
Zara ke luar dari dalam kamar mandi dan melihat Prince sedang memegang handphone miliknya.
"Ya ampun... Kak Prince kok megang handphone aku ya? Kira-kira ada apa ya? " batin Zara bertanya-tanya dengan perasaan takut ketika melihat Prince sedang memegang handphone miliknya.
Zara kemudian menghampiri Prince yang sedang duduk di atas sofa,namun prince hanya menunduk saja sambil memegang handphone milik Zara.Prince merasa sangat marah dan kecewa kepada Zara.
"Sayang, kamu kenapa?" tanya Zara kepada Prince yang terlihat murung.
"Lihat saja sendiri," ujar Prince kepada Zara dengan memberikan handphone milik Zara kepada Zara.
Zara kemudian mengambil handphone miliknya dari tangan Prince,lalu Zara melihat apa isi pesan yang ada di handpone miliknya hingga membuat Prince begitu marah dan kecewa.
Zara membuka handphone miliknya dan melihat ada sebuah pesan dari Barra untuk Zara yang berisikan alamat yang akan menjadi tempat pertemuan Barra dan Zara.
Zara begitu terkejut karena Prince mengetahui rencana pertemuan Zara dengan Barra di suatu tempat.
"OMG..... Pantesan saja Kak Prince terlihat marah dan kecewa terhadapku. Ternyata Kak Prince tahu kalau aku akan bertemu dengan Kak Barra. Lalu apa yang harus aku katakan kepada Kak Prince agar Kak Prince tidak marah kepadaku? Aku yakin Kak Prince akan sulit menerima penjelasan dariku."
Dalam hati Zara merasa bingung bagaimana dirinya akan menjelaskan semuanya kepada Prince.
"Sayang, zara bisa jelasin semuanya sama Kak Prince. Tapi Zara mohon Kak Prince jangan marah dulu ya sama Zara."
Zara meminta supaya Prince tidak marah dulu kepada Zara sebelum Zara menjelaskan semuanya kepada Prince.
" Baiklah. Sekarang coba jelaskan semuanya." titah Prince kepada Zara dengan perasaan kecewa.
Prince memberikan kesempatan untuk Zara menjelaskan semuanya kepada Prince agar Prince tidak salah dalam bertindak.Karena sedikit saja Prince salah paham kepada Zara maka itu bisa berakibat fatal untuk hubungan Prince dengan Zara.
Prince tidak mau kalau sampai Barra merasa dirinya telah menang karena sudah bisa menghancurkan hubungan Prince dengan Zara. Untuk itu Prince pun memberikan Zara kesempatan untuk menjelaskan semuanya.
__ADS_1
"Sayang, tadi itu sebelum Kak Prince menghubungi Zara, kak Barra tiba-tiba saja menghubungi Zara. Zara juga tidak tahu kenapa Kak Barra tiba-tiba saja menghubungi Zara. Dan setelah Kak Barra berbicara dengan Zara ternyata Kak Barra ingin bertemu dengan Zara untuk membicarakan hal yang penting. Zara akui Zara salah karena Zara telah berbohong kepada Kak Prince,tapi itu semua Zara lakukan karena Zara tidak mau melihat Kak Prince marah dan cemburu terhadap Zara,sedangkan Zara sendiri tidak memiliki perasaan apapun terhadap Kak Barra."
Zara mencoba untuk menjelaskan semuanya kepada Prince agar Prince percaya kepada Zara.
Prince yang mendengar penjelasan dari Zara sebenarnya yakin bahwa semua yang Zara ucapkan itu benar mengenai Barra yang ingin menemui Zara.
Hanya saja Barra merasa kecewa karena Zara telah berbohong kepada Prince.
"Rupanya Barra masih berusaha untuk mengajak Zara bertemu? Apa yang sebenarnya ingin Barra katakan kepada Zara? Dan apa yang sebenarnya sedang Barra rencanakan untuk Zara?" batin Prince bertanya-tanya ketika Prince mengetahui bahwa Barra masih saja berusaha untuk mengajak Zara bertemu.
"Sayang, apa kamu tahu kalau hati Kak Prince sebenarnya cemburu dan kecewa terhadap kamu? Kak Prince tidak suka melihat kamu berbohong seperti ini sayang," ucap Prince kepada Zara.
Prince merasa sangat kecewa terhadap Zara tapi Prince juga tidak ingin kalau hubungannya dengan Zara sampai hancur,meskipun tidak dapat Prince pungkiri kalau di dalam hatinya ada rasa cemburu dan kecewa kepada Zara karena Zara telah berbohong kepada Prince.
"Ini semua karena kesalahanku juga yang tidak memberitahu Zara tentang Barra yang telah berbuat kekerasan terhadapku. Seharusnya tadi siang aku langsung memberitahu Zara agar Zara tidak menyepakati pertemuan dengan Bara." batin Prince berbicara.
