PERNIKAHAN HANGAT

PERNIKAHAN HANGAT
DUA PULUH ENAM


__ADS_3

SELAMAT DATANG DAN SELAMAT MEMBACA ...


Setelah mengambil lebih dari 20 lebar uang kertas berwarna merah,Rizki segera kembali.tak terkecuali Ivan yang mengambil cukup banyak uang.


Karakter Rizki dan Ivan dalam masalah uang sangat berbeda.


Rizki adalah pribadi yang lebih suka berhemat, sedangkan Ivan adalah pribadi yang suka menghambur hamburkan uang, untungnya dia mendapatkan seorang wanita yang baik dan pandai mengatur uang dan tulus mencintainya.


"Kembar...kita beli mainan yuk,Kevin mau mainan gak?,"tanya Ivan.


Karena dia dari melihat Ivan sangat sedih,entah apa yang ia sedihkan tapi Ivan tak mau melihat ponakannya itu bersedih.


Tiba tiba saat mendengar tawaran itu Kevin langsung menjawab pertanyaan tersebut dengan gembira.


"Aku mau paman."


Dasar anak kecil kalau di bujuk dengan mainan gak ada yang mau menolak.


Ivan beserta istrinya Missel,pergi menuju rumah mainan.sedangkan Rizki dan Ririn pergi berjalan jalan mencari barang yang bagus.


Dari kejauhan terdengar suara wanita yang sedang meminta tolong.


"Mas,kamu dengar suara itu?,"tanya Ririn menghadap Rizki dengan tatapan mata tajamnya.


"Tentu saja sayang,ayo kita cari suara itu,"jawab Rizki memberanikan diri.


"Serahkan semua hartamu,jika tidak aku akan menghabisimu sekarang juga!"perintah lelaki berbadan tinggi dan tampan itu.

__ADS_1


"Tolong jangan,pergilah aku tak akan menyerahkan hartaku padamu,"jawab wanita itu meninggikan suaranya.


"Kalau begitu apa tubuhmu ini mau aku nodai?."


'plakk'.satu tamparan sampai ke wajah lelaki itu.


"Dasar lelaki matre."


Tanpa berpikir panjang lelaki itu langsung menggenggam erat tangan wanita muda itu.membuatnya tak bisa bergerak.


"Lepaskan aku,aku mohon,"pinta wanita itu yang kini bercucuran air mata.


"Percuma kamu teriak,disini gak akan ada orang yang mau menolong kamu,lagi pula disini begitu sepi dan nyaman."


Rizki berlari dari jauh menendang wajah lelaki itu dengan kuat, Bahkan lelaki itu sampai terjatuh.


"Sayang jaga dia,tetap di sana,"perintah Rizki.


Kedua wanita itu hanya mengangguk setuju mendengarkan pendapat Rizki.


"Berani beraninya lo cari masalah dengan gue, liat aja akan gue bunuh kalian disini!"ucap lelaki itu mengeluarkan dua buah pisau dari belakang celananya.


Lelaki itu maju dengan cepat, bergerak ke arah Rizki,dengan cepat Rizki maju menghindar namun gerakan Rizki sia sia pisau itu sudah menancap di perutnya.


"Hei kamu langsung lari cari bantuan,aku akan mengulur waktu,"perintah Ririn kepada wanita itu.


satelah perempuan itu pergi,Ririn menghampiri suami tercintanya yang sedang kesakitan itu.

__ADS_1


Dengan sigap dia memberikan pertolongan pertama untuk suaminya itu sambil menunggu bantuan datang.


"Jika kamu memang lelaki hadapi aku dan buang pisau itu, ******** murahan!" ucap Ririn yang kini diliputi rasa marah.


Tidak ada yang tau bahwa Ririn adalah seorang dokter yang juga sangat handal dalam bela diri wanita,dia juga terampil.


Saat mendengar kata kata itu lelaki itu membuang pisau itu,dan maju ke arah Ririn.


Dengan cepat Ririn memukul wajah orang itu dan menghantam tubuh lelaki itu ke lantai.


"Ahhh...dasar wanita sia,aku terlalu meremehkanmu."


"Jangan pernah meremehkan seseorang


aku minta maaf tapi kau harus ku buat pingsan!"


'Buakk!'Ririn memukul wajah lelaki itu hingga pingsan.


Setelah itu dia keluar menggendong tubuh sang suami keluar yang masih bercucuran darah.


Semua orang yang melihat kejadian itu terkagum kagum melihat Ririn.


'mas aku tak akan membiarkanmu pergi sebelum bayi kita lahir'.ucap Ririn mencium kening sang suami.


Kini tanpa di ketahui oleh keluarga Ivan dan Kevin Ririn langsung membawa Rizki ke rumah sakit secepat mungkin.


***Kira kira apakah Rizki akan bertahan???

__ADS_1


tunggu up berikutnya ya***....


__ADS_2