PRINCE DAN GADIS KECIL

PRINCE DAN GADIS KECIL
INGIN MENIKAHI ZARA


__ADS_3

"Woooooowwww.... keren banget mansionnya Kak Prince.... tapi masa sih mansion mewah ini buat gue? rasanya gak mungkin deh kalau Kak Prince bakalan ngasih mansion ini buat gue,apa lagi kita kan baru berpacaran beberapa hari."


Dalam hati Zara begitu takjub ketika melihat bangunan-bangunan megang yang ada di mansion mewahnya Prince.


Kedua mata Zara terbelakak melihat seluruh ruangan yang ada di mansion mewahnya Prince.


"Sayang apa kamu suka sayang mansion ini?" tanya Prince kepada Zara.


Prince sejak tadi melihat Zara begitu takjub ketika melihat seluruh ruangan yang ada di mansion mewah milik Prince.


"Kereen banget Kak mansionnya,zara benar-benar gak nyangka Kak Prince bisa bikin mansion semewah ini."


Zara masih tercengang melihat kemewahan mansion milik Prince tersebut.


Prince kemudian mengajak Zara naik ke lantai 3 menggunakan lift yang ada di mansion miliknya.


Sesampainya di lantai atas Prince pun menunjukan sebuah kamar yang sangat mewah kepada Zara.


"Wooowww... Ini kamarnya siapa kak? kamarnya sangat keren sekali," dengan wajah takjub Zara masuk ke dalam kamar yang di tunjukan oleh Prince tersebut


"Kamar ini untuk kita sayang," jawab Prince kepada Zara sambil tersenyum.


Zara yang mendengar ucapan Prince tersebut langsung menoleh ke arah Prince yang berada di belakangnya.


"Untuk kita?" tanya Zara kepada Prince dengan wajah polos.


"Iya sayang,kamar ini untuk kita berdua," ujar Prince kepada Zara sambil Prince memegang kedua bahu Zara dari belakang.


"Sejak tadi Kak Prince mengatakan bahwa mansion ini untuk Zara,kamar ini untuk kita berdua.Zara masih belum mengerti kak,"


dengan wajah bingung Zara menatap wajah Prince.


"Kita duduk dulu yuk,aku akan menjelaskan semuanya sama kamu," ajak Prince kepada Zara.


Prince kemudian meminta Zara untuk duduk di sebuah sofa mewah yang ada di dalam kamar tersebut,lalu Prince memeluk Zara dari belakang sambil berbincang-bincang hangat dengan Zara.


"Sayang,apa kamu bersedia kalau menikah denganku?" tanya Prince kepada Zara.

__ADS_1


Tiba-tiba saja Prince mengajak Zara untuk menikah.


"Menikah?"


Zara dengan wajah kagetnya menoleh ke wajah Prince yang sedang memeluknya dari belakang tersebut.


"Iya sayang,aku sebenarnya membuat mansion ini sudah beberapa bulan yang lalu.Dan aku ingin agar mansion ini segera di tempati oleh kita," ujar Prince kepada Zara.


"Kalau mansion ini sudah beberapa bulan di bangun berarti mention ini bukan untuk Zara dong Kak?"


Zara berpikir bahwa Prince membuat pensiun ini memang bukan untuknya melainkan untuk Renata karena beberapa bulan yang lalu Prince baru saja putus dari Renata.Sedangkan berpacaran dengan Zara baru beberapa hari saja.


Prince yang mendengar pertanyaan dari Zara mengerti mengapa Zara bertanya seperti itu kepadanya.


" Sayang aku mengerti kenapa kamu bertanya seperti ini terhadapku, memang sebelumnya aku berpacaran dengan Renata tapi tidak sedikitpun aku berpikir bahwa aku akan menikah dengan Renata karena aku memang tidak mencintai Renata.Aku membuat mansion ini karena aku berpikir bahwa suatu hari nanti akan hadir seorang wanita yang benar-benar akan aku cintai dan akan aku nikahi.Dan aku ingin kamu yang menjadi Ratu di mansion ini sayang."


Prince menjelaskan semuanya kepada Zara Mengapa dirinya membuat Mansion ini beberapa bulan yang lalu.


Prince juga berharap agar Zara lah yang akan menjadi pendamping hidupnya dan menempati mention mewah ini bersama Prince.


"Zara percaya kok dengan ucapan Kak Prince. Harus Kak Prince tahu bahwa Zara juga ingin sekali menjadi istrinya Kak Prince, tapi saat ini Zara bingung karena Zara kan akan kuliah di Korea, kedua orang tua Zara tidak akan mungkin mengizinkan Zara untuk menikah dengan Kak Prince dalam waktu yang begitu cepat. " ujar Zara kepada Prince


Dalam hati Prince merasa takut kalau Zara sampai meninggalkannya,apalagi saat ini Barra begitu mengejar cintanya Zara dan berusaha untuk mendapatkan Zara.


