PRINCE DAN GADIS KECIL

PRINCE DAN GADIS KECIL
PRINCE BERPIKIR


__ADS_3

Prince dan Kesya sudah berada di dalam mobil Prince,karena Prince akan mengantarkan Kesya ke Villa miliknya Kesya.


"Kamu mau pulang ke jakarta kapan Prince?" tanya Kesya kepada Prince saat Kesya dan Prince berada di dalam mobil menuju Villanya Kesya.


"Mungkin lusa," jawab Prince singkat kepada Kesya.


"Ooh,berarti duluan aku dong ya pulang ke jakartanya," ucap Kesya kepada Prince.


Kesya sendiri bekerja di sebuah perusahaan yang cukup besar di jakarta,namun selama Kesya bekerja di jakarta,kesya jarang sekali bertemu dengan Prince karena waktu itu Prince masih memiliki kekasih yaitu Renata.


Kesya memang sangat jarang sekali menghubungi Prince ketika Prince masih berhubungan dengan renata,itu semua karena Kesya sering kali di ancam oleh Renata agar Kesya tidak mengganggu hubungan Prince dengan Renata.


Kesya bahkan pernah di jambak oleh Renata hanya karena Renata merasa cemburu kepada Kesya.


Tapi sekarang Kesya merasa lega setelah tahu kalau Prince dengan Renata sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi.


Bagi Kesya sekarang adalah waktunya untuk Kesya menarik perhatiannya Prince,meskipun ada rasa takut di hati Kesya karena saat ini ada Zara yang sepertinya tengah menyukai Prince juga.


"Memangnya kamu sediri kapan kembali ke jakarta?" tanya Prince kepada Kesya.


"Rencananya besok pagi,tapi jujur saja aku agak malas juga sebenarnya kalau harus kembali ke jakarta bawa mobil sendiri."


Kesya beralasan bahwa dirinya malas untuk membawa mobilnya sendiri,padahal dalam hatinya Kesya berharap agar Prince mau memberikan Kesya tumpangan untuk pulang ke jakarta.


"Aku sih tidak masalah kalau kamu mau ikut pulang bersamaku,tapi mobil kamu nanti siapa yang akan membawanya?" Prince bertanya kepada Kesya.


"Kalau urusan mobil itu gampang,nanti bisa aku titipkan di rumah Kakakku,kebetulan juga kan aku masih ada mobil di jakarta yang masih bisa aku pakai untuk bekerja," ucap Kesya kepada Prince.


"Semoga saja Prince mau **me**ngajak aku untuk ikut pulang ke jakarta pakai mobilnya Prince,dengan begitu kan Zara tidak dekat-dekat dengan Prince lagi,karena kemarin pas Prince ke Bandung dia satu mobil dengan Zara,bahkan Zara duduk di sampingnya Prince.Aku bisa sampai tahu karena aku bertanya langsung kepada Angel," batin Kesya berbicara.


"Ya sudah,kamu boleh pulang bersamaku,tapi sepertinya aku akan pulang besok lusa," ucap Prince kepada Kesya.


"Benarkah? memangnya itu tidak akan merepotkan kamu?" Kesya berpura-pura merasa tidak enak hati kepada Prince.

__ADS_1


"Tidak,santai saja," sahut Prince kepada Kesya..


"Oh,ya Prince.Menurut kamu Zara itu cantik atau tidak?" tanya Kesya kepada Prince.


Tiba-tiba saja Kesya bertanya seperti itu kepada Prince,bukannya tanpa sebab melainkan Kesya ingin tahu bagaimana tanggapan Prince mengenai Zara.


"Cantik,memangnya kenapa?" Prince menjawab bahwa Zara cantik,kemudian Prince bertanya kepada Kesya mengapa Kesya menanyakan hal demikian kepada Prince, sambil Prince menyetir mobilnya yang sudah hampir sampai di Villanya Kesya.


"Tidak apa-apa kok,aku hanya ingin tahu saja bagaimana tanggapan seorang laki-laki kalau melihat Zara,karena tadi ketika aku memuji Zara malah Zara bilang kalau dia tidak cantik,sampai-sampai laki-laki yang di sukainya saja sangat sulit untuk dia dapatkan."


Kesya menceritakan tentang Zara kepada Prince dengan jelas.


Prince yang mendengar ucapan Kesya kemudian berpikir mengenai Zara yang kini tengah menyukai seseorang.


"Bukankah gadis bodoh itu sudah memiliki kekasih? Tapi kenapa dia masih menyukai laki-laki lain? Siapa sebenarnya laki-laki yang di sukai oleh gadis bodoh itu?"


