PRINCE DAN GADIS KECIL

PRINCE DAN GADIS KECIL
TAKUT KEHILANGAN


__ADS_3

"Badannya Kak Prince kok agak hangat ya? Tapi kenapa Kak Prince bilang kalau dia baik-baik saja? padahal badannya hangat seperti ini?" batin Zara berbicara ketika dirinya memegang kening Prince.


"Kak kita ke dokter saja yuk, kayaknya Kak Prince beneran lagi sakit deh?" ajak Zara kepada Prince ketika dirinya mengetahui bahwa badan Prince terasa hangat.


Zara bangun dari tidurnya dan duduk di atas sofa sambil menghadap ke arah Prince yang sedang berjongkok di hadapannya.


Zara memandang wajah Prince dengan pandangan khawatir.


Wajah Zara dan wajah Prince saling berhadapan satu sama lain.


"Sayang, kamu kenapa memandang seperti itu? Kak Prince tadi kan sudah bilang kalau Kak Prince tidak kenapa-napa,paling hanya butuh sedikit istirahat saja.Nanti juga pasti sembuh kok sayang," ujar Prince kepada Zara.


"Kak Prince kenapa ngeyel banget sih? Zara itu khawatir banget sama Kak Prince. Zara takut kalau sampai Kak Prince kenapa-kenapa. Gimana kalau Kak Prince sakit beneran? gak di obatin malah lebih berbahaya tahu," ucap Zara kepada Prince dengan perasaan khawatir.


"Sayang,kak Prince tidak butuh obat.Kak Prince hanya butuh kamu untuk selalu ada di samping Kak Prince setiap waktu."


Prince menatap wajah cantik Zara sambil Prince memegang wajah Zara dengan perasaan sayang.


Zara yang mendengar ucapan Prince merasa bahwa ada sesuatu dengan Prince.


Zara yakin bahwa Prince saat ini sedang memikirkan banyak masalah terutama hubungannya dengan Zara.


"Baiklah,sekarang Zara kan sudah ada di sini.Berarti Kak Prince sudah sembuh dong dengan kehadiran Zara di sini?" ucap Zara kepada Prince.


"Tentu saja sayang. Keadaan Kak Prince sudah membaik setelah Kak Prince bertemu dengan kamu."


Prince merasa hatinya jauh lebih tenang jika berada di sisi Zara,meskipun masih ada sedikit rasa kekhawatiran karena Prince begitu takut kalau sampai kehilangan Zara.


"Benarkah? Syukurlah kalau begitu.Zara tidak mau melihat Kak Prince sakit," ucap Zara kepada Prince.


Prince melihat bahwa wajah Zara terlihat begitu khawatir kepadanya.


"Sayang, tolong peluk aku sebentar saja..."


Prince peminta Zara untuk memeluk dirinya sebentar saja,karena Prince benar-benar sangat membutuhkan pelukan dari Zara.

__ADS_1


Zara pun memeluk Prince dengan pelukan hangat agar Prince merasa tenang.


"Kak Prince kenapa ya? Aku yakin ada hal yang sedang di sembunyikan oleh Kak Prince kepadaku. Wajah Kak Prince sejak tadi terlihat tidak bersemangat.Apa Kak Prince lagi mikirin tentang hubungan aku dengan Kak Prince ya?" batin Zara berbicara ketika dirinya memeluk Prince.


Prince memeluk Zara begitu erat seakan dirinya takut kehilangan Zara.


"Sayang, aku benar-benar sangat takut kehilangan kamu.Aku tidak bisa kalau harus melihat kamu dengan laki-laki lain. Aku benar-benar sangat mencintai kamu Zara. Aku tidak akan melepaskan kamu dan tidak akan membiarkan laki-laki manapun memiliki kamu kecuali Aku. "


Dalam hati Prince merasa begitu khawatir kepada Zara. Prince takut kalau kedua orang tua Zara akan memaksa Zara untuk menikah dengan Barra.


Tak lama Zara pun melepaskan pelukannya dengan Prince,lalu Zara memandang wajah Prince yang terlihat seperti sedang memikirkan sesuatu.


"Kak Prince ada masalah apa? katanya tadi Kak Prince ingin bertemu dengan Zara,tapi kenapa masih tidak semangat seperti ini?" Zara bertanya kepada Prince karena Zara benar-benar ingin tahu apa yang telah terjadi dengan Prince.


"Sayang, apa Kak Prince boleh bertanya sesuatu kepada kamu?" tanya Prince kepada Zara


Prince duduk di atas sofa sambil memegang kedua tangan lembut Zara.


"Memangnya Kak Prince mau bertanya apa sama Zara? kayaknya serius banget." ujar Zara kepada Prince.


"Sayang, apa kamu benar-benar mencintaiku?" tanya Prince kepada Zara dengan tatapan cemas.


Zara merasa bahwa Prince sedang tidak percaya diri dan sedang tidak yakin kepada perasaan Zara.


