PRINCE DAN GADIS KECIL

PRINCE DAN GADIS KECIL
ZARA BINGUNG


__ADS_3

"Sayang,tante Sisil kapan akan pulang ke Jakarta?" tanya mama Clara kepada Zara.


Mama Clara sedang duduk di sofa ruang Televisi bersama Zara dan juga papa Hyun.


"Seharusnya minggu ini mah,tapi kata tante Sisil pulangnya di undur jadi minggu depan mah," jawab Zara kepada mama Clara.


"Oh,begitu.Ngomong-ngomong kemarin kamu sudah bertemu dengan Barra ya sayang?" mama Clara bertanya kepada Zara.


Zara kaget saat mama Clara bertanya tetang pertemuannya dengan Barra,karena Zara sendiri tidak pernah memberi tahu mama Clara kalau Zarra sudah bertemu dengan Barra.


"Mama kok tahu kalau Zarra sudah bertemu dengan Kak Barra?" tanya Zara kepada Mama Clara.


"Kemarin Barra kan langsung menghubungi mama setelah makan siang dengan kamu.Menurut kamu Barra itu gimana sayang? Barra tampan tidak?"


Mama Clara meminta pendapat dari Zara tentang Barra yang kemarin sudah mengajaknya untuk makan siang.


"Biasa saja mah,masih lebih tampan Kak Prince,uuupppsss," jawab Zara kepada mama Clara keceplosan dengan menyebut nama Prince.


"Jadi Kak Barra memberitahu mama tentang pertemuannya dengan gue? Kak Barra pintar juga mencari perhatian dari mama dan papa.Dia mendekati mama dan papa pasti karena ingin mendekati gue." batin Zara berbicara.


"Kak Prince? Siapa itu Kak Prince?" tanya papa Hyun kepada Zara.


"Eh... enggak kok pah,bukan siapa-siapa," zara belum berani jujur kepada mama dan papanya karena Zara sendiri belum memperkenalkan Prince kepada kedua orang tuanya.


"Sayang,masa sih kamu gak bisa melihat kalau Kak Barra itu sangat tampan dan juga mapan.Banyak loh yang suka sama Kak Barra,tapi dia malah lebih memilih untuk menemui kamu," ucap mama Clara kepada Zara.


Mama Clara sangat mendukung jika sampai Zara dengan Barra memiliki hubungan yang serius,begitupun dengan papanya Zara yang juga sangat mendukung Barra dengan Zara.


"Ya ampun mah,zara itu tidak menyukai Kak Barra,mau dia tampan atau mapan sekali pun kalau hati Zara tidak suka mau gimana lagi?"


Zara ingin agar kedua orang tuanya tidak memaksakan kehendak mereka untuk menjodohkan Zara dengan Barra.

__ADS_1


Apa lagi saat ini Zara sudah memiliki seorang kekasih yang begitu pencemburu yaitu Prince,dimana Zara harus bisa menjaga perasaannya Prince.


"Zara,kalau urusan cinta itu bisa belakangan.Dulu saja mama kamu tidak cinta sama papa,tapi sekarang buktinya sudah ada kamu di sini.Lebih baik jalani saja dulu,tidak harus buru-buru juga sayang."


Papa Hyun meminta Zara untuk mengenal Barra terlebih dahulu karena Barra pun tidak akan memaksa Zara untuk segera menikah.


"Duuuhh... Gimana ya cara gue ngomongnya sama mama dan papa kalau gue sudah punya laki-laki pilihan gue sendiri? hanya saja saat ini Kak Prince sedang marah sama gue,handphone nya saja bahkan tidak aktif." batin Zara berbicara.


Sebenarnya Zara ingin sekali memberitahu Prince tentang kedatangan kedua orang tuanya di jakarta.


Zara juga ingin memperkenalkan Prince kepada kedua orang tuanya kalau saja Prince sedang tidak marah terhadap Zara.


Zara berharap kedua orang tuanya Zara bisa mengenal Prince dengan baik agar kedua orang tuanya tidak terus-terusan menjodohkan Zara dengan Barra.


"Mah,pah.Kalau misalnya Zara suka sama laki-laki lain bagaimana? apa mama dan papa akan mengizinkan?" tanya Zara kepada mama dan papanya.


Zara memberanikan diri bertanya seperti itu kepada kedua orang tuanya agar kedua orang tuanya tidak terus-terusan memaksa Zara untuk dekat dengan Barra.


Mama Clara ingin tahu siapa laki-laki yang di sukai oleh anak gadisnya tersebut.


