
Prince menghubungi Zara untuk memberitahu Zara bahwa kedua orang tuanya sudah tiba di Jakarta.
Kedua orang tua Prince tiba di jakarta bertujuan untuk melamar Zara.
"Hallo, sayang. Kamu sedang sibuk atau tidak?" tanya Prince kepada Zara.
" Zara sedang tidak sibuk kok Sayang,memangnya ada apa sayang?" tanya Zara kepada Prince.
"Sayang, kak Prince ingin memberitahu kamu kalau kedua orang tua Kak Prince sudah sampai di Jakarta. Mereka ingin sekali bertemu dengan kamu sayang. Kedatangan mereka ke Jakarta juga untuk melamar kamu sayang," ucap Prince kepada Zara.
"Benarkah sayang? kalau begitu ya sudah sekarang kita temui saja mama dan papanya Kak Prince, " ajak Zara kepada Prince dengan perasaan senang.
Zara merasa senang sekali ketika mendengar bahwa kedua orang tuanya Prince sudah tiba di Jakarta,karena Zara ingin sekali bisa segera bertemu dengan kedua orangnya Prince.
"Baiklah sayang , sekarang kamu siap-siap saja ya,sebentar lagi Kak Prince akan menjemput kamu di apartemen kamu," ujar Prince kepada Zara
"Siaaap sayang," sahut Zara kepada Prince.
Zara kemudian mematikan teleponnya dengan Prince ketika dirinya sudah selesai berbicara dengan Prince di telepon.
Setelah itu Zara pun langsung mengganti pakaiannya dengan pakaian yang bagus karena dirinya akan bertemu dengan kedua orang tuanya Prince.
" Aku harus berdandan dengan sangat cantik supaya kedua orang tuanya Kak merasa senang melihatku," batin Zara berbicara ketika dirinya mengganti pakaiannya dan berdandan.
Zara berdandan semaksimal mungkin karena dirinya akan bertemu dengan kedua orang tuanya Prince.
Setelah Zara selesai berdandan tak lama Prince pun sampai di apartemennya Zara untuk menjemput Zara.
Prince merasa takjub dan terpesona ketika melihat Zara terlihat begitu cantik dengan menggunakan dress berwarna merah selutut.
"Sayang, ini beneran kamu? ini beneran pacarnya Kak Prince?"
Prince bertanya kepada Zara dengan memandang wajah Zara dengan pandangan kagum ketika dirinya melihat kecantikan wajah Zara yang berada di hadapannya saat ini.
"Iiikkkhhh Kak Prince bikin Zara malu saja deh. Tapi memang sejak lahir Zara kan memang sudah cantik Sayang hehehe," ucap Zara epada Prince dengan percaya diri.
"Iya Sayang, kak Prince percaya itu. Kak Prince percaya kalau kamu memang sudah cantik sejak kamu lahir. Dan Kak Prince benar-benar merasa sangat beruntung karena bisa memiliki kekasih secantik kamu."
Prince memuji kecantikan Zara dengan begitu tinggi hingga membuat Zara merasa malu.
__ADS_1
"Makasih sayang. Kak Prince juga sangat tampan kok Sayang. Kalau Kak Prince tidak tampan mana mungkin Zara bisa suka dengan Kak Prince hehehe," ucap Zara kepada Prince Sambil tertawa kecil.
"Selain tampan,menurut kamu hal apa lagi yang kamu lihat dari Kak Prince sayang?"
Prince bertanya kepada Zara karena dirinya ingin tahu bagaimana selama ini Zara melihat Prince.
" Menurut Zara,kak Prince itu selain tampan tentunya baik. Dewasa juga tapiii...."
"Tapi apa sayang?" tanya Prince kepada Zara.
"Tapi Kak Prince itu Pencemburu hehehe," ucap Zara kepada Prince.
"Sayang, kalau cemburu itu kan memang harus dan wajib. Laki-laki manapun pasti akan merasa cemburu kalau wanitanya di dekati oleh laki-laki lain. Apalagi wanita itu secantik kamu sayang. Kak Prince yakin semua laki-laki pasti akan takut kehilangan wanita seperti kamu," ujar Prince kepada Zara.
Zara yang mendengar ucapan Prince merasa senang mendengarnya.
"Haduhhh,lama-lama Zara bisa-bisa terbang nih kalau di puji terus kayak gini," ucap Zara kepada Prince.
"Ya sudah sayang,kalau kamu tidak mau terbang kita berangkat sekarang saja ke rumah orang tuanya Kak Prince. Mama dan papanya Kak Prince sudah menunggu kedatangan kamu di rumah sayang," ucap Prince kepada Zara.
"Baiklah, sayang," sahut Zara kepada Prince.