Zara yang mengetahui bahwa Prince begitu cemburu dan juga kecewa terhadap Zara merasa begitu bersalah kepada Prince.
Prince yang melihat tangisan Zara merasa tidak tega melihatnya,karena Prince sendiri tidak suka melihat Zara menangis.
"Sayang, jangan menangis seperti ini karena Kak Prince tidak suka melihat kamu menangis."
Prince memeluk Zara untuk menenangkan Zara supaya Zara tidak menangis.
"Tapi Zara sudah membuat Kak Prince kecewa huuuuuaaaa... hiks...hiks...hiks..."
Zara malah semakin menjadi dengan isak tangisnya begitu keras ketika Prince memeluk dirinya.
"Ternyata begini kalau berpacaran dengan anak kecil... selalu saja menangis setiap kali merasa bersalah." dalam hati Prince berbicara.
__ADS_1
"Sudah ya sayang, kak Prince tidak akan marah lagi sama kamu. Kak Prince mohon jangan menangis seperti ini," pinta Prince kepada Zara. Prince menghapus air mata yang mengalir di wajah Zara.
Tak lama Zara pun mulai tenang setelah Prince memeluk dan menenangkannya.
"Apa kamu tahu sayang siapa orang yang telah membuat wajah Kak Prince merah lebam seperti ini?" tanya Prince kepada Zara sambil Prince mendekap tubuh Zara dalam pelukannya agar Zara tidak menangis lagi.
"Zara tidak tahu Kak, " jawab Zara kepada Prince dengan menggeleng-gelengkan kepalanya karena Zara benar-benar tidak tahu siapa yang telah memukul wajah Prince.
Dalam hati Zara merasa bahwa dugaannya benar bahwa Prince tidak terbentur di meja kerjanya melainkan di pukul oleh seseorang.
"Kira-kira siapa ya orang yang telah memukul Kak Prince sampai merah lebam seperti ini? Jahat sekali orang itu." batin Zara bertanya-tanya.
"Sayang, orang yang telah memukul Kak Prince dia adalah Barra," ujar Prince kepada Zara dengan jujur.
Zara yang mendengar pernyataan dari Prince merasa begitu kaget karena dirinya tidak menyangka kalau ternyata orang yang telah membuat Prince merah lebam adalah Barra.
"Apa sayang? jadi orang yang telah memukul Kak Prince itu adalah Kak Barra? Tapi kenapa Kak Barra bisa sampai memukul Kak Prince seperti ini? Dan kenapa Kak Prince tadi siang tidak bilang sama Zara dengan jujur?"
Zara menatap wajah Prince sambil bertanya kepada Prince mengenai alasan Barra memukul Prince karena Zara sendiri merasa bingung dengan apa yang telah Barra lalukan kepada Prince.
"Sayang, kak Prince tidak berkata jujur sama Kamu karena Kak Prince tidak mau membuat masalah ini semakin panjang. Barra tadi siang tiba-tiba saja masuk ke dalam ruangan kerja Kak Prince dan langsung memukul Kak Prince begitu saja. Kak Prince yakin Barra melakukan pemukulan itu karena Barra merasa marah dan kecewa dengan keputusan kedua orang tua kamu yang lebih memilih Kak Prince dari pada Barra."
Prince menjelaskan semuanya kepada Zara mengenai apa yang telah terjadi dengan dirinya dan Barra tadi siang.
Zara yang mendengar penjelasan dari Prince merasa semakin bersalah kepada Prince.
"Ternyata Kak Prince tidak jujur terhadapku karena Kak Prince tidak mau masalahnya sampai melebar. Kak Prince kenapa sebaik itu sama Kak Barra? tapi Kak Barra malah selalu saja berusaha untuk menggagu hubungan aku dengan Kak Prince. Dan aku juga baru mengetahui bahwa ternyata mama dan papa sudah merestui hubunganku dengan Kak Prince."
Dalam hati Zara merasa bersalah karena Zara malah mau bertemu dengan Barra,tapi di sisi lain Zara merasa bahagia karena kedua orang tuanya sudah memilih Prince untuk menjadi pasangan Zara.
__ADS_1
"Sayang... Ma'afin Zara.... Zara janji tidak akan menemui Kak Barra lagi. Zara sayang banget sama Kak Prince," ucap Zara kepada Prince dengan perasaan bersalahnya.
"Iya sayang... Kak Prince juga sangat sayang dan sangat cinta sama Kamu. Kak Prince mohon dengan sangat jangan pernah temui Barra lagi. Karena Kak Prince bisa gila kalau kamu bertemu dengan laki-laki lain. Apa lagi hubungan kita juga sekarang sudah mendapat restu dari mama dan papa kamu sayang," ujar Prince kepada Zara dengan perasaan cinta.