
Hidup Baru...
Setelah meninggalnya Renata perusahaan kami mengadakan konferensi pers untuk membersihkan nama baik perusahaan dan mulai menindas perusahaan swasta yang menindas perusahaanku setahun yang lalu.
Model sekaligus artis cantik Renata wira sandiputra meninggal dunia setelah melahirkan anak pertamanya dengan presedir Sunho grup,Rizki Aditya. dan sebelum meninggal ia juga mempublikasikan video permintaan maafnya tentang video Scandal antaranya dan Rizki Aditya...
Selama satu Minggu ini berita itu terus di perbincangkan, bahkan ada diantara stasiun Tv yang mengundangku untuk melakukan wawancara.
Tapi tentu saja aku menolaknya walau bagaimanapun merupakan kesalahan besar jika menceritakan keburukan seseorang yang telah meninggal dunia.
Akhirnya aku dan Ririn menikah bahkan hal itu juga disetujui dan di perintahkan oleh Renata.
Dua bulan setelah kepergian Renata untuk selama lamanya aku langsung mengadakan acara pernikahan resmiku dengan Ririn.
"Rin,aku berjanji akan selalu setia denganmu dalam keadaan apapun",ucapku mencium kening wanita yang kini menjadi milikku selamanya.
"Aku juga berjanji akan membahagiakan kamu dan menyayangi anak ini seperti anakku sendiri", ujarnya sembari mencium bayi mungil yang ia gendong.
"Wah... pengantin baru bikin iri tau gua jadi baperan dengarnya",ujar Fathan yang tersenyum miris melirikku.
"Makanya Lo cepetan cari gebetan, umur Lo mau nginjak angka tiga lho Fathan", ujarku mengingatkan sahabatku yang masih menjomblo itu.
"Ah...gua juga males banget nyarinya riz, kalau lu ada saran siapa gitu yang bagus, kasih tau gua ya", pinta Fathan sambil memainkan kunci mobilnya.
"gua sih ada, tapi kalau itu juga Lo mau, namanya Nadia sekertaris pribadiku itu lho, gimana?",tanyaku melihat wajahnya yang sedang melotot.
__ADS_1
"Wah boleh tuh, udah cantik,baik, berkarir lagi. aku mau sih tapi dia mau gak ya?", ujarnya bingung.
"Ya sudah kita bahas besok aja di kantor gua, lagian Lo kalah dengan Angga sih, liatuh udah gendong bayi aja tuh anak",ucapku sambil melirik ke arah Angga yang datang bersama istri dan buah hatinya itu.
"Halo om Rizki, selamat ya pernikahan
yang keduanya, semoga bahagia dan makin kuat di ranjang",canda lelaki itu terkekeh.
Ririn yang mendengarkan hal itu hanya tersenyum malu mendengarnya dia berpamitan padaku sambil mengajak Helen istri Angga pergi bersama sambil
membawa Kevin, anakku.
"Yah gak seru deh, pengantin wanitanya pergi jadi gak seru, datang Lo jadi malapetaka nih buat gua",ucap Fathan sembari mengomel
"Lah kenapa lu jadi naksir sam istri Rizki gak ada ya cewek yang puas Lo tidurin sepanjang malam", terang Angga dengan nada tinggi.
Sial,kenapa mereka berantem di hari berbahagiaku sih.Sial mereka berdua juga membuatku malu.lebih Sialnya lagi mereka berdebat masalah wanita yang di tiduri.
Langsung saja aku menjitak kepala mereka berdua, mereka mengaduh kesakitan.
"Aduh...sakit bego—", ucapan Fathan terhenti saat melihat mataku melotot.
"Ah...lu bercandaannya berlebihan amat sih ngaa, salut gua sama lu",ucap Fathan mengalihkan percakapan mereka berdua.
Sedangkan Angga hanya membalas dengan senyuman manis miliknya.
__ADS_1
para wanita tamu undangan yang melihat senyuman Angga langsung saja berteriak histeris.
"Wah... senyuman itu manis sekali".ucap tamu wanita satu.
"Benar tuh, malah ganteng juga.tapi sayang udah punya orang",ucap tamu wanita dua kesal.
Aku yang melihat kejadian itu hanya terkekeh geli, apalagi saat istri Angga menatap tajam ke arah suaminya itu.
Angga yang melihat tatapan itu sangat takut, karena secantik apapun istrinya tapi pada dasarnya istrinya itu orang yang sangat mengerikan dan pemarah.
Jika Angga berani macam macam di belakangnya siap siap saja Angga merasakan hal yang paling dia benci yaitu di ceraikan langsung, Bagaimana dia tidak takut?, istrinya itu adalah wanita yang pernah menyelamatkan nyawanya saat bertikai dengan perampok.
Ya... dibandingkan dengan Angga yang tak terlalu tegas berbeda dengan Helen yang sangat tegas dan kuat, bagaimana tidak kuat?,Helen adalah anak dari ketua persatuan bela diri wanita, dia juga menjabat sebagai pemimpin di sana.
Dua unsur yang sangat berbeda ini menyatu karena perasaan cinta yang di pendam selama kurang lebih empat tahun.karena Angga adalah lelaki yang paling susah untuk masalah pacar.
Namun hari ini adalah hari yang sangat indah bagiku karena bisa menikah dengan Ririn wanita yang aku cintai.
*BERSAMBUNG....
**Jangan lupa vote like dan comment ya..
saya selaku author berharap karya saya ini bisa anda anda terima...
terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca hasil karya saya ini
__ADS_1
semoga hari anda menyenangkan***