PERNIKAHAN HANGAT

PERNIKAHAN HANGAT
Delapan


__ADS_3

Saat mereka berdua keluar dari ruangan ku. wanita itu mengetuk pintu ruangan ku.


tok tok tok.


"halo mas".ucap wanita itu sambil membawa kotak bekal.


"halo mbak, mari masuk silahkan duduk dulu di ruangan sebelah".ujarku


menunjukkan kursi ruang terbuka.


"Teman teman mas ganteng ganteng ya,


adem di pandang".ucap wanita itu sambil meletakkan kotak bekalnya diatas meja.


"Ohh...itu mah sahabat saya dari kecil mbak. oh ya...ada keperluan apa mbak mampir ke kantor saya?".tanyaku penasaran.


"Sebenarnya hari ini jika hari ini mas gak sibuk saya ingin mengajak mas makan bersama dengan saya".jawab wanita itu melihat diriku tersenyum senyum.


"saya hari ini kosong mbak, tentu saja kalau mbak mengajak saya makan saya mau.lagi pula saya juga laper".ucapku sembari duduk di depan wanita itu.


Sebenarnya jika aku sedang malas untuk melakukan rapat ataupun pertemuan aku selalu saja mengosongkan jamku.


Lagi pula aku juga malas membahas kerja sama yang perusahaan lain rekomendasikan.

__ADS_1


Kebanyakan mereka mendekatkan anak anaknya untuk menggoda ku, tapi aku tentu saja tak akan menerimanya bahkan jikalau anak mereka secantik apapun.


"mbak, jika mbak gak keberatan. bisa tolong ambilkan whiskey saya di kulkas bawah meja kerja saya!". perintah ku pada wanita itu.


"wah, banyak sekali whiskey di kulkas milik mas Rizki, mas mau berapa botol?".tanya wanita itu.


"jikalau boleh bawakan lima botol untuk saya, jika mbak juga mau silahkan ambil saja berapa yang mbak sanggup".jawabku sambil melepaskan jaz almamater hitamku.


Aku adalah orang yang kuat minum, bahkan saat duduk di bangku smp saja aku sudah berani minum minuman beralkohol saat ayah serta ibuku pergi ke luar kota.


Untungnya setiap aku minum ayah tak pernah tau kalau whiskey miliknya berkurang di kulkas, jika dia tahu aku meminum bir kesukaannya aku bisa di bantai.


Wanita itu datang membawa tujuh botol whiskey dan meletakkannya di atas meja." Mas rizki yakin mau minum sebanyak ini, emangnya mas kuat minum?".tanya wanita itu merasa ragu melihatku.


"oh ya...mbaknya mau minum dulu atau makan dulu?".tanyaku melihat wanita itu.


"Tentu saja kita makan dulu mas, saya mana bisa minum kalau perut masih kosong".terang wanita itu tersenyum tipis ke arahku.


Kami pun memutuskan untuk makan dulu, ya kami tak mau mengambil resiko saat perut kosong.


Saat merasakan masakan yang dibawanya aku merasakan bahwa makanan ini sungguh enak.


"Hmm enak sekali mbak, hampir sama persis dengan masakan ibu saya, apa mbak yang memasak ini?".tanyaku penasaran.

__ADS_1


Sungguh ini masakan terlezat kedua setelah punya ibuku.


"Benarkan, tentu saja ini masakan saya. jika mas mau saya bisa bawakan setiap hari, jadi mas gak perlu makan di luar lagi".jawab wanita itu tersenyum melihat diriku makan dengan lahap.


"Mbak selain cantik, pintar, jenius rupanya mbak juga ahli dalam memasak, pasti pacar mbak sangat bangga".ucapku sembari masih menikmati makanan itu.


"hmm....mas serius apa saya gak salah dengar?".tanya wanita itu sambil berdehem melihatku.


"Tentu saja saya serius mbak, saya gak pernah di ajari kebohongan, tapi kebohongan itu juga kebutuhan saat keadaan mendesak".ucapku sambil terkekeh geli.


"Ah, mas bisa aja. tapi saya juga masih jomblo mas".ujar wanita itu."saya sih belum mau berpacaran karena saya masih mau berkarier dulu".terangnya padaku.


"Hmm... sebenarnya sih,mbak tipe saya".ucapku kepada wanita itu dengan wajah menunduk."tapi sayang saya udah di hodohkan sama anak Almarhumah sahabat ibu saya". ucapku pada wanita yang sedang menikmati makanan itu.


***BERSAMBUNG.......


BACA JUGA NOVELKU YANG SATU LAGI***


JUDULNYA....


Kaisar Dingin Penakluk Benua


TOLONG DI BACA DAN DI BERI VOTE YA......

__ADS_1


__ADS_2