"Siapapun laki-laki ini yang pasti Zara menyukainya mah,hanya saja Zara takut kalau mama dan papa tidak menyetujuinya," ucap Zara kepada mama Clara dan papa Hyun dengan wajah lemas.


Zara takut kalau kedua orang tuanya tidak akan menyetujui hubungan Zara dengan Prince.


"Tentu saja papa dan mama tidak akan setuju.Laki-laki yang kamu suka itu belum jelas orangnya seperti apa? pekerjaanya apa? dan lain-lain.Papa dan mama kan harus tahu apakah dia pantas atau tidak untuk kamu."


Papa Hyun ingin agar nantinya Zara bisa menikah dengan laki-laki yang menyayangi Zara dan bertanggung jawab terhadap Zara.


Zara yang mendengar ucapan papa Hyun merasa takut kalau sampai papa dan mamanya Zara tidak merestui hubungan Zara dengan Prince.


"Kenapa sih papa dan mama ngotot banget mau jodohin gue sama Kak Barra? Kenapa juga mereka gak menyerahkan urusan perasaan sama gue sendiri.Biar gue yang memilih dan menentukan mana laki-laki yang gue sukai dan tidak? Seandainya Kak Prince tahu kalau saat ini gue benar-benar membutuhkan Kak Prince.Gue mau Kak Prince memperkenalkan dirinya di hadapan papa dan mama,"

__ADS_1


Dalam hati Zara merasa sedih karena saat ini Prince sedang kecewa terhadap Zara.


"Sayang,siapa nama laki-laki yang kamu sukai itu?" mama Clara bertanya kepada Zara.


"Mah..Laki-laki yang Zara sukai itu bernama Prince.Dan Kak Prince itu ternyata kenal juga dengan Kak Barra karena dulu mereka pernah kuliah di luar negeri di universitas yang sama mah,pah." ujar Zara kepada mama Clara dan Papa Hyun.


"Jadi laki-laki yang kamu sukai itu temannya Barra?" tanya mama Clara kepada Zara dengan rasa ingin tahunya.


"Iyaa,benar mah.Makanya itu kemarin pas Kak Barra ngajakin Zara makan siang mereka malah bertemu di restaurant tersebut," ujar Zara kepada mama Clara dengan wajah lemas.


"Berarti kemarin kamu bingung dong sayang melihat Prince dan Barra bisa bertemu dan saling mengenal? Apa Prince cemburu melihat kamu dengan Barra?


Mama Clara bisa melihat wajah Zara yang terlihat murung.Mama Clara yakin bahwa saat ini Zara sedang bingung memikirkan Prince.


"Ya begitu deh mah," jawab Zara kepada mama Clara dengan wajah murung.


"Kalau dia berteman dengan Barra,berarti dia memiliki perusahaan juga dong? Kalau papa boleh tahu Prince memiliki perusahaan apa?" tanya papa Hyun kepada Zara dengan perasaan ingin tahu laki-laki yang di sukai Zara itu sudah mapan atau belum.


"Kalau itu sih Zara belum tahu semuanya.Hanya saja Kak Prince memiliki perusahaan di bidang otomotif dan masih ada beberapa perusahaan lainnya,hanya saja Zara tidak tahu semua perusahaannya pah."


Zara memberitahu tentang perusahaan Prince kepada papa dan mamanya Zara meskipun Zara belum tahu Prince memiliki perusahaan apa saja.


"Cukup mapan juga laki-laki yang kamu sukai itu.Kalau dia menyukai kamu dia pasti ingin bertemu dengan mama dan papa.Kita lihat saja selama mama dan papa di jakarta apakah dia akan berani untuk menemui mama dan papa atau tidak?" ucap Papa Hyun kepada Zara.


Kedua orang tua Zara bisa saja menyetujui hubungan Zara dengan Prince asalkan Prince mau bertemu dengan mereka.


Zara yang mendengar ucapan orang tuanya merasa bingung karena saat ini Prince sangat sulit di hubungi.


"Kak Prince pasti kecewa banget sama gue,sampai-sampai Kak Prince tidak menghubungi gue sama sekali.Apa yang harus gue lakukan ya supaya Kak Prince mau bertemu dengan mama dan papa? Kalau Kak Prince tidak pernah mau bertemu dengan mama dan papa pasti mama dan papa akan bersikeras untuk menjodohkan gue dengan Kak Barra."


"Papa kamu benar sayang,laki-laki yang berani bertemu orang tua wanitanya dialah laki-laki yang hebat dan pemberani,sama seperti Kak Barra,"

__ADS_1


Mama Clara selalu saja memuji Barra di hadapan Zara agar Zara mau menerima perjodohannya dengan Barra.


__ADS_2