Dalam hati Prince bertanya-tanya mengenai laki-laki yang selama ini di sukai oleh Zara.


Prince terdengar tidak mau tahu dan tidak suka ketika Kesya menceritakan tentang Zara kepadanya.


Bagi Prince kehidupan Zara bukanlah urusannya,karena Zara sudah memiliki seorang kekasih


"Ma'af deh,aku hanya bercerita saja,tapi apa kamu tidak merasa bahwa laki-laki yang Zara sukai itu adalah kamu?" Kesya bertanya kepada Prince.


Kesya ingin tahu apakah Prince merasa atau tidak bahwa laki-laki yang Zara sukai itu adalah dirinya.


Prince yang mendengar pertanyaan dari Kesya tentu saja merasa kaget dengan apa yang di ucapkan oleh Kesya kepadanya.


"Aku tidak merasa,memangnya gadis itu mengatakan apa sama kamu?" Prince bertanya kepada Kesya dengan rasa penasarannya.


Namun dalam hati,prince pun sejak beberapa hari ini memikirkan ucapan-ucapan Zara yang seolah tertuju kepada Prince.


"Apa benar kalau laki-laki yang di maksud oleh gadis bodoh itu adalah aku? Tapi kalau aku ingat-ingat gadis bodoh itu pernah mengajakku berkenalan,bahkan berpura-pura terjatuh di hadapanku,mungkinkah dia benar-benar menyukaiku? " batin Prince bertanya-tanya mengenai perasaan Zara terhadapnya.

__ADS_1


"Zara tidak mengatakan apa-apa,aku hanya bisa melihatnya saja dari raut wajahnya,memangnya kamu benar-benar tidak merasakan itu? Padahal aku saja bisa merasakannya.Aku bisa melihat raut wajah Zara yang terlihat kecewa setiap kali kita bersama,tapi aku rasa Zara juga terlalu banyak bermimpi kalau dia menyukai laki-laki dewasa seperti kamu,menurutku Zara lebih pantas dengan laki-laki yang seusianya."


Kesya berkata demikian kepada Prince agar Prince tidak mendekati Zara yang terbilang usianya berbeda jauh dengan Prince.


Prince yang mendengar ucapan Kesya sebenarnya sudah dapat merasakan ketika Prince melihat wajah Zara yang selalu terlihat murung setiap kali Prince bersama Kesya.


Namun Prince tadinya enggan untuk berpikir yang tidak-tidak mengenai raut wajah Zara yang sering terlihat murung semenjak liburan di Villa miliknya tersebut.


"Aku tidak tahu,aku bahkan tidak memperhatikannya," ujar Prince kepada Kesya.


"Semoga saja bukan karena Zara cemburu terhadap aku ya,mungkin akunya saja yang salah mengartikan raut wajah Zara," ucap Kesya kepada Prince.


"Ya sudah tidak perlu di pikirkan lagi,sekarang sudah sampai di Villa kamu," prince dan Kesya sudah berada di depan Villanya Kesya.


"Apa kamu tidak mau mampir dulu?" Kesya menawarkan Prince untuk masuk dulu ke Villanya Kesya.


"Tidak usah,aku masih ada pekerjaan," jawab Prince kepada Kesya.


"Oke,kalau begitu sampai ketemu lagi yaa Prince," kesya ke luar dari dalam mobilnya Prince sambil melambaikan tangangnya kepada Prince.


Prince kemudian meninggalkan Villanya Kesya untuk kembali ke Villanya Prince.


Di perjalanan menuju Villa miliknya,prince terus saja memikirkan apa yang di ucapkan oleh Kesya kepadanya.


Prince memikirkan Zara yang saat ini sepertinya begitu menyukai Prince.


"Apa yang di katakan oleh Kesya itu benar,aku tidak mungkin berpacaran dengan Zara yang usianya masih kecil.Bagaimanapun juga aku harus mencari cara agar gadis kecil itu tidak menyukaiku lagi,bahkan tidak berharap cinta dariku."


Dalam hati Prince terus saja memikirkan cara agar Zara tidak berharap lebih kepadanya,meskipun di hati kecilnya mengatakan ada perasaan yang berbeda ketika Prince memandang wajah Zara.


Tak lama Prince pun sampai di Villa miliknya,di halaman Villanya Prince sudah ada Zara,angel,vanya,stela dan Selin yang sedang berbincang-bincang bersama.


Prince menoleh ke arah Zara ketika dirinya hendak masuk ke dalam Villa miliknya,namun Zara sepertinya enggan untuk melihat Prince.

__ADS_1


__ADS_2