PRINCE DAN GADIS KECIL

PRINCE DAN GADIS KECIL
DI JODOHKAN


__ADS_3

Zara sedang berbincang-bincang dengan mamanya melalui sambungan video call.


Zara duduk di sebuah kursi yang ada di halaman Villanya Prince bersama Angel,vanya,stela dan Selin.


"Sayang,apa kamu baik-baik saja? apa kamu sudah makan?" tanya mama Clara kepada Zara dengan penuh perhatian.


"Zara baik-baik saja kok mah.Zara baru saja makan.Bagaimana dengan keadaan mama dan papa? Apa mama dan papa juga baik-baik saja di sana?" Zara bertanya kepada mamanya mengenai kabar mama dan papanya Zara.


"Iya sayang,mama dan papa juga baik-baik saja.Kebetulan papa masih di kantor dan mama baru saja sampai rumah. Oh ya sayang kamu ingat tidak dengan Barra Jatmiko?" Mama Clara bertanya kepada Zara.


"Siapa mah? Barra Jatmiko?" Zara bertanya kembali kepada Mama Clara.


"Iya sayang,kamu ingat tidak? Barra Jatmiko itu anaknya Tuan Jatmiko pendiri perusahaan Teknologi terbesar di Indonesia.Sekarang Barra yang meneruskan perusahaan ayahnya dan menjabat sebagai CEO di perusahaan tersebut.Kayanya dulu kamu pernah bertemu dengan Barra deh tapi mungkin kamu lupa," ucap Mama Clara kepada Zara.


Prince dan Kevin yang sedang duduk tak jauh dari Zara dapat mendengar perbincangan antara Zara dengan mama Clara.


Prince dan Kevin begitu kaget ketika mama Clara menyebut nama Barra Jatmiko di sambungan telponnya dengan Zara.


Prince tentu saja sangat mengenal Barra Jatmiko karena Prince dan Barra Jatmiko pernah kuliah di universitas yang sama di luar negeri.


Belum lagi dalam waktu dekat ini Barra akan mengadakan kerja sama di perusahaannya Prince.


"Bos,bukannya Barra Jatmiko itu orang yang akan mengadakan kerja sama dengan perusahaan kita?" Kevin bertanya kepada Prince.


"Iya,benar" sahut Prince kepada Kevin singkat.


Prince merasa begitu kaget saat orang tua Zara menyebut nama Barra Jatmiko.


"Kenapa orang tuanya gadis itu menyebut-nyebut nama Barra Jatmiko? ada urusan apa orang tua Zara dengan Barra Jatmiko?" batin Prince bertanya-tanya.

__ADS_1


Zara yang masih berbicara dengan mama Clara benar-benar lupa dengan orang yang bernama Barra Jatmiko.


"Zara lupa mah sama orangnya,memangnya kenapa mah dengan dia?" tanya Zara kepada mama Clara.


"Mama dan papa kemarin bertemu dengan Barra dan orang tuanya di korea sayang,mereka sedang ada pekerjaan di korea,lalu mereka menyempatkan diri untuk bertemu dengan mama dan papa.Kamu tahu apa yang Barra katakan kepada mama?" Mama Clara bertanya kepada Zara dengan memberikan pertanyaan yang harus di tebak oleh Zara.


"Zara tidak mungkin tahu lah mah,memangnya dia mengatakan apa sama mama?" Zara penasaran dengan apa yang di katakan oleh Barra Jatmiko kepada kedua orang tuanya Zara.


"Dia mengatakan kalau kamu jangan pernah di kasih restu menikah dengan laki-laki manapun,karena dia yang akan melamarmu nanti hihihi... Kereeen banget kan dia sayang,mama dan papa sangat setuju kalau kamu dan Barra bisa sampai menikah," mama Clara merasa senang ketika menceritakan tentang Barra Jatmiko kepada Zara.


Zara yang mendengar ucapan mama Clara jelas merasa kaget,begitupun dengan sahabat-sahabat Zara yang duduk di samping Zara.


Mereka semua melongo mendengar bahwa anak pemilik perusahaan Teknologi terbesar di Indonesia ingin melamar Zara.


"OMG... Zaraaa... Luh beruntung banget sih mau di lamar sama CEO perusahaan besar," selin dengan wajah kagetnya merasa senang mendengar Zara akan di lamar oleh CEO kaya raya.