"Tidak apa-apa sayang. Kak Prince hanya tidak ingin kalau ada laki-laki lain yang ingin menikahi kamu selain Kak Prince. Kak Prince sangat takut kehilangan kamu. Apa kamu mau berjanji tidak akan menerima laki-laki lain di hati kamu?"


Prince baru kali ini merasa begitu takut kehilangan seorang wanita.Sampai-sampai Prince bertanya seperti itu.


Zara yang mendengar pertanyaan dari Prince merasa heran mengapa Prince bisa bertanya seperti ini kepada Zara.


"Memangnya laki-laki mana sih yang ingin menikahi Zara? Kan cuma Kak Prince doang?" tanya Zara kepada Prince.


"Sayang bukan itu yang harusnya kamu tanyakan sama Kak Prince. Kamu hanya perlu menjawab pertanyaan dari Kak Prince saja. Jika ada laki-laki yang ingin menikahi kamu selain Kak Prince, apakah kamu akan menerima laki-laki itu atau tidak? Apakah kamu akan tetap memilih Kak Prince atau tidak sayang? "


Prince bertanya kepada Zara agar Prince tahu jawaban Zara seperti apa. Meskipun sebelumnya Zara sudah mengatakan kalau Zara sangat mencintai Prince namun dalam hatinya Prince tetap saja merasa takut kehilangan Zara.

__ADS_1


"Pertanyaan Kak Prince sangat aneh deh.Tentu saja Zara akan memilih Kak Prince untuk menjadi pendamping hidupnya Zara.Di hati Zara tidak ada laki-laki lain selain Kak Prince," ucap Zara kepada Prince dengan penuh keyakinan.


Prince kemudian merasa lega dengan mengatur nafas panjang setelah mendengar jawaban dari Zara.


"Terimakasih sayang...." ucap Prince kepada Zara sambil tersenyum lega.


"Memangnya ada apa Kak? Cerita dong sama Zara? Apa yang sebenarnya terjadi sampai-sampai Kak Prince bertanya seperti itu sama Zara?


Zara ingin tahu hal apa yang membuat Prince bertanya demikian kepada Zara,karena Prince tidak akan mungkin sekhawatir ini kalau tidak ada sesuatu yang terjadi dengan dirinya.


"Sayang, tadi Kak Prince bertemu dengan Barra. Tadi Kak Prince dan Barra ngobrol berdua. Dan kamu tahu apa yang Barra katakan sama Kak Prince?


Prince bertanya kepada Zara apa yang telah Barra katakan kepada Prince.


"Tentu saja Zara tidak tahu apa yang Kak Barra katakan kepada Kak Prince. Memangnya Kak Barra bicara apa sama Kak Prince? "


Zara merasa penasaran dengan apa yang di katakan oleh Barra kepada Prince sehingga membuat barra terlihat begitu khawatir seperti ini.


"Sayang, tadi Barra mengatakan kalau dia sangat menyukai kamu dan dia ingin bersaing secara sehat dengan Kak Prince," ujar Prince kepada Zara dengan jujur.


Zara yang mendengar ucapan Prince merasa begitu terkejut. Zara takut kalau sampai Barra mengatakan kepada Prince tentang hadiah yang telah di berikan oleh Barra kepada Zara.


"Lalu? Kak Barra bilang apa lagi sama Kak Prince?" tanya Zara kepada Prince dengan wajah cemas.


"Barra mengatakan kalau kedua orang tua kamu akan lebih setuju kalau kamu menikah dengan Barra dari pada dengan Kak Prince."


Prince menceritakan semuanya tentang apa yang di katakan oleh Barra kepada Prince bahwa Barra ingin memiliki Zara seutuhnya.


Zara yang mendengar ucapan Prince mengerti mengapa Prince terlihat begitu cemas. Zara pun merasa tidak nyaman dengan kehadiran Barra di kehidupannya Zara.


"Sayang... kak Prince tidak perlu khawatir dengan apa yang di ucapkan oleh Kak Barra ya. Karena Zara tidak akan mencintai laki-laki manapun selain Kak Prince.Zara harap Kak Prince percaya kepada Zara," ucap Zara kepada Prince.


Zara meminta agar Prince tidak menghiraukan ucapan Barra karena Zara hanya mencintai Prince .


Zara tahu bahwa saat ini Prince sangat takut kehilangan Zara.Itu semua karena Prince takut kalau Zara akan menikah dengan Barra.

__ADS_1


"Lalu bagaimana dengan kedua orang tua kamu sayang? kedua orang tua kamu sepertinya tidak akan menyetujui niat Kak Prince untuk menikah dengan kamu. "


"Sayang,kamu mungkin bisa saja memilih aku untuk menjadi pasanganmu.Tapi bagaimana dengan kedua orang tua kamu? Aku yakin mereka belum percaya sepenuhnya kepadaku.Mereka bisa saja memilih Barra untuk menjadi pasanganmu sayang."


__ADS_2