Zara yang mendengar ucapannya Prince memahami kegelisahan yang di rasakan oleh Prince, namun Zara sendiri bingung karena orang tuanya Zara belum setuju jika Zara harus menikah dengan Prince kecuali jika Zara menikah dengan Barra.


"Sayang boleh tidak kalau kamu memberi aku waktu untuk berpikir? Aku juga harus menyampaikan keinginan kamu ini kepada kedua orang tuaku." ucap Zara kepada Prince.


" Sayang aku akan memberi kamu waktu untuk berpikir tapi boleh tidak kalau aku yang berbicara secara langsung kepada kedua orang tua kamu kalau aku ingin menikahi kamu dan menjadikan kamu satu-satunya wanita di hidup aku?


Prince ingin agara kedua orang tua Zara tahu bahwa dirinya sungguh-sungguh ingin menikahi Zara.


Zara pun merasa terharu ketika mendengar Prince ingin bicara langsung dengan kedua orang tuanya.


"Baiklah, kak Prince atur saja waktunya kapan kak Prince bisa bertemu dengan orang tua Zara."


Zara berharap kedua orang tuanya bisa menyetujui keinginan Prince untuk menikahi Zara meskipun Zara tidak yakin bahwa kedua orang tuanya akan setuju.

__ADS_1


"Iya sayang...Aku berharap kedua orang tua kamu akan menyetujui keinginan aku untuk menikahi kamu." ujar Prince kepada Zara sambil Princes mencium rambut indah Zara.


Zara tiba-tiba saja mencium bibir Prince dengan lembut..


"Cuuuuppppp"


Zara mencium bibir Prince dengan penuh kasih sayang.Hal itu membuat prince merasa begitu senang.


"Ternyata sekarang kamu sudah pintar ya mencium aku. Apa kamu mau merasakan ciuman yang lebih dari ini?" ucap Prince kepada Zara.


" Siapa takut? Coba saja kalau bisa,paling juga ciuman Zara lebih pintar daripada ciuman Kak Prince hihihi."


Zahra seolah menantang Prince untuk mencium dirinya lebih dari apa yang Zara lakukan kepada Prince.


Prince yang sejak tadi menahan diri untuk tidak mencium Zara akhirnya tidak dapat menahan juga.Prince pun mencium bibir Zara dengan penuh gairah.


"Cuuuuuppppp... Cuuuupppppp..."


Prince mencium Zara dengan begitu kuat hingga membuat Zara kewalahan.


" Kak Prince curang.Kenapa kak Prince mencium Zara begitu kuat?


Zara merasa nafasnya sampai terengah-engah ketika pria mencium dirinya dengan begitu kuat.


"Apa kamu tahu sayang,aku sebenarnya tidak bisa menahan gairahku ketika bersama kamu,tapi aku menahannya karena aku takut melakukan yang lebih dari ini.Aku hanya ingin memiliki seutuhnya diri kamu setelah kita menikah. " ucap Prince kepada Zara dengan lembut sambil Prince menyentuh wajah Zahra dengan perasaan sayangnya.


Zara yang mendengar ucapan Prince bisa merasakan bahwa Prince begitu bergairah ketika mencium Zara,namun Prince berusaha menahan diri agar tidak melakukan hal yang lebih dari itu kepada Zara karena Prince sangat mencintai Zara dan tidak ingin menodainya.


" Kalau begitu tunggu saja sampai kita menikah,tunggu 5 tahun lagi hehehe." Zara meledek Prince Sambil tertawa lucu.


"Apa sayang? 5 tahun? sepertinya aku tidak akan kuat sayang,aku pasti akan menculik kamu sekarang juga dan aku tidak tidak akan melepaskannya,apa kamu mengerti sayang. " bisik Prince di telinga Zara dengan lembut.


Hal itu membuat Zara tersenyum mendengar bisikan Prince tersebut kepadanya.


"Benarkah? Silahkan saja Kak Prince menculik Zara kalau berani hehehe," ucap Zara kepada Prince dengan senyuman menggodanya.


"Kamu lihat saja nanti sayang,aku bisa melakukan apapun yang aku mau.Maka dari itu jangan pernah mulai menggoda aku karena aku bisa membuat kamu tidak bedaya sayang."

__ADS_1


Prince menatap wajah Zara sambil menahan diri untuk tidak melakuan hal yang lebih.


__ADS_2