Zara dan Prince pun langsung pergi menuju kediaman kedua orang tuanya Prince untuk menemui mereka,karena Zara sendiri belum kenal dengan papanya Prince yaitu papa Kim.
"Sayang, kalau kita menikah nanti, kamu mau pakai baju pengantin yang seperti apa?" tanya Prince kepada Zara.
"Sebenarnya kalau Zara sendiri lebih suka memakai pakaian pengantin yang simple namun tetap terlihat mewah Kak. Kalau Kak Prince sendiri bagaimana?" tanya Zara kepada Prince.
"Kak Prince juga sama sayang. Kaka Prince lebih suka pakaian yang simple di hari akad kita. Tapi kalau untuk acara resepsi kamu mau memakai gaun yang seperti apa sayang?"
"Kalau untuk resepsi Zara akan memilih gaun yang sangat cantik dan mewah. Zara ingin sekali terlihat seperti seorang putri ketika Zara dan Kak Prince berada di pelaminan menjadi raja dan Ratu semalam hehehe," ucap Zara kepada Prince sambil Zara membayangkannya.
"Iya Sayang. Kak Prince juga ingin sekali melihat kamu memakai gaun yang indah. Oh ya sayang, rencananya Kak Prince dan kedua orang tuanya Kak Prince akan melamar kamu besok lusa sayang. Bagaimana menurut kamu?" tanya Prince kepada Zara.
"Memangnya itu tidak terlalu cepat ya sayang? lusa itu kan hanya tinggal dua hari lagi," ucap Zara kepada Prince.
" Tidak cepat sayang, bagi Kak Prince besok lusa itu terasa begitu lama. Kalau bisa hari ini juga Kak Prince ingin melamar kamu," ujar Prince kepada Zara.
"Huuuuhhh rupanya Kak Prince begitu tidak sabar sekali untuk menikah dengan Zara. Ya sudah sayang, zara serahkan saja semuanya sama Kak Prince. Nanti Zara yang akan memberitahu kedua orang tua Zara kalau besok lusa Kak Prince akan melamar Zara bersama kedua orang tuanya Kak Prince ," ujar Zara kepada Prince.
__ADS_1
"Iya sayang. Kak Prince sudah tidak sabar sekali untuk menjadi suami kamu. Dengan begitu Kak Prince bisa memiliki kamu seutuhnya."
Prince benar-benar ingin sekali segera menikah dengan Zara karena dirinya begitu sangat mencintai Zara.
Tak lama Prince dan Zara pun sudah sampai di kediamannya kedua orang tua Prince.
Prince dan Zara langsung menemui mama Monica dan papa Kim.
"Mah, Pah," panggil Prince kepada mama Monica dan Papa Kim.
Prince dan Zara menghampiri mama Monica dan papa Kim yang sedang duduk di sofa ruang keluarga.
" Princes.... Zaraa... "
Panggil mama Monica dengan perasaan senang kepada Prince dan Zara ketika mama Monica melihat Prince dan Zara menghampiri mama Monica dan papa Kim.
Papa Kim yang juga berada di sofa tersebut langsung menoleh ketika mendengar suara Prince memanggil.
Papa Kim dan mama Monica pun berdiri dari tempat duduknya untuk menyambut Prince dan Zara.
Prince dan Zara kemudian langsung memeluk mama Clara dan juga papa Kim.
"Zara sayang, kamu cantik sekali sayang.."
Mama Monica memuji kecantikannya Zara ketika mama Monica melihat Zara mengenakan gaun merah yang membuat tubuh indah Zara terlihat begitu semakin cantik.
"Makasih tante. Tante dan om bagaimana kabarnya?" tanya Zara kepada mama Monica dan papa Kim sambil Zara mencium tangan mama Monica dan papa Kim.
"Kabar kami baik Zara," sahut mama Monica dan papa Kim kepada Zara dengan ramah.
"Prince... Kamu memang benar-benar anak papa. Kamu tidak salah memilih pasangan nak hahaha," ucap papa Kim kepada Prince sambil tertawa.
"Iya dong pah, kan Prince anaknya papa. Jelas Prince tidak akan mau kalah dengan papa hahaha.."
Prince pun tertawa ketika membalasa ucapan papa Kim terhadapnya.
Sementara itu Zara dan mama Monica pun ikut tertawa ketika mendengar candaan Prince dan papa Kim.
"Prince itu anak mama juga dong pah,ketampanan Prince itu menurun dari mama,iya kan Zara sayang?" tanya mama Monica kepada Zara dengan meminta pembelaan.
__ADS_1
"Iya benar tante hehehe," ucap Zara kepada mama Monica.
Prince,zara dan kedua orang tuanya Prince pun berbincang-bincang bersama.