"Sumpah ya,luh benar-benar beruntung banget deh Zara,gue juga mau lah kalau di lamar sama pengusaha kaya raya hahahaha,"


"Tante.... Zara katanya mau tuh kalau Tuan Barra Jatmiko melamarnya hihihihi," stela berteriak memanggil mama Clara dengan mengatakan bahwa Zara mau menerima lamarannya Barra Jatmiko.Padahal jelas-jelas Zara belum menjawabnya sedikit pun.


Mamam Clara yang sudah mengenal dekat dengan sahabat-sahabat Zara yaitu Vanya,stela dan Selin yakin bahwa yang sahabatnya Zara ucapkan itu memang benar.


"Benarkah Stela? syukurlah kalau Zara mau menikah dengan Barra Jatmiko," ucap mama Clara kepada Stela.


"Iya tante,di lamar sekarang juga katanya mau hahaha," sahut stela,selin dan Vanya kepada mama Monica sambil mereka tertawa senang.


"Mah,mereka semua bohong,jangan di dengar mah,lagipula Zara masih belum ingin menikah," ujar Zara kepada mama Clara.


Angel yang duduk di dekat Zara hanya diam saja tidak ikut bicara dengan mama Clara ketika Zara,vanya,stela dan Selin sedang berbicara dengan mama Clara,karena Angel belum kenal dengan mama Clara.

__ADS_1


Namun dalam hatinya Angel merasa sedih,karena Angel berharapnya Zara bisa menikah dengan Prince,bukan dengan laki-laki lain.


"Ini semua karena Kak Prince yang gak pekaan dan terlalu cuek terhadap Zara.Padahal di luar sana banyak yang menginginkan Zara untuk menjadi pasangannya.Huuhhhh Kak Prince memang sangat payah." batin Angel berbicara saat mendengar semua sahabat-sahabat Zara mendukung Zara untuk menikah dengan Barra Jatmiko.


Jelas semua sahabat-sahabat Zara mendukung Zara dengan Barra Jatmiko,karena mereka ingin Zara bahagia.


Sahabat-sahabat Zara juga tahu bahwa Prince tidak bisa di harapkan lagi,terlebih mereka melihat sendiri kalau Prince kini sudah dekat dengan wanita lain yaitu Kesya.


Prince dan Kevin yang mendengar dengan jelas ucapan mama Clara kepada Zara merasa begitu kaget luar biasa.


Bagaimana tidak? Prince mendengar bahwa Zara akan di jodohkan dengan Barra Jatmiko seorang pengusaha kaya raya yang Prince kenal dekat dan akan bekerja sama dengan Prince.


"Bos,hebat juga ya Nona Zara,bahkan laki-laki sehebat Tuan Barra saja mau menikahi Nona Zara." Kevin berbicara kepada Prince yang terlihat syok saat mendengar ucapan mama Clara kepada Zara.


Ntah apa yang Prince rasakan saat ini,tiba-tiba saja jantungnya terasa lemas tak berdaya,hatinya terasa tidak karuan ketika Prince mendengar bahwa Zara akan di lamar oleh Barra Jatmiko.Apa lagi Prince sangat mengenal Barra Jatmiko dengan baik.


Prince hanya diam saja ketika Kevin berbicara terhadapnya,hatinya seakan hampa mendengar kabar itu.


"Zara sayang,kamu perkenalan dulu saja dengan Barra,lama-lama juga kamu akan suka.Tadi mama sudah kasih nomor kamu sama Barra.Barra tidak akan buru-buru melamar kamu juga kok sayang,dia akan menunggu sampai kamu lulus kuliah nanti," ujar mama Clara kepada Zara.


"Tapi mah,zara takut...." ucap Zara kepada mama Clara.


"Takut kenapa sayang?" mama Clara bertanya kepada Zara.


"Zara takut tidak bisa menyukainya mah," ucap Zara kepada mama Clara.


Zara menyadari saat ini hatinya masih terisi oleh Prince,sehingga akan sangat sulit untuk Zara menerima Barra di hatinya.


"Kenapa harus seperti ini sih? gue gak bisa kalau harus melupakan Kak Prince.Tapi gue harus gimana? Kak Prince juga sama sekali gak perduli sama gue." Isi hati Zara berbicara.

__ADS_1


Zara lalu melihat ke arah Prince yang sedang duduk tidak jauh dari Zara dan sahabat-sahabat Zara.


Zara memandang Prince dengan pandangan yang sedih karena Zara tidak bisa memiliki Prince.


__ADS_2