PRINCE DAN GADIS KECIL

PRINCE DAN GADIS KECIL
PERASAAN KAGUM


__ADS_3

PUKUL 4 SORE...


Zara dan semua sahabat-sahabatnya yaitu Vanya,stela,selin dan Angel sudah berkumpul di halaman rumah Angel.


Zara di antar oleh Mang Ujang ke rumahnya Angel.Mereka semua sedang menunggu Prince dan Kevin pulang dari kantor.


"Angel,kak Prince dan Kak Kevin kok belum datang juga ya?" Stela bertanya kepada Angel.


"Kak Prince dan Kak Kevin sekarang lagi di jalan menuju rumah gue. Kita tunggu saja ya,paling sebentar lagi juga sampai," ucap Anggel pada Stela.


"Bilang saja luh udah gak ngebet banget pengen cepet ketemu sama Kak Kevin.Iya kan?" Selin yakin bahwa Stela ingin segera bertemu dengan Kevin.


"Kok luh tahu sih? Pasti luh fans beratnya gue ya hahaha." Stela meledek Selin dan menertawakan Selin dengan kencang.


"Duuuhhh... Sorry ya.. Gue lebih ngefans sama Zara dari pada sama luh." Selin mengakui dalam hatinya kalau Zara lebih cantik dari Stela.


"Oh,begitu... Gak apa-apa... nanti juga luh bakalan ngefans sama gue,karena gue kan mirip aktris korea hahaha." Stela dengan percaya diri membanggakan dirinya kepada Selin.


"Cantikan juga Zara weeee." Selin memuji Zara dan mengatakan bahwa Zara lebih cantik dari Stela.


"Duuuhhh,kalian ini ya dimana-mana ribut terusMemangnya gak capek ya?" Zara merasa heran melihat tingkah laku Stela dan Selin yang selalu saja membuat keributan.


"Gue kan cuma ngomong jujur kalau Luh lebih cantik dari Stela,iya kan Zara?" Selin bertanya pada Zara.


"Iyaaa... memang benar kalau gue lebih cantik dari Stela dan dari luh juga. Puassss,." Zara merasa kesal melihat Stela dan Selin selalu saja berdebat.


Setelah Zara,angel,vanya,stela dan Selin menunggu hampir setengah jam.Prince dan Kevin pun akhirnya datang juga dengan menggunakan mobil mewah Prince.


"Itu dia Kak Prince dan Kak Kevin sudah datang," unjuk Angel ke arah pintu gerbang rumahnya.


Zara yang melihat mobil Prince masuk ke halaman rumah Angel merasa jantungnya begitu berdegub kencang.


"Dug... dug.. dug....... tenang Zara.. Luh gak boleh gugup.. Rileks dan atur nafas pelan-pelan... huuuhhh... huhhhh," Isi hati Zara berbicara dengan perasaan gugup ketika dirinya melihat mobil Prince.


"Wowwww.... kereeennn sekali mobilnya Kak Prince...." Selin melihat mobil Prince dengan perasaan kagum.


"Ini sih kereeen bangetttt... Kak Prince benar-benar sempurna,sudah tampan,kaya pula." Vanya memuji Pirnce ketika melihat prince turun dari dalam mobilnya bersama Kevin.


Prince memakai celana sobek-sobek atau biasa di sebut ripped jeans berwarna putih,serta memakai kaos dan juga topi berwarna putih.Postur tubuh dan kulit putihnya membuat Prince terlihat seperti pangeran sungguhan


Zara yang melihat Prince mengenakan pakaian pakaian berwarna putuh pun di buat terpesona oleh ketampanan Prince.


"Ya Tuhan... Kak Prince kereeen banget siiihhh... Plissss jangan pingsaaan Zara.... tahan... Luh pasti kuat,"


Batin Zara merasa begitu lemas ketika melihat Prince ke luar dari dalam mobilnya.Kedua tangan Zara bahkan sampai berkeringat karena merasa gugup.


"Zaraaa... Pangeran luh tuh," bisik Vanya pada Zara ketika melihat Prince ke luar dari dalam mobil mewahnya.


