin menolak permintaan Ririn.
"Tapi ayah masih lama pulangnya sayang...kita tidur dulu ya...",ucap Ririn membujuk sang buah hati.
"Gak mau bunda...aku tetap mau nunggu ayah..",ucap Kevin membantah.
Hmm...jika semua yang aku pinta dia tolak apakah kali ini si imut ini bisa menolak.Gumam ririn didalam hati.
Ririn menangis, sebenarnya tangisnya itu adalah strategi terakhirnya untuk menaklukkan anak mungilnya itu.
"Bunda kenapa nangis?,siapa yang buat bunda nangis?",tanya Kevin yang merubah posisi duduknya menghadap sang bunda.
"Dedek?,di perut bunda ada dedek bayi ya?".
"Iya sayang,ada dedek bayi di sini jadi kevin tidur ya dedek bayinya udah ngantuk lho",ucap Ririn memberikan alasan.
"Ya bunda aku tidur".
Setelah berjuang sekeras itu Kevin mungil pun tertidur di pelukan hangat Ririn.
__ADS_1
Dari luar terdengar suara gerbang yang terbuka,di buka oleh satpam kami,pak Raharja.Seperti biasanya Rizki pulang larut malam lagi.
"Ayah udah selesai kerjanya?".tanya Ririn sambil mencium tangan sang suami.
"Iya sayang, kerjaannya baru kelar malam ini, jadi besok bisa menghabiskan waktu dengan kamu dan Kevin dong".
"oh ya mas soal Kevin, tadi dia bilang rindu dengan kamu lho.lebih baik kamu pergi ke kamarnya dan bawa dia ke kamar kita biar hatinya puas besok pagi",ujar Ririn panjang lebar.
Setelah melihat keadaan akhirnya Kevin di bawa ke kamar mereka berdua,Kevin adalah malaikat kecil yang berharga bagi Ririn walaupun Kevin bukan darah dagingnya tapi dia begitu menyayangi anak itu.
"Pagi jagoan ayah".
Betapa terkejut dan kagetnya Kevin saat melihat mukaku disebelahnya yang tengah menatapnya.
"Ayahhhh...aku rindu ayah..",ucap Kevin sembari memeluk tubuhku.
"Ayah juga rindu Kevin,hari ini mau kemana sayang?",tanyaku sembari mencium wajah anak yang kurindukan itu.
Walaupun setiap malam aku selalu menciumnya,tapi itu jauh berbeda.
BERSAMBUNG........
***Hahaha.....Bahas apa sih....tenang ini belum ada konfliknya sama sekali...
__ADS_1
BESOK UPDATE GAK YA....
SOALNYA HARI INI AKU UDAH UP 3 EPISODE LHO***......