"Sumpah ya,kak Prince itu cowok paling cakep yang pernah gue temuin. Zaraaaa luh kalau jadi istrinya Kak Prince pasti minta di peluk terus deh tiap hari. Yakin banget gue." Selin tak henti-hentinya memuji Prince pada Zara.


"Selin,vanya.. luh bisa pada diem gak sih,gue juga kaya mau pingsan tahu gak lihat Kak Price."

__ADS_1


ujar Zara pada Selin dan Vanya.


"Yang kuat ya Zara... tangan luh sampe berkeringat dingin kaya gini." Selin memegang tangan Zara supaya Zara kuat.


Beda halnya dengan Stela.Stela justru malah mengagumi Kevin sekretarisnya Prince.Kevin memakai celana dan kaos berwarna hitam.


Hal itu membuat Kevin terlihat lebih keren.


"Omg... Kak Kevin ganteng banget sih... Gue mau loh kalau di ajak nikah sama Kak Kevin," Isi hati Stela begitu mengagumi Kevin.


Angel yang melihat tingkah laku sahabat-sahabatnya hanya bisa tertawa lucu,karena Angel merasa sahabat-sahabatnya seperti orang-orang yang terkena hipnotis.


"Hmmm... hmmmm... woy pada sadar dong,malu tahu... itu Kak Prince dan Kak Kevin lagi jalan ke sini." Angel berusaha menyadarkan sahabat-sahabatnya yang seperti terhipnotis oleh ketampanana Prince dan Kevin.


"Eh... iyaaa... sorry sorry hihihi." Zara tertawa kecil karena merasa malu pada Angel.


Vanya,stela dan Selin juga sudah sadar dari lamunan mereka.Zara mengakui bahwa Prince memang sangat tampan,meskipun Zara juga sebenarnya sangat cantik.


"Zara,luh sama Kak Prince gak janjian kan?" tanya Selin pada Zara.


"Janjian? janjian apa?" Zara bertanya balik kepada Selin.


"Ini luh pakai rok mini korea berwarna putih dan sweater korea berwarna putih.Jangan-jangan luh jodoh ya sama Kak Prince hihihi."


Zara baru sadar kalau dirinya ternyata memakai pakaian berwarna putih,sama seperti Prince.


"Oh,iya. Gue kok baru sadar ya kalau gue pakai pakaian berwarna putih,sama seperti Kak Prince.," batin Zara berbicara.


Tak lama Prince dan Kevin menghampiri Angel yang sudah menunggu Prince dan kevin sejak tadi.


"Kak Prince lama sekali sih." Angel mengerutkan wajahnya di hadapan Prince.


"Iya Sorry,tadi Kak Prince ke apartemen dulu," ujar Prince pada Angel.


Prince kemudian melirik ke arah Zara yang sudah menarik pandangannya.Prince melihat Zara begitu terlihat sangat cantik dengan rok mini korea dan sweater korea yang lucu berwarna putih,serta kulit putih mulus Zara yang sangat indah.


Namun Prince dengan sikap dingin dan cueknya bersikap seolah Prince biasa saja melihat Zara,padahal dalam hatinya Prince mengakui bahwa Zara terlihat begitu cantik.


"Lumayan cantik,tapi sayangnya aku tidak menyukai prilakunya yang penuh drama," batin Prince berbicara.


Kevin yang juga berdiri di dekat Prince pun memandang wajah Zara yang terlihat begitu cantik dan menarik.Namun Kevin merasa tidak sopan jika dirinya memandang wajah Zara terlalu lama.


Sementara itu Stela tersenyum senang ketika melihat Kevin lagi.Stela tidak menyadari bahwa Kevin tidak memandang ke arahnya melainkan ke arah Zara.


"Ya sudah Kak,kita berangkat sekarang saja ya."Angel meminta Prince untuk segera berangkat ke Bandung menuju Villa milik Prince.


"Ya sudah." Prince hanya menuruti keingin Angel saja.


"Angel dan Zara naik mobilnya Kak Prince ya.


Kalau Stela,selin dan Vanya pakai mobilnya Stela saja,biar Kak Kevin yang nyetir," ucap Angel kepada Prince dan Kevin.

__ADS_1


Prince yang mendengar bahwa Zara akan satu mobil dengannya merasa tidak nyaman,akan tetapi Prince tidak mungkin menolaknya karena Angel pasti akan marah kepada Prince.


"Kita berangkat sekarang ya gaes,jangan lupa berdo'a ya di perjalanan supaya kita selamat sampai tujuan." Angel meminta supaya semua sahabat-sahabatnya berserta Prince dan Kevin berdo'a keselamatan.


"Oke,angel," sahut Zara,vanya,stela dan Selin.


Namun sebelum Zara masuk ke dalam mobil Prince,zara berpamitan kepada supir pribadinya yaitu mang Ujang.


"Mang Ujang,zara berangkat dulu ya.Mobilnya bawa saja ke rumah Mang Ujang,dan ini buat Mang Ujang makan,"


Zara membiarkan mobilnya di bawa oleh Mang Ujang ke rumah Mang Ujang,lalu Zara memberikan uang yang cukup besar untuk Mang Ujang.


"Terimakasih Nona Zara,nona Zara hati-hati ya di jalan,nanti kabarin Mang Ujang kalau sudah sampai," ucap Mang Ujang kepada Zara.


"Siaaappp.. Mang Ujang," sahut Zara kepada Mang Ujang.


Sahabat-sahabat Zara yang melihat kebaikan Zara kepada Mang Ujang selalu merasa kagum,karena Zara paling suka memberi.


Beda halnya dengan Prince,prince yang melihat kebaikan Zara kepada supir pribadinya tidak dapat menilai apakah Zara memang baik atau hanya pencitraan saja di hadapan Prince.


Prince tidak tahu bahwa Zara sejak dulu selalu berbuat baik kepada Mang Ujang dan orang lain yang membutuhkan..


"Gadis kecil ini paling pintar mencari simpatik orang lain. Dia berbuat baik di depan semua orang agar dirinya terlihat baik,"


batin Prince ketika melihat Zara memberikan uang kepada Mang Ujang.


Beda halnya dengan penilaian Kevin. Kevin justru malah kagum melihat kebaikan Zara,meskipun Zara kaya raya,tapi Zara tidak sombong,malah Zara melakukan banyak kebaikan.


Zara kemudian masuk ke dalam mobil Prince bersama Angel dan juga Prince.


Begitupun dengan Stela,vanya dan Selin.Mereka juga masuk ke dalam mobil Stela yang akan di kendarai oleh Kevin.


"Eh,tunggu dulu.Luh duduk di depan dong,jangan duduk di belakang," titah Angel kepada Zara. Angel meminta Zara untuk duduk di samping Prince agar Zara dan Prince bisa dekat.


"Gue di belakang saja deh," zara menolak permintaan Angel.


"Di depan saja,gue kan orangnya suka tidur,lebih enak kalau gue duduk di belakang.. Plisss ya Zara." Angel memaksa Zara untuk duduk di bangku depan,padahal Zara begitu gugup kalau harus duduk di samping Prince.


"Ya,sudah," dengan terpaksa Zara duduk di samping Prince.


Zara menuruti keinginan Angel untuk duduk di bangku depan bersama Prince,meskipun jantungnya berdegub kencang tidak karuan ketika berdekatan dengan Prince.


Sedangkan Prince yang mendengar Angel meminta supaya Zara duduk di bangku depan bersama Prince,hanya bisa menatap tajam ke arah Angel,namun Angel tanpa rasa malu malah tersenyum kepada Prince.


"Sial... kenapa juga Angel menyuruh gadis kecil ini duduk di samping gue? awas saja kau Angel."


Dalam hati Prince merasa tidak nyaman jika harus berdekatan dengan Zara.Prince juga kesal kepada Angel karena Angel malah menyuruh Zara untuk duduk di samping Prince.


"Serasi banget sih luh Zara sama Kak Prince.Udah kaya orang pacaran tahu gak... Hehe"


Angel merasa senang melihat Zara duduk di bangku depan dekat dengan Prince.

__ADS_1


